Viral Video Dirut Perumda Tirta Patriot Tertidur, Eks Legislator Soroti Motif Politis dan UU ITE

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Rapat Ekspose Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Bekasi kepada BUMD Tahun Anggaran 2026, Rabu (19/11/2025).

Peserta Rapat Ekspose Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Bekasi kepada BUMD Tahun Anggaran 2026, Rabu (19/11/2025).

BEKASI – Beredarnya video yang menarasikan Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, tertidur saat rapat kerja berlangsung tengah menjadi sorotan publik.

Narasi video tersebut memicu beragam respons, mulai dari kritik masyarakat hingga pembelaan terkait konteks kejadian yang sebenarnya.

Sorotan tajam datang dari mantan Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024, Nicodemus Godjang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok yang akrab disapa Bang Nico ini justru mempertanyakan etika dan motivasi di balik penyebaran video tersebut, mengingat rapat Panitia Khusus (Pansus) 8 bersifat terbatas.

​Etika Pejabat Publik dan Potensi Pelanggaran UU ITE

​Menurut Nicodemus, fokus permasalahan tidak hanya pada objek video, melainkan siapa yang mengambil dan menyebarkan dokumentasi tersebut. Mengingat rapat tersebut dihadiri oleh peserta terbatas, penyebaran video ini dinilai melanggar etika kedewanan.

“Jika pelakunya adalah anggota dewan, motivasi penyebarannya harus diklarifikasi. Ini menyangkut etika dan berpotensi melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),” tegas Bang Nico kepada RakyatBekasi.com, Rabu (26/11/2025).

​Ia menambahkan, mekanisme teguran dalam rapat resmi seharusnya dilakukan secara langsung di forum, bukan dengan cara mendokumentasikan diam-diam lalu memviralkannya di media sosial.

​”Seharusnya kalau memang tertidur saat rapat, ya ditegur dalam forum saja. Bukan malah difoto lalu disebar. Sekali lagi, itu etika sebagai wakil rakyat yang seharusnya tidak dilakukan,” lanjutnya.

​Dugaan Motif Politis di Ruang Rapat Terbatas

​Lebih jauh, Nicodemus membedakan situasi antara rapat paripurna yang terbuka untuk umum dengan rapat Pansus yang bersifat internal dan teknis. Ia menduga adanya motif politis yang kental di balik insiden ini.

​”Berbeda jika tertidur di ruang paripurna saat sidang paripurna yang sifatnya dibuka secara umum. Ini kan rapat terbatas. Jelas sekali motif politisnya,” tutur mantan Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi ini.

​Sebagai langkah tindak lanjut, Bang Nico menyarankan agar Badan Kehormatan (BK) DPRD segera turun tangan untuk melakukan klarifikasi guna menjaga marwah institusi dan mencegah kejadian serupa terulang.

​”Jika ada yang tertidur saat rapat terbatas, tegur saja langsung. Jangan malahan mendokumentasikan diam-diam lalu menyebarkannya,” tutupnya.

​Klarifikasi Pansus 8: Tertidur Saat Skorsing, Bukan Rapat Resmi

​Sebelumnya, isu ini telah ditanggapi oleh Sekretaris Pansus 8, Misbahudin. Ia memberikan klarifikasi tegas terkait narasi video Dirut Perumda Tirta Patriot tertidur saat rapat ekspose Raperda Penyertaan Modal Pemerintah Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026.

​Bang Misbah, yang saat itu memimpin rapat karena Ketua dan Wakil Ketua berhalangan hadir akibat urusan keluarga, membantah bahwa Ali Imam Faryadi tertidur saat rapat berlangsung.

​”Jadi tidak benar kalau itu disebut bahwa yang bersangkutan tertidur pada saat rapat resmi sedang berlangsung, melainkan saat break (istirahat) waktu Ashar ketika rapat sedang diskors,” ujar Bang Misbah, Selasa (25/11/2025).

​Fokus dan Tanggung Jawab Peserta Rapat

​Sebagai pimpinan rapat, Misbahudin menegaskan bahwa dirinya memantau seluruh peserta, termasuk jajaran direksi BUMD serta Tim Analis dan Tim Naskah Akademik. Menurutnya, seluruh peserta mengikuti jalannya rapat dengan baik.

​”Saya menilai semua peserta yang hadir, termasuk Dirut Perumda Tirta Patriot, telah mengikuti jalan rapat itu dengan tertib, fokus, dan penuh tanggung jawab,” jelasnya.

​Ia pun menyayangkan beredarnya informasi yang tidak sesuai fakta tersebut. Pihak Pansus 8 berharap masyarakat tidak termakan narasi yang menyesatkan.

​”Kami Pansus 8 berharap informasi yang beredar ini dapat diklarifikasi secara proporsional agar tidak menimbulkan persepsi negatif, terlebih dengan narasi sesat yang dibumbui dengan fitnah keji,” pungkas Misbahudin.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai etika penyebaran video dalam rapat tertutup ini? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Wali Kota Bekasi Optimistis Sinergi Makin Solid
Darurat! Penutupan TPST Bantargebang Mandek Demi Kompensasi?
Gantikan Sulvia Triana, Diana Wahyu Widyanti Resmi Jabat Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi
Kamera Pengawas Publik di Rawalumbu Terhalang Kabel, Pemantauan Lalu Lintas Terganggu
Seleksi Persipasi U-17: 220 Pemain Muda Berebut 25 Posisi Utama
Kejar Cashback 100% di Pakuwon Mall Bekasi, Begini Caranya!
Alfamidi Bagi 6 Ribu Telur Cegah Stunting Berlanjut di Kabupaten Bekasi
Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah: 5 Oknum Petugas Dishub Kota Bekasi Resmi Dipecat!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Wali Kota Bekasi Optimistis Sinergi Makin Solid

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Darurat! Penutupan TPST Bantargebang Mandek Demi Kompensasi?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kamera Pengawas Publik di Rawalumbu Terhalang Kabel, Pemantauan Lalu Lintas Terganggu

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:53 WIB

Seleksi Persipasi U-17: 220 Pemain Muda Berebut 25 Posisi Utama

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:11 WIB

Kejar Cashback 100% di Pakuwon Mall Bekasi, Begini Caranya!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x