Negara Rugi Rp2 Triliun, Kejagung Terus Geledah Titik Baru Kasus Korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai perkembangan operasi penggeledahan penyidikan kasus dugaan korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi dan PT Pertamina EP, Jumat (18/09/2026). Kejagung menaksir total kerugian negara dalam skandal energi ini menyentuh angka fantastis mencapai Rp2 triliun. (RakyatBekasi.com/Foto: Istimewa)

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai perkembangan operasi penggeledahan penyidikan kasus dugaan korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi dan PT Pertamina EP, Jumat (18/09/2026). Kejagung menaksir total kerugian negara dalam skandal energi ini menyentuh angka fantastis mencapai Rp2 triliun. (RakyatBekasi.com/Foto: Istimewa)

  • ​Kejaksaan Agung (Kejagung) menaksir kerugian negara mencapai angka fantastis Rp2 triliun akibat dugaan korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi dan PT Pertamina EP (2009-2024).
  • ​Hingga Jumat (18/09/2026), Tim Jampidsus Kejagung memastikan masih melakukan operasi penggeledahan lanjutan di sejumlah titik lokasi yang dirahasiakan.
  • ​Sebelumnya, tim penyidik telah menyita dokumen dari enam lokasi vital, termasuk Setda Pemkot Bekasi, Bapenda, DLH, hingga Kantor Foster Oil di Sudirman, Jakarta.
  • ​Pemkot Bekasi dipastikan lumpuh dalam tata kelola BUMD sektor energi jika aliran dana korupsi ini terbukti mengalir ke sejumlah pihak.

PENYELIDIKAN MEGASKANDAL dugaan tindak pidana korupsi Kerja Sama Operasi (KSO) antara BUMD PT Migas Kota Bekasi dan PT Pertamina EP periode 2009-2024 terus memanas.

Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia secara mengejutkan memprakirakan nilai kerugian negara dalam pusaran rasuah tata kelola energi ini menyentuh angka fantastis, yakni mencapai Rp2 triliun.

Guna mengejar aliran dana dan mengamankan alat bukti tambahan, penyidik Jampidsus bermanuver cepat dengan terus menggeledah titik-titik lokasi baru hingga Jumat (18/09/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kerugian Fantastis Rp2 Triliun, Kejagung Usut Tuntas Korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi

​Di Mana Saja Lokasi Baru yang Digeledah Kejagung Hari Ini?

​Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) saat ini masih merahasiakan secara spesifik sasaran lokasi terbaru yang sedang mereka geledah.

Manuver senyap lanjutan ini merupakan buntut dari penyisiran maraton yang menyasar sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sejak Kamis (17/09/2026) malam.

​”Sampai saat ini masih berlangsung penggeledahan di beberapa titik lainnya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (18/09/2026).

​Berapa Total Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi KSO PT Migas?

​Nilai kerugian negara akibat penyimpangan tata kelola bisnis perseroda di sektor minyak dan gas bumi ini ditaksir sangat masif.

Berdasarkan kalkulasi awal tim penyidik dari korps adhyaksa, uang rakyat yang raib diduga kuat menembus triliunan rupiah dalam rentang waktu operasi selama 15 tahun terakhir (2009 hingga 2024).

​”Sekitar Rp 2 triliun,” jelas Anang kepada awak media pada Kamis (17/09/2026) malam, menegaskan besarnya dampak dari patgulipat anggaran di tubuh BUMD tersebut.

​Instansi Apa Saja yang Telah Disita Dokumennya oleh Jampidsus?

​Sehari sebelumnya, penegak hukum telah membedah dan menyita berbagai dokumen vital dari enam lokasi berbeda di wilayah administrasi Kota Bekasi dan Jakarta. Fokus penyidik menembus jantung pertahanan administrasi pemerintah daerah guna membongkar modus operandi.

​”Di antaranya kantor Sekretariat Daerah Kota Bekasi, kantor Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Bekasi dan kantor Perseroda PT Minyak dan Gas Bumi Kota Bekasi,” kata Anang dalam keterangan tertulisnya.

​Selain ketiga lokasi utama tersebut, tim juga membidik instansi penyumbang pendapatan dan pemberi izin, yakni menggeledah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi.

Penelusuran tidak berhenti di daerah, melainkan meluas hingga ke Jakarta, tepatnya menyasar kantor Foster Oil & Energy Pte. Ltd. yang berada di Gedung Sampoerna Strategic, kawasan Sudirman.

Temuan estimasi kerugian Rp2 triliun ini menjadi tamparan keras bagi tata kelola keuangan Pemkot Bekasi dan pengawasan BUMD.

Publik kini menuntut transparansi penuh serta langkah tanpa kompromi dari Kejagung untuk menyeret seluruh aktor intelektual yang menikmati aliran dana korupsi tersebut ke pengadilan.

​Jangan sampai Anda tertinggal fakta-fakta terbaru dari megaskandal korupsi ini! Mari bagikan artikel ini, tinggalkan opini tajam Anda di kolom komentar, dan segera ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita terpercaya seputar Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Truk Molen Maut Renggut 6 Nyawa, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Audit Total Kendaraan Berat!
Nyaris Tembus Rp 6 Juta, Pembahasan UMK Kota Bekasi 2027 Mulai Bergulir
Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR
Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

1 Comment
trackback

[…] Negara Rugi Rp2 Triliun, Kejagung Terus Geledah Titik Baru Kasus Korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi […]

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:52 WIB

Tragedi Truk Molen Maut Renggut 6 Nyawa, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Audit Total Kendaraan Berat!

Senin, 2 November 2026 - 08:58 WIB

Nyaris Tembus Rp 6 Juta, Pembahasan UMK Kota Bekasi 2027 Mulai Bergulir

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x