Solidaritas untuk Ojol Affan Kurniawan, Aliansi Bekasi Bergerak Melawan Nyalakan Seribu Lilin di Alun-Alun

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Suasana haru menyelimuti Alun-Alun Kota Bekasi pada Minggu (31/08/2025) malam. Ratusan orang yang tergabung dalam aliansi Bekasi Bergerak Melawan menggelar aksi menyalakan lilin dan doa bersama sebagai bentuk duka cita mendalam atas tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol).

Aksi yang diikuti oleh elemen pemuda, mahasiswa, dan masyarakat umum ini dimulai sekitar pukul 20:15 WIB.

Mereka berkumpul secara damai, membawa lilin, poster, dan bendera sebagai simbol solidaritas dan keprihatinan atas situasi nasional yang memanas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Duka Cita untuk Rekan Satu Aspal

Kegiatan ini secara khusus didedikasikan untuk mengenang Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat berlangsungnya aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu.

Cahaya lilin yang temaram menjadi simbol doa dan harapan agar keadilan dapat ditegakkan bagi almarhum.

​Selain doa bersama, massa aksi juga menggelar mimbar bebas dalam format orasi santai. Mereka silih berganti menyuarakan aspirasi dan keprihatinan mereka terhadap insiden tragis tersebut serta menuntut adanya perbaikan dalam penanganan unjuk rasa oleh aparat keamanan.

Tuntutan Keadilan dan Penegakan Hukum

Koordinator aksi, Nicolas Tamba, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPC GMNI Bekasi, menegaskan bahwa ada beberapa tuntutan utama dari aksi solidaritas ini.

Tuntutan pertama adalah penegakan hukum yang adil dan transparan.

​”Kami dari Bekasi Bergerak Melawan menuntut agar oknum polisi yang bertanggung jawab atas meninggalnya Affan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami juga berharap agar Polri mengusut tuntas kasus dugaan pelanggaran HAM ini secara transparan,” tegas Nicolas di sela-sela aksi.

​Ia juga mengingatkan kembali fungsi aparat kepolisian yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat, sesuai amanat Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Imbauan Aksi Damai dan Jaga Kondusivitas

Di tengah seruan keadilan, Nicolas juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh elemen masyarakat yang turut serta dalam gelombang demonstrasi di berbagai daerah.

Ia mengimbau agar massa tetap fokus pada substansi tuntutan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah.

​”Tindakan kekerasan aparat terhadap massa aksi tidak boleh terulang kembali, keadilan harus ditegakkan setinggi-tingginya,” ujarnya.

​”Kami juga mengimbau kepada seluruh demonstran, jangan sampai terprovokasi oleh oknum yang ingin menciptakan kerusuhan. Mari kita fokus pada penyampaian aspirasi dan jangan sampai kita melakukan tindakan vandalisme,” pungkasnya.

Visited 102 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hingga Juni 2026, Aktivasi IKD di Kota Bekasi Tembus 407 Ribu Orang
Efek NIK Dibekukan, 4.896 Warga DKI Serbu Disdukcapil Kota Bekasi
Tegas! Plh Wali Kota Bekasi Larang Sekolah Tahan Ijazah
Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Hingga Juni 2026, Aktivasi IKD di Kota Bekasi Tembus 407 Ribu Orang

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:09 WIB

Efek NIK Dibekukan, 4.896 Warga DKI Serbu Disdukcapil Kota Bekasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46 WIB

Tegas! Plh Wali Kota Bekasi Larang Sekolah Tahan Ijazah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:56 WIB

Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel

Berita Terbaru

Infografis larangan sekolah tahan ijazah siswa. (Nano Banana Pro2)

Bekasi

Tegas! Plh Wali Kota Bekasi Larang Sekolah Tahan Ijazah

Minggu, 14 Jun 2026 - 11:46 WIB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x