DPD Organda Jabar Desak Pemkot Bekasi Segera Selesaikan Polemik Angkot Vs Biskita

- Jurnalis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi (dua dari kiri) menerima audensi Ketua DPD II Organda Jawa Barat Yahya Ropandi (kemeja putih kiri) bersama DPC Organda Kota Bekasi dan pengurus Angkot K-11, Kamis (03/10/2024).

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi (dua dari kiri) menerima audensi Ketua DPD II Organda Jawa Barat Yahya Ropandi (kemeja putih kiri) bersama DPC Organda Kota Bekasi dan pengurus Angkot K-11, Kamis (03/10/2024).

DPD Organda Jawa Barat meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera mengambil kebijakan dengan semangat ‘win win solution’ guna menyelesaikan polemik operasional antara Angkutan Kota (Angkot) di Kota Bekasi dengan Biskita Trans Bekasi Patriot.

Permintaan tersebut bukannya tanpa alasan. Pasca, Rabu (02/10/2024) kemarin, Puluhan Pengurus Angkutan K-11 Jurusan Bantargebang-Terminal Bekasi bersama Organda Kota Bekasi menggeruduk Gedung DPRD Kota Bekasi. Adapun, aksi tersebut menuntut menyoal operasional Biskita Trans Patriot Bekasi atau Bus Buy The Service (BTS) yang hingga kini belum ditentukan tarif angkutan.

“Salah satunya itu lah harus ada Win-win solution, Pemerintah Kota Bekasi. Dalam rangka BisKita juga harus memperhatikan bagaimana dampaknya terhadap Angkutan Kota yang operasional hari ini,” ucap Ketua DPD II Organda Jawa Barat Yahya Ropandi saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (03/10/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Organda Kota Bekasi dan Para Pengurus Angkutan K11 dan K25 baru saja beraudiensi dengan Pimpinan DPRD Kota Bekasi untuk mencari solusi terbaik dari permasalahan tersebut.

“Saya atas nama Pimpinan dari Organda Jawa barat memberikan apresiasi terhadap DPC Organda Kota Bekasi yang telah memberikan masukan-masukan, dan saya kita perlu ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah,” katanya.

“Aspirasi tepat melalui Wakilnya di Kota Bekasi, Sehingga penataan Transportasi di Kota Bekasi lebih terarah. Bayangkan, hari ini kita jujur seorang warga Kota Bekasi, begitu melihat angkotnya yang rombeng, kita juga belum rela hari ini,” sambungnya.

Sehingga, kata dia, dalam hal ini perlu adanya peremajaan yang perlu dilakukan. Sembari, diiringi dengan layanan Transportasi yang layak maupun mencari solusi terbaik dari adanya kehadiran Biskita Trans Patriot Bekasi atau Bus Buy The Service (BTS) yang dinilai berat sebelah terhadap para Angkutan di Kota Bekasi.

“Jangan kita berpihak pada Biskita yang beroperasional tapi Angkot malah mati, ini tidak seimbang. Kita setuju adanya Biskita, tapi ada proses pelibatan dari pengusaha-pengusaha Angkot juga harus mendapatkan hak yang sama (berupa subsidi),” katanya.

Biskita Trans Patriot Bekasi, kata dia, tentunya disubsidi oleh dana operasional Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Kenapa ini juga angkot tidak mendapat subsidi, kan itu harus seimbang. Intinya bagaimana penataan transportasi harus seirama dengan kondisi sosial masyarakat hari ini,” imbuhnya.

Mengenai peremajaan Angkutan Kota dan Penataan BTS yang ada di Kota Bekasi, kata dia, termasuk juga adalah bagaimana Rute-rute ini juga bisa diefektifkan dalam rangka penataan transportasi di Kota Bekasi.

“Sehingga harapan kami adalah dari DPD mendorong kepada DPC Organda Kota Bekasi untuk segera melakukan dan berdiskusi membenahi Transportasi. Sehingga, nanti lahirlah Perda Transportasi di Kota Bekasi yang akan mengatur segala yang berkaitan dengan Transportasi,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar
Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut
Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!
Wali Kota Bekasi Copot Sementara 5 Pejabat Pemkot untuk Diperiksa Maraton
Buntut PKL Semrawut di Plaza Patriot, Wali Kota Bekasi Nonaktifkan 5 Pejabat Teras Pemkot!
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi di Plaza Patriot, Satpol PP Akui Pengawasan Lemah dan Bakal Evaluasi Petugas
Darurat Ekologi! 10 Alasan Kritis TPST Bantargebang Harus Segera Ditutup Sebelum 2026 Berakhir
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Wali Kota Bekasi Copot Sementara 5 Pejabat Pemkot untuk Diperiksa Maraton

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x