65 SD dan SMP di Bekasi Masih Dipimpin Plt, Disdik Siapkan Seleksi Kepala Sekolah Definitif

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, S.Pd., M.Si.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, S.Pd., M.Si.

BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi akan segera menggelar seleksi terbuka atau open bidding untuk mengisi puluhan jabatan kepala sekolah yang kosong.

Langkah ini diambil untuk mengatasi krisis kepemimpinan di 65 sekolah, yang terdiri dari 59 Sekolah Dasar (SD) Negeri dan 6 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, yang saat ini hanya dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Kekosongan jabatan kepala sekolah definitif ini dikhawatirkan dapat menghambat stabilitas dan penyusunan program jangka panjang di satuan pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, Disdik memprioritaskan pengisian jabatan ini melalui mekanisme yang transparan dan berbasis kompetensi.

​Seleksi Berbasis Sistem Merit Jadi Prioritas

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, menegaskan bahwa proses seleksi akan mengedepankan sistem merit. Artinya, pemilihan kepala sekolah akan didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja calon, bukan faktor lainnya.

“Nanti setelah para calon lulus tes dan pendidikan (calon kepala sekolah), baru kita tempatkan secara proporsional. Sistem merit harus berjalan,” ujar Alexander saat dikonfirmasi jurnalis rakyatbekasi.com, Jumat (19/09/2025).

​Menurutnya, kualitas seorang kepala sekolah sangat menentukan arah kemajuan sebuah sekolah. Pemimpin yang ditempatkan harus memiliki kapabilitas manajerial yang kuat dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah.

​”Majunya sekolah itu berawal dari para pemimpinnya. Manajemen di sekolah harus diperbaiki, dan yang ditempatkan juga harus orang yang tepat di posisi yang tepat (the right man in the right place),” tegasnya.

​Kondisi Kekosongan Jabatan di Lapangan

​Data yang dihimpun menunjukkan bahwa masalah kekosongan pucuk pimpinan ini terjadi di puluhan sekolah. Berdasarkan laporan hingga Juli lalu, jumlah sekolah yang dipimpin oleh Plt cukup signifikan.

​”Untuk tingkat SMP, terdapat 6 SMP Negeri yang belum memiliki kepala sekolah definitif. Sedangkan untuk tingkat SD, angkanya jauh lebih besar. Ada sekitar 59 (SD Negeri) yang (kepala sekolahnya) Plt,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Kota Bekasi, Marwah Zaitun, beberapa waktu lalu.

​Merger Sekolah Menjadi Bagian dari Solusi Penempatan

​Selain melalui seleksi terbuka, Disdik Kota Bekasi juga tengah menjalankan strategi lain untuk menata sumber daya manusia, yakni melalui program regrouping atau merger beberapa SD.

​Marwah Zaitun menjelaskan, sekolah-sekolah yang dimerger akan menghasilkan surplus guru dan bahkan kepala sekolah. Tenaga pendidik ini nantinya akan didistribusikan untuk mengisi kekurangan di sekolah lain yang membutuhkan.

​”Yang pasti, data sekolah yang dimerger—yang tadinya dua sekolah menjadi satu—akan kami berikan kepada bidang PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) untuk ditindaklanjuti penempatannya,” jelas Marwah.

​Langkah ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi efektif untuk memastikan seluruh sekolah di Kota Bekasi memiliki pemimpin definitif yang siap membawa kemajuan pendidikan.

​Ikuti terus informasi terbaru seputar dunia pendidikan dan kebijakan publik di Kota Bekasi hanya di rakyatbekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR
Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x