Perkuat Layanan Perumda Tirta Patriot, Kota Bekasi dan DKI Jakarta Jalin Kerja Sama Air Bersih

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai pertemuan membahas kerja sama strategis di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (08/07/2025) siang.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai pertemuan membahas kerja sama strategis di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (08/07/2025) siang.

Dalam upaya mengatasi keterbatasan pasokan air bersih, Pemerintah Kota Bekasi secara resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kesepakatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan air baku guna memperkuat layanan Perumda Tirta Patriot, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menangani distribusi air bersih di Kota Bekasi.

Langkah strategis ini diumumkan seusai pertemuan antara Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (08/07/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konferensi pers usai audiensi, kedua kepala daerah sepakat untuk memperkuat kolaborasi antardaerah guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

DKI Jakarta Salurkan Air Baku Tambahan ke Bekasi

Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa Jakarta memiliki kelebihan kapasitas produksi air bersih, yang dapat dimanfaatkan untuk membantu daerah penyangga seperti Kota Bekasi.

“Kita punya kelebihan kapasitas produksi air bersih. Sebagian akan kami salurkan ke Bekasi melalui kerja sama operasional antara PT PAM Jaya dan Perumda Tirta Patriot,” ujar Pramono.

Ia menyebut bahwa seluruh perjanjian teknis tengah disiapkan agar kerja sama ini segera terealisasi dalam waktu dekat.

“Saya sudah menyetujui, dan Wali Kota Bekasi juga telah sepakat. Jadi setelah ini tinggal ditindaklanjuti secara teknis di lapangan,” tambahnya.

Penduduk Kota Bekasi Tinggi, Akses Air Masih Terbatas

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi solusi penting bagi pelayanan air bersih di daerahnya.

Dengan jumlah penduduk mencapai 2,4 juta jiwa atau sekitar 850.000 Kepala Keluarga (KK), kebutuhan air bersih di Bekasi sangat tinggi.

“Saat ini, Perumda Tirta Patriot baru mampu melayani sekitar 130.000 KK. Ini masih jauh dari cukup,” jelas Tri.

Dengan kerja sama ini, Tirta Patriot akan memperoleh air baku tambahan dari PAM Jaya yang akan diolah dan didistribusikan, terutama untuk wilayah perbatasan Bekasi–Jakarta yang selama ini kekurangan layanan air bersih.

Dorong Pemerataan Infrastruktur Pelayanan Air

Kerja sama antardaerah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan air dan pelayanan publik lintas wilayah metropolitan Jabodetabek.

Pemkot Bekasi berharap inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan layanan air bersih yang lebih merata dan berkualitas bagi seluruh warganya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026
Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam
Ratusan Pegawai Pemkot Bekasi Mangkir Apel, Wali Kota Tri Adhianto Murka
​Dua Ribu Hektar Sawah Kering Total, Ratusan Petani Pebayuran Kepung Pemkab Bekasi
Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu
KAI Respons Kecelakaan Maut Bulak Kapal Bekasi: 4 Perjalanan KA Terlambat 242 Menit
Tragis! Palang Terbuka, Mobil Hancur Terseret Kereta Gajayana di Bulak Kapal Bekasi
Keren! Wali Kota Bekasi dan Waskita Sepakat Pacu UMKM dan Ruang Hijau
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:25 WIB

Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31 WIB

Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ratusan Pegawai Pemkot Bekasi Mangkir Apel, Wali Kota Tri Adhianto Murka

Senin, 27 Juli 2026 - 17:30 WIB

Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu

Senin, 27 Juli 2026 - 14:58 WIB

KAI Respons Kecelakaan Maut Bulak Kapal Bekasi: 4 Perjalanan KA Terlambat 242 Menit

Berita Terbaru

PENA KEMERDEKAAN: Suasana jalan raya dan lalu lintas di sekitar ruas Jalan Abdul Muis, kawasan tersembunyi di balik Jalan Merdeka Barat, dekat Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/07/2026). Penamaan jalan protokol ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Abdoel Moeis, jurnalis kritis pendiri koran Hindia Serikat, pengarang mahakarya novel Salah Asuhan, sekaligus tokoh yang tercatat sebagai orang pertama penerima gelar Pahlawan Nasional di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Abdul Muis: Pahlawan Nasional Pertama RI

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x