Pemkot Bekasi Siapkan Skema WFA ASN Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2026

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Kota Bekasi.

Kantor Wali Kota Bekasi.

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi saat ini tengah mematangkan kajian mengenai skema bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini rencananya akan diberlakukan pada tanggal 29 hingga 31 Desember 2025, menjembatani periode libur Natal dan Tahun Baru 2026.

​Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi instruksi Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Kebijakan WFA ini merupakan bagian dari penerapan Flexible Working Arrangement (FWA), sebuah sistem kerja fleksibel yang dirancang untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas pegawai dengan tetap mempertahankan target produktivitas organisasi.

​Instruksi Wali Kota: Produktivitas Tetap Jadi Prioritas

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan mandat khusus kepada Sekretaris Daerah (Sekda) untuk merumuskan teknis pelaksanaan WFA bagi seluruh aparatur pemerintah daerah. Menurutnya, meskipun bekerja di luar kantor, kinerja ASN harus tetap terukur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Penerapan WFA ini dirancang untuk mengisi hari kerja “kejepit” di antara hari libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu:

  • 25 Desember 2025: Hari Raya Natal.
  • 26 Desember 2025: Cuti Bersama Natal.
  • 1 Januari 2026: Tahun Baru Masehi.

​Adapun tanggal 29, 30, dan 31 Desember 2025 ditetapkan sebagai masa pelaksanaan uji coba skema WFA bagi ASN di lingkungan Pemkot Bekasi.

​”Saya sudah sosialisasikan untuk kemudian dikomandani oleh Pak Sekda nanti. Jadi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengajukan skemanya, karena tidak semua OPD bisa melakukan WFA secara penuh,” ujar Tri Adhianto dalam keterangannya, Selasa (23/12/2025).

​Mekanisme Pengawasan dan Target Kinerja

​Penerapan WFA ASN Pemkot Bekasi tidak serta merta menjadi ajang libur tambahan bagi pegawai. Tri Adhianto menekankan bahwa skema ini sedang dalam proses kajian mendalam sebelum dituangkan dalam Keputusan Wali Kota (Kepwal).

​Ada beberapa poin penting dalam mekanisme pengawasan WFA yang sedang digodok:

  1. Indikator Kinerja Terukur: Pegawai wajib memenuhi target harian dan memberikan laporan kinerja.
  2. Kewajiban Laporan: ASN harus melaporkan aktivitas dan hasil kerja selama berada di luar kantor.
  3. Responsibilitas: Pegawai harus tetap mudah dihubungi dan siap merespons kebutuhan dinas selama jam kerja.

​”Nanti dikaji, kemudian akan dibuat keputusan oleh Wali Kota. Pelaksanaan WFA memungkinkan mereka bekerja di mana saja, tapi tetap ada target, laporan, maupun indikator yang harus terpenuhi. Jadi mereka tidak (libur) begitu saja, tetap ada kewajiban dari para pemangku pegawai untuk mempertanggungjawabkan apa yang dikerjakan,” tegas Tri.

​Seleksi OPD: Layanan Publik Tetap Berjalan

​Penting untuk dicatat bahwa kebijakan ini bersifat selektif. Tri Adhianto mengisyaratkan bahwa OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik—seperti Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, RSUD, hingga pelayanan kependudukan—kemungkinan besar tetap akan beroperasi dengan penyesuaian jadwal piket atau tetap bekerja dari kantor (WFO) demi memastikan layanan kepada masyarakat tidak terganggu.

​Saat ini, Pemkot Bekasi masih memfinalisasi draf Kepwal yang akan menjadi payung hukum pelaksanaan kebijakan ini. Masyarakat diharapkan tetap dapat mengakses layanan pemerintahan secara optimal meskipun skema kerja fleksibel ini diterapkan pada akhir tahun.

Butuh informasi terkini seputar layanan publik di Bekasi? Pantau terus situs resmi Pemkot Bekasi atau ikuti media sosial resmi kami untuk pembaruan jadwal operasional selama libur Natal dan Tahun Baru.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Mantan Wali Kota Bekasi Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan Proyek Fiktif APBD Rp196 Juta
Nasib Digantung, Ribuan PPPK Kota Bekasi Siap ‘Putihkan’ Istana Negara Tuntut Status PNS
Solusi Cerdas Atasi Krisis Energi, PLN Bangun Gardu Khusus untuk PSEL Sumurbatu Bantargebang
Mengenal Walker: Maskot Porprov XV Jabar 2026 Kota Bekasi dan Makna Filosofisnya
Single Terbaru Jendral Kantjil Tampar Fenomena Validasi Digital: “Jangan Lupa Diri!”
Defisit Anggaran Rp400 Miliar, Pemkot Bekasi Nekat Gelar PNBK Jilid 3: Bagaimana Nasib Gaji PPPK?
​8 Tahun Terkatung-katung! Warga Perwira Kritik Keras Lambannya Kinerja BPN Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Tertibkan Ratusan PKL Liar di Jalan M. Yamin, Pengawasan Ketat Diberlakukan Dua Pekan!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Anak Mantan Wali Kota Bekasi Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan Proyek Fiktif APBD Rp196 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Nasib Digantung, Ribuan PPPK Kota Bekasi Siap ‘Putihkan’ Istana Negara Tuntut Status PNS

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Solusi Cerdas Atasi Krisis Energi, PLN Bangun Gardu Khusus untuk PSEL Sumurbatu Bantargebang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Mengenal Walker: Maskot Porprov XV Jabar 2026 Kota Bekasi dan Makna Filosofisnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Defisit Anggaran Rp400 Miliar, Pemkot Bekasi Nekat Gelar PNBK Jilid 3: Bagaimana Nasib Gaji PPPK?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x