Peringati Hari Batik Nasional 2025, RA Bunga Bangsa Setu Gelar GERNASRATIK untuk Anak Usia Dini

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Suasana pagi di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, terasa berbeda pada Kamis, 2 Oktober 2025. Puluhan tangan mungil tampak antusias menggoreskan warna-warni cerah di atas kain mori putih. Wajah-wajah polos penuh rasa ingin tahu tersebut adalah siswa-siswi Raudhatul Athfal (RA) Bunga Bangsa yang tengah mengikuti kegiatan GERNASRATIK (Gerakan RA Membatik).

​Kegiatan ini diselenggarakan oleh RA Bunga Bangsa di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Setu sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memeriahkan Peringatan Hari Batik Nasional 2025. Tidak hanya sekadar perayaan seremonial, acara ini dirancang sebagai ruang edukasi interaktif bagi anak usia dini untuk mengenal warisan budaya takbenda Indonesia yang telah diakui dunia.

​Menanamkan Cinta Budaya Lewat Goresan Kecil

​GERNASRATIK menjadi momen istimewa bagi para siswa untuk berinteraksi langsung dengan seni batik. Di bawah bimbingan para guru yang sabar, anak-anak diajarkan teknik membatik sederhana yang disesuaikan dengan usia mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala RA Bunga Bangsa, Silka Dewi Utami, menjelaskan bahwa pengenalan budaya harus dilakukan dengan metode yang menyenangkan agar membekas di ingatan anak. Menurutnya, pengalaman taktil atau menyentuh langsung alat dan bahan membatik memberikan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar melihat gambar.

​”Anak-anak perlu dikenalkan pada budaya bangsanya melalui pengalaman langsung yang menyenangkan. Membatik menjadi media belajar yang tepat karena anak bisa merasakan, melihat, dan menciptakan karya mereka sendiri,” ujar Silka Dewi Utami di sela-sela kegiatan.

​Stimulasi Kreativitas dan Motorik Halus

​Selain misi pelestarian budaya, kegiatan membatik ini memiliki manfaat edukatif yang signifikan bagi tumbuh kembang anak. Silka memaparkan bahwa proses membatik—mulai dari memegang alat, menggoreskan pola, hingga mewarnai—merupakan latihan yang sangat baik untuk stimulasi motorik halus.

​Kegiatan ini melatih koordinasi mata dan tangan, serta mengajarkan nilai-nilai karakter penting seperti:

  • Kesabaran: Anak belajar untuk tekun menyelesaikan pola.
  • Ketelitian: Mengisi warna pada bidang gambar agar tidak keluar garis.
  • Kreativitas: Kebebasan mengekspresikan imajinasi melalui pemilihan warna.

​”GERNASRATIK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian integral dari proses pembelajaran. Nilai-nilai seperti kesabaran dan kreativitas yang mereka pelajari hari ini akan menjadi fondasi penting dalam tumbuh kembang peserta didik RA ke depannya,” tambah Silka.

​Peran IGRA Kecamatan Setu dalam Pendidikan Karakter

​Sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kecamatan Setu, Silka Dewi Utami juga menyoroti pentingnya peran lembaga pendidikan dalam memperkuat karakter berbasis kearifan lokal.

​Ia menegaskan bahwa kegiatan GERNASRATIK ini sejalan dengan visi misi IGRA dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akar budaya yang kuat. Silka berharap, inisiatif yang dilakukan RA Bunga Bangsa dapat menjadi inspirasi bagi RA lainnya di wilayah Bekasi.

​”Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ini adalah langkah kecil untuk merawat kebanggaan terhadap budaya bangsa sejak usia dini,” pungkasnya.

​Melalui goresan-goresan sederhana di atas kain putih hari ini, RA Bunga Bangsa telah menanamkan benih cinta tanah air yang diharapkan akan terus tumbuh seiring perkembangan usia anak-anak tersebut. Selamat Hari Batik Nasional!

Ingin tahu lebih banyak tentang kegiatan inspiratif dan berita pendidikan di Bekasi? Pantau terus update terbaru hanya di portal berita kami.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Dana TPST Bantargebang Rp123 Miliar, IPPS Siap Lapor ke KPK
Rawan Konflik, Dana Hibah Pilkades Kabupaten Bekasi Tuai Sorotan
Viral! Pria Dikeroyok Saat Cari Istri di Apartemen, 5 Pelaku Diciduk
Aksi AkustikMU Semarakkan Kemerdekaan di CFD Lagoon Bekasi
Realisasi Infrastruktur Kota Bekasi Tembus 40 Persen, DBMSDA Fokus ke Proyek Strategis
Wali Kota Bekasi Soroti Nikah Dini Sebagai Pemicu Perceraian
Pagar Besi 2.5 Meter Kelilingi Pakuwon Mall, Wali Kota Tri Adhianto Pastikan Bekasi Aman Terkendali
Pakuwon Mall Bekasi Pasang Pagar Besi 2,5 Meter, Ada Apa?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Dugaan Korupsi Dana TPST Bantargebang Rp123 Miliar, IPPS Siap Lapor ke KPK

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Rawan Konflik, Dana Hibah Pilkades Kabupaten Bekasi Tuai Sorotan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Viral! Pria Dikeroyok Saat Cari Istri di Apartemen, 5 Pelaku Diciduk

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Aksi AkustikMU Semarakkan Kemerdekaan di CFD Lagoon Bekasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Wali Kota Bekasi Soroti Nikah Dini Sebagai Pemicu Perceraian

Berita Terbaru

Penampilan grup AkustikMU sukses bakar semangat nasionalisme ribuan warga di CFD Lagoon Bekasi lewat lagu kebangsaan dan edukasi sejarah yang meriah, Minggu (02/08/2026).

Bekasi

Aksi AkustikMU Semarakkan Kemerdekaan di CFD Lagoon Bekasi

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:35 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x