Tuai Pro-Kontra, Wali Kota Bekasi Setujui Suntikan Modal PT Mitra Patriot, DPRD Pertanyakan Kinerja

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Rencana penambahan modal untuk BUMD PT Mitra Patriot (PTMP) memicu perbedaan pandangan antara eksekutif dan legislatif di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan “lampu hijau” atas usulan tersebut, sementara Komisi 3 DPRD Kota Bekasi justru melayangkan kritik tajam dan mempertanyakan kinerja serta fokus bisnis perusahaan pelat merah itu.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan persetujuannya selepas Apel Pagi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (11/08/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, suntikan modal menjadi krusial seiring dengan penugasan baru bagi PTMP untuk mengoperasikan kembali bus Trans Patriot yang telah lama vakum.

“Kalau menurut saya, hari ini yang penting adalah bagaimana nilai (modal) itu menjadi efisien dan efektif. Kita berikan mereka kesempatan untuk menunjukkan kinerjanya agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Tri Adhianto.

Dukungan Wali Kota Bekasi dan Penugasan Trans Patriot

Tri menjelaskan bahwa penambahan modal menjadi langkah yang ideal, terutama karena PTMP akan mengelola layanan transportasi publik yang pada dasarnya membutuhkan subsidi dari pemerintah. Bus Trans Patriot sendiri telah berhenti beroperasi sejak 1 April 2024 akibat kendala pembiayaan.

“Namanya transportasi itu basisnya pasti subsidi. Oleh karena itu, penambahan modal ini ideal untuk dilakukan agar penugasan [pengoperasian Trans Patriot] bisa berjalan,” tambahnya.

Selain itu, Tri juga mengungkapkan bahwa PTMP sedang dalam proses penyesuaian Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk memperluas lingkup bisnisnya.

“Dengan penugasan baru itu, PTMP harus segera menyesuaikan [legalitasnya], sehingga nanti bisa menarik investasi dari luar untuk tugas-tugas komersial lainnya,” pungkasnya.

Kritik Tajam dari Legislatif

Sikap berbeda ditunjukkan oleh Komisi 3 DPRD Kota Bekasi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar pada Kamis (07/08/2025).

Ketua Komisi 3, Arief Rahman Hakim, secara terbuka mengkritik arah bisnis PTMP yang dinilai tidak jelas.

“Kami masih bingung dengan leading sector PTMP yang mau digarap. Seharusnya fokus pada bisnis inti seperti perparkiran dan reklame untuk mendongkrak PAD, tapi ini malah merambat ke mana-mana,” tegas Arief.

Pria yang akrab disapa ARH ini juga mengaku terkejut dengan proposal permintaan tambahan modal sebesar Rp 5 miliar yang diajukan PTMP hanya untuk mengelola empat titik parkir.

“Hanya untuk empat titik parkir minta Rp 5 miliar? Ini tidak rasional. Kita tahu berapa sebenarnya kebutuhan riil anggaran untuk perparkiran,” ujarnya dengan nada kritis.

Komisi 3 mendesak jajaran direksi PTMP di bawah pimpinan David Rahardja untuk kembali ke bisnis inti, memperjelas fokus usaha, dan tidak menggunakan anggaran daerah untuk kegiatan yang dianggap tidak produktif.

Dilema Antara Pelayanan Publik dan Target PAD

Perbedaan pandangan ini menyoroti dilema yang dihadapi PTMP: di satu sisi, mendapat penugasan dari Wali Kota untuk menjalankan layanan publik (Trans Patriot) yang bersifat subsidi.

Di sisi lain, dituntut oleh DPRD untuk fokus pada bisnis yang menghasilkan keuntungan demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

Kelanjutan usulan penyertaan modal ini kini bergantung pada kemampuan PTMP untuk menyajikan rencana bisnis yang lebih komprehensif dan rasional di hadapan DPRD Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x