Komisi I Desak KPU dan Bawaslu Seret Seluruh Pihak yang Terlibat Skandal PPK “Holiday” ke Bali

- Jurnalis

Rabu, 22 Mei 2024 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa dan Ketua Bawaslu Kota Bekasi Vidya Nurrul Fathia memenuhi panggilan Komisi I DPRD Kota Bekasi terkait Skandal PPK

Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa dan Ketua Bawaslu Kota Bekasi Vidya Nurrul Fathia memenuhi panggilan Komisi I DPRD Kota Bekasi terkait Skandal PPK "Holiday" ke Bali yang viral beberapa waktu, Rabu (22/05/2024).

KOTA BEKASI – Pimpinan dan Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi menggelar rapat dengan KPU Kota Bekasi, Bawaslu Kota Bekasi terkait viralnya pemberitaan skandal Komisioner KPU, PPK, PPS bersama Ketua PSI Kota Bekasi “Holiday” ke Bali beberapa waktu lalu. [irp posts=”10572″ ] Rapat tersebut berlangsung di ruang aspirasi DPRD Kota Bekasi Jalan Chairil Anwar Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Rabu (22/05/2024). Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan mengatakan bahwa sebenarnya pihaknya mengundang KPU, Bawaslu dan seluruh PPK dalam rapat ini. Namun demikian, hanya KPU dan Bawaslu Kota Bekasi yang hadir.
“Komisioner KPU dan Bawaslu hadir. PPK tidak hadir. Kami mempertanyakan mengenai skandal “Holiday” ke Bali kemudian mengenai anggaran KPU dan pelaksanaan seperti apa,” kata Bang Nung sapaan akrabnya kepada awak media, Rabu (22/05/2024).
Usai mendengar penjelasan dari KPU Kota Bekasi, Bang Nung mengungkapkan bahwa PPK yang ikut ke Bali pastinya ada sanksi administrasi dan ada sanksi pidana lainnya. Bahkan skandal tersebut akan dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). [irp posts=”10870″ ] Sementara berdasarkan penjelasan KPU, PPK yang terlibat skandal “Holiday” ke Bali sudah selesai masa tugasnya sebagai PPK sejak 4 April 2024.
“Tetapi proses tadi yang kita sampaikan, tahapan dan PPK yang mempertanggung jawabkan, meski sudah selesai tugas PPK nya,” tegasnya.
Dengan terungkapnya Skandal PPK “Holiday” ke Bali ke permukaan, kata dia, menciptakan kondisi yang sangat tidak menguntungkan dan penuh dengan prasangka bagi KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara dan pengawas Pemilu, terlebih saat ini juga sudah masuk tahapan pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi. [irp posts=”10744″ ]
“Masalah tersebut sudah diserahkan ke DKPP. Meskipun demikian, yang memberangkatkan PPK, PPS dan Komisioner pasca Pileg dan Pilpres ke Bali tetap harus bertanggungjawab,” tandasnya.
Lebih jauh Bang Nung membeberkan bahwa pihaknya meminta ketegasan dari KPU dan Bawaslu dalam menindak. Meskipun sumber dana Caleg terpilih tersebut dari partai tertentu, pelanggaran etik harus ditindak.
“Karena sudah di DKPP, jika ditemukan bukti-bukti (tambahan) KPU dan Bawaslu harus menyerahkan ke Aparat Penegak Hukum untuk melanjutkan proses hukum yang berlaku,” pungkasnya.
[irp posts=”10925″ ] Sebagai informasi, Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa dan Ketua Bawaslu Kota Bekasi Vidya Nurrul Fathia memenuhi pemanggilan Komisi I DPRD Kota Bekasi atas skandal PPK “Holiday” ke Bali yang viral beberapa waktu lalu.

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ingin Sekadar Hadir Saat Butuh Suara, DPC Partai Gerindra Kota Bekasi Instruksikan Kader Turun Beri Solusi Nyata bagi Warga
Kursi Kosong Pendamping Asep Surya Atmadja: Adu Kuat 3 Calon Wakil Bupati Bekasi dari Kandang Banteng
Fraksi Gerindra Tantang Pemuda Bekasi Kawal Asta Cita Presiden Prabowo
Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: Gus Shol Masuk Radar DPP Jadi Poros Tengah
Bursa Calon Wakil Bupati Bekasi Memanas: Tarik Ulur Koalisi PDIP, PPP, dan PBB, Sosok Waras Wasisto Jadi Sorotan!
Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran
Tak Sekadar Manuver Politik, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Gus Nawal Salurkan Kursi Roda untuk Warga Bantargebang
Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:12 WIB

Tak Ingin Sekadar Hadir Saat Butuh Suara, DPC Partai Gerindra Kota Bekasi Instruksikan Kader Turun Beri Solusi Nyata bagi Warga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Kursi Kosong Pendamping Asep Surya Atmadja: Adu Kuat 3 Calon Wakil Bupati Bekasi dari Kandang Banteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Fraksi Gerindra Tantang Pemuda Bekasi Kawal Asta Cita Presiden Prabowo

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: Gus Shol Masuk Radar DPP Jadi Poros Tengah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Bursa Calon Wakil Bupati Bekasi Memanas: Tarik Ulur Koalisi PDIP, PPP, dan PBB, Sosok Waras Wasisto Jadi Sorotan!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x