- Sebanyak 220 pemain muda mengikuti seleksi terbuka skuad Persipasi U-17 untuk persiapan ajang Piala Soeratin 2026.
- Seleksi pemain digelar terpusat di Lapangan Laskar Titian Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026.
- Tim pelatih dan ofisial akan mencoret 195 peserta dan hanya menyeleksi 25 pemain terbaik dengan mentalitas, fisik, dan teknik mumpuni.
Klub kebanggaan warga Kota Bekasi, Persipasi, resmi menggelar seleksi terbuka untuk pembentukan skuad U-17 yang akan berlaga di kompetisi bergengsi Piala Soeratin 2026.
Sebanyak 220 pemain muda dari berbagai daerah antusias mengikuti proses penjaringan bakat di Lapangan Laskar Titian Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara.
Kegiatan yang berlangsung sejak 29 Juli hingga 5 Agustus 2026 ini difokuskan untuk memburu 25 talenta terbaik demi menjaga tradisi pembinaan sepak bola di Bumi Patriot.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Strategi Jitu Persipasi Kota Bekasi Lahirkan Bintang Baru
Mengapa Seleksi Persipasi U-17 Tahun Ini Sangat Diminati?
Tingginya animo peserta seleksi tidak lepas dari reputasi klub sebagai lumbung pemain potensial di kancah nasional.
Sejak hari pertama, tim pelatih secara ketat memantau aspek teknik, fisik, taktik, hingga mental bertanding para pendaftar muda tersebut.
”Alhamdulillah, animo peserta sangat luar biasa. Sebanyak 220 pemain hadir dari berbagai daerah dan klub untuk mengikuti seleksi ini. Ini menunjukkan bahwa potensi sepak bola usia muda di Bekasi dan sekitarnya masih sangat besar dan perlu terus diberikan ruang untuk berkembang,” kata Muhammad AR kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Lapangan Laskar Titian Harapan Jaya, Bekasi Utara, Jumat (31/07/2026).
Apa Target Utama Manajemen di Piala Soeratin 2026?
Manajemen tidak sekadar menargetkan kemenangan instan di kompetisi, melainkan tengah membangun fondasi regenerasi sepak bola Kota Bekasi secara terstruktur dan berkelanjutan.
”Kami ingin memilih pemain yang memiliki kualitas teknik, disiplin, karakter, dan mental bertanding yang baik. Dari proses ini nantinya akan terpilih 25 pemain terbaik yang siap membawa nama Persipasi di Piala Soeratin U-17 2026,” ujar CEO Persipasi tersebut.
Bagaimana Dampak Seleksi Ini Bagi Generasi Muda Kota Bekasi?
Ajang olahraga ini diproyeksikan menjadi katalisator dalam membangun karakter sumber daya manusia di tingkat kota.
Sepanjang sejarahnya, Persipasi atau yang berjuluk Laskar Patriot memang dikenal sukses menelurkan pesepak bola berkualitas yang berhasil menembus klub-klub elite hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia.
”Persipasi memiliki sejarah panjang dalam pembinaan sepak bola. Dari Bekasi lahir banyak pemain yang mewarnai sepak bola nasional. Karena itu, kami ingin memastikan regenerasi terus berjalan dan kesempatan bagi talenta-talenta muda tetap terbuka lebar,” ungkapnya.
”Kami memiliki mimpi besar menjadikan sepak bola sebagai sarana membangun generasi muda Kota Bekasi. Di lapangan sepak bola, anak-anak belajar disiplin, kerja keras, sportivitas, kepemimpinan, dan semangat pantang menyerah. Harapannya, dari seleksi ini lahir pemain-pemain yang kelak bukan hanya membanggakan Persipasi, tetapi juga Kota Bekasi dan Indonesia,” tuturnya.
Piala Soeratin tetap menjadi etalase paling prestisius bagi pesepak bola muda di Tanah Air untuk membuktikan ketajaman mereka.
Kini, publik sepak bola Kota Bekasi tinggal menanti siapa 25 pemain muda terpilih yang berhak mengenakan jersei kebanggaan Laskar Patriot.
Bagaimana pendapat Anda tentang potensi pesepak bola muda di Kota Bekasi saat ini? Jangan lupa bagikan artikel ini untuk mendukung kemajuan Persipasi, dan baca terus RakyatBekasi.com untuk pembaruan berita olahraga serta layanan publik terbaru.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







