BPKAD Buru 300 Mobil Dinas Pemkot Bekasi yang Belum Kembali, Tri Adhianto Siapkan Rencana Lelang Aset

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil dinas di lingkup Pemerintah Kota Bekasi. (IST)

Mobil dinas di lingkup Pemerintah Kota Bekasi. (IST)

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Badan Pengelolaan Keuangan Anggaran dan Aset Daerah (BPKAD) tengah gencar melakukan penertiban aset daerah.

Fokus utama saat ini adalah penelusuran ratusan unit mobil dinas Pemkot Bekasi yang masih berada di tangan pihak ketiga, termasuk mantan pejabat dan organisasi kemasyarakatan (Ormas).

​Berdasarkan data BPKAD, dari total 635 unit kendaraan dinas yang tercatat, sekitar 300 unit di antaranya masih dalam proses penelusuran karena belum dikembalikan ke pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Penertiban Aset dan Pemanggilan Mantan Pejabat

​Kepala BPKAD Kota Bekasi, Yudianto, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas namun persuasif.

Surat pemanggilan resmi telah dilayangkan kepada para mantan pejabat yang tercatat masih menguasai kendaraan dinas tersebut.

​”Kalau untuk mantan pejabat ataupun pejabat lainnya yang masih menggunakan kendaraan mobil dinas, kemarin sudah dilakukan pemanggilan-pemanggilan berdasarkan beberapa tahapan agar segera melakukan pengembalian kendaraan,” ungkap Yudianto dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).

​Hingga saat ini, upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Yudianto melaporkan bahwa sekitar 300 unit kendaraan telah berhasil ditarik kembali dan kini sedang dalam tahap inventarisasi ulang.

​”Lantaran dari 300 kendaraan yang sudah dikembalikan, 300 lain sisanya masih dalam proses pencarian. Memang ada beberapa kendaraan yang statusnya dipinjam-pakaikan kepada organisasi-organisasi di luar pemerintahan atau pihak eksternal,” jelasnya.

​Pendekatan Persuasif untuk Pihak Eksternal

​BPKAD Kota Bekasi terus mengupayakan pendekatan persuasif agar proses pengembalian aset ini berjalan lancar tanpa gesekan.

Salah satu contoh kepatuhan ditunjukkan oleh Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Tjandra Utama Effendi, yang dikonfirmasi telah mengembalikan fasilitas negara tersebut.

​”Masih ada beberapa kendaraan mobil dinas lainnya yang kini sedang kita coba lakukan upaya persuasif, agar proses pengembalian tersebut bisa dipercepat,” imbuh Yudianto.

​Solusi Wali Kota: Lelang Aset Tua untuk Sewa Mobil Listrik

​Menanggapi polemik pengelolaan aset ini, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memaparkan rencana strategis jangka panjang. Ia menegaskan bahwa mobil dinas Pemkot Bekasi yang telah tua dan berhasil ditarik akan dilelang (dijual aset langsung).

​Dana segar hasil penjualan aset tersebut rencananya tidak akan digunakan untuk membeli mobil bensin baru, melainkan dialokasikan untuk penyewaan kendaraan listrik (Electric Vehicle).

Rencana ini disampaikan Tri usai menghadiri Bekasi Innovation Week 2025 di Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi.

​”Rencananya kita jual aset langsung. Ketika sudah mendapatkan uang aset, uang itulah yang nanti kemudian kita gunakan untuk sewa mobil listrik,” tutur Tri Adhianto.

​Memperbaiki Tata Kelola Pemerintahan

​Menurut Wali Kota, langkah beralih ke sistem sewa mobil listrik diambil untuk memutus rantai masalah manajemen aset yang kerap berulang.

Ia menilai, membeli kendaraan baru hanya akan mengulang siklus aset yang sulit dilacak di masa depan.

​”Hari ini kita tahu keberadaannya (masih banyak di pihak luar). Kita tidak ingin kalau mengganti kendaraan yang sudah tua dengan kendaraan baru, justru akan memunculkan persoalan lama lagi. Langkah ini diambil dalam rangka perbaikan tata kelola pemerintahan terkait dengan aset,” pungkasnya.

​Dengan strategi ini, Pemkot Bekasi berharap tidak hanya menertibkan administrasi aset, tetapi juga mendukung program ramah lingkungan melalui penggunaan kendaraan listrik.

Bagaimana pendapat Anda tentang rencana Pemkot Bekasi mengganti mobil dinas dengan sewa mobil listrik? Tulis komentar Anda di bawah ini!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar
Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan
​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus
Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:47 WIB

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu

Senin, 27 Juli 2026 - 11:12 WIB

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:53 WIB

Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:28 WIB

Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Berita Terbaru

SANG PENAKLUK VOC: Suasana aktivitas warga dan padatnya laju kendaraan di sepanjang ruas Jalan Sultan Agung, kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/07/2026). Penamaan jalan protokol strategis di sisi selatan rel kereta api ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Sultan Agung Hanyokrokusumo, raja terbesar Kesultanan Mataram yang secara heroik memimpin invasi militer melawan VOC di Batavia sekaligus mewariskan sistem penanggalan kalender Jawa bagi Nusantara. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sultan Agung: Raja Mataram Penakluk VOC

Senin, 27 Jul 2026 - 12:13 WIB

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, saat memaparkan capaian penarikan piutang pajak daerah sebesar Rp36 miliar di ruang kerjanya, Senin (27/07/2026). Bapenda segera menerjunkan jurusita untuk melakukan eksekusi penyitaan aset dan pemblokiran rekening bagi wajib pajak yang membandel. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Jul 2026 - 11:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x