Wali Kota Bekasi Tunjuk PTMP Ambil Alih Pengelolaan Pasar Baru

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq (kanan) bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (tengah) usai memimpin aksi bersih-bersih (Kurve) di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Margahayu, Sabtu (14/02/2026).

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq (kanan) bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (tengah) usai memimpin aksi bersih-bersih (Kurve) di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Margahayu, Sabtu (14/02/2026).

Poin Utama:

  • Pengelola Baru: BUMD PT Mitra Patriot (PTMP) ditunjuk untuk mengelola Pasar Baru, Bekasi Timur.
  • Target Lokasi: Penertiban pedagang di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda (akses Terminal dan Stasiun Bekasi Timur).
  • Model Penataan: Mengadopsi keberhasilan revitalisasi Pasar Pondokgede (Zero PKL di bahu jalan).
  • Status Saat Ini: Masa transisi dari pihak ketiga lama ke Disdagperin sebelum diserahkan penuh ke PTMP.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi menunjuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Mitra Patriot (PTMP) untuk mengambil alih pengelolaan Pasar Baru.

Langkah strategis ini diambil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sebagai solusi permanen untuk mengurai benang kusut kemacetan dan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memadati Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Tugas Utama PT Mitra Patriot di Pasar Baru?

​Tugas prioritas PTMP adalah melakukan optimalisasi ruang pasar agar seluruh pedagang yang selama ini berjualan di bahu jalan dapat masuk ke dalam area pasar.

Hal ini bertujuan mengembalikan fungsi jalan raya sebagai jalur transportasi vital, bukan tempat berdagang.

​”Nanti setelah sudah ada surat penugasan, saya meminta PTMP melakukan penataan dan menentukan optimalisasi terkait bagaimana pedagang ini bisa kita masukkan ke dalam lingkungan pasar,” tegas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di sela-sela kegiatan aksi bersih nasional bersama Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Arofiq, Sabtu (15/02/2026).

​Bagaimana Model Penataan PKL yang Diterapkan?

​Wali Kota Bekasi menginstruksikan agar pola penataan di Pasar Baru mengadopsi keberhasilan revitalisasi di Pasar Pondokgede.

Target utamanya adalah membersihkan trotoar dan bahu jalan dari pedagang liar yang kerap melanggar jam operasional (pasar tumpah) hingga menyebabkan kemacetan parah di pagi hari.

​”Kita berharap kondisinya seperti di Pasar Pondokgede. Hari ini Pasar Pondokgede kan juga sudah selesai, tidak ada lagi pedagang yang ada di pinggir jalan,” tambah Tri Adhianto.

​Bagaimana Status Pengelolaan Pasar Saat Ini?

​Sebelum diserahkan sepenuhnya kepada PTMP, pengelolaan Pasar Baru saat ini berada dalam masa transisi di bawah Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin).

Hal ini terjadi karena kontrak kerja sama dengan pihak ketiga sebelumnya telah berakhir dan diputus oleh Pemkot Bekasi.

​”Kerja sama Pasar Baru kan sudah selesai, sudah kami putus. Sekarang sudah dikelola oleh Disperindag (Disdagperin). Tinggal bagaimana nanti membuat kerja sama baru dengan pihak PT Mitra Patriot, semua terus berproses,” jelas Tri.

​Sebagai konteks tambahan, Jalan Ir. H. Juanda merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Terminal Induk dan Stasiun Bekasi Timur.

Kondisi jalan yang becek, bau menyengat, serta macet akibat pedagang yang berjualan melebihi batas waktu pukul 06.00 WIB, telah lama menjadi keluhan utama warga sekitar.

​Dengan pelibatan BUMD, diharapkan tata kelola Pasar Baru menjadi lebih profesional dan masalah ketertiban umum di kawasan Bekasi Timur dapat teratasi secara permanen.

Punya keluhan soal kemacetan atau pasar tumpah di wilayah Anda? Laporkan ke Redaksi RakyatBekasi.Com agar kami suarakan ke pemangku kebijakan.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!
Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi
Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi
Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026
KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027
Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Sahabat MUI ‘Gedor’ DPRD Kota Bekasi: Segera Sahkan Perda Anti Penyimpangan Seksual!
TEPIS ISU MIRING! Suami Kades Lambangsari Sebut Video Viral di Lift Trik Politik Kotor Jelang Pilkades
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:49 WIB

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!

Jumat, 4 September 2026 - 20:41 WIB

Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 18:04 WIB

Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 16:37 WIB

Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026

Jumat, 4 September 2026 - 14:46 WIB

KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x