Wahai Pemuda, Renungkanlah! Bangkit Melawan atau Mati Kelaparan

- Jurnalis

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id)

(Foto: museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id)

Ketiga, Flexicurity. Ini sebuah prinsip di mana hubungan kerja antara pengusaha dengan pekerja diusahakan pada titik kepentingan terbatas sekali. Kapan merekrut pekerja dan mem PHK dipersilahkan pada pengusaha.

Ini disebut Flexiblity Labour Market. Aspek Security, yakni kesejahteraan pekerja atau pekerja yang di PHK, diserahkan pada negara.

Pengusaha tidak mau terlibat. Pekerja Indonesia sudah masuk pada fase ini, sehingga pekerja tidak punya lagi kepastian hidup dan karir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bangkit Melawan atau Mati Kelaparan

Krisis ekonomi yang akan melanda Indonesia, sudah pasti akan (dijadikan alasan) memperburuk nasib kaum muda pekerja.

PHK, pembayaran upah jam-jaman, penurunan upah riil, dan lain sebagainya akan terus terjadi dan bertambah buruk. Banyak orang memprediksi akan terjadi tahun depan.

Persoalannya adalah bagaimana pemuda ini akan mampu menjadi Avant Garde bagi penjaga nasionalisme jika mereka sendiri dihantui kecemasan yang berjangka panjang.

Ini adalah pertanyaan besar bagi kaum muda ketimbang orang-orang meminta kaum muda menjaga persatuan nasional.

Sebab, pula perpecahan nasional selama ini bukanlah tanggung jawab pemuda, melainkan pertarungan politik kaum tua.

Tanggung jawab pemuda saat ini adalah merebut Indonesia untuk mereka miliki demi masa depan mereka.

Merebut artinya tidak membiarkan Indonesia berjalan tanpa memastikan kepentingan kesejahteraan kaum muda meningkat dan berkelanjutan.

Sedangkan memiliki artinya memastikan mereka bukan sekedar buruh murah yang tergantung pada kepentingan segelintir kapitalis pemilik kekuasaan.

Disinilah letak kepentingan kita membicarakan kaum muda dan pemuda kita. Bukan menyerahkan urusan politik perpecahan, isu persatuan dan tetek bengek lainnya.

Pemuda harus kita sadarkan untuk bangkit melawan kaum kapitalis atau mati kelaparan.

Salam


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketamakan Amerika Serikat Bak Lebai Malang di Timur Tengah
Darurat Nalar! Anak SD di Bekasi Wajib Belajar Filsafat
Ironi Kaum Miskin Urban: Tergilas Sistem, Tidur pun Harus Bergantian
Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal
Fabel Syahrul E Dasopang: Sindir Keras Negara dan Oligarki
Hari Kesaktian 7 Oktober 2023: Tonggak Kebangunan Global Islam Saat Ini
Awas! Ketidakpastian Hukum Jadi Tameng Abadi Para Oligarki
Arab Saudi Serang Houthi, Monarki Teluk Terancam Runtuh?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Ketamakan Amerika Serikat Bak Lebai Malang di Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Darurat Nalar! Anak SD di Bekasi Wajib Belajar Filsafat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:31 WIB

Ironi Kaum Miskin Urban: Tergilas Sistem, Tidur pun Harus Bergantian

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:02 WIB

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:40 WIB

Fabel Syahrul E Dasopang: Sindir Keras Negara dan Oligarki

Berita Terbaru

Suasana rapat dengar pendapat antara Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi dengan jajaran Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi guna mengevaluasi kinerja operasional, kebocoran air, dan polemik internal pegawai di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (03/08/2026). (Foto: Istimewa).

Parlementaria

Kinerja Disorot, DPRD Semprot Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:39 WIB

Kondisi aliran Air Kali Bekasi yang tampak hitam pekat akibat dugaan kuat pencemaran limbah industri dari wilayah hulu pada musim kemarau di Kota Bekasi, Selasa (04/08/2026). Uji laboratorium mencatat adanya kandungan logam berat yang berisiko bagi warga. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Kali Bekasi Tercemar Parah, DLH Kota Bekasi Salahkan Bogor

Selasa, 4 Agu 2026 - 12:49 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x