Amankan Misa Malam Natal, Dishub Kota Bekasi Siagakan 50 Personel Atur Lalu Lintas di Gereja

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi bergerak cepat untuk memastikan kelancaran ibadah umat Kristiani. Sebanyak 50 personel diterjunkan khusus untuk melakukan pengaturan lalu lintas (lalin) di sejumlah gereja prioritas di wilayah setempat selama pelaksanaan Malam Natal dan Hari Raya Natal 2025.

​Langkah ini diambil guna mengantisipasi kepadatan kendaraan saat jemaat mulai memadati lokasi ibadah untuk mengikuti Malam Misa.

​Pemetaan Titik Vital Pengamanan Gereja

​Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dal Ops) Dishub Kota Bekasi, Arlindo Dos Reis Basmery, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan (mapping) secara komprehensif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus pengamanan diarahkan pada gereja-gereja yang memiliki jemaat besar dan lokasi yang bersinggungan langsung dengan jalan raya utama.

​Menurut Arlindo, penempatan personel ini juga didasarkan pada permohonan resmi dari pihak gereja yang membutuhkan bantuan pengaturan lalu lintas.

​”Beberapa gereja yang telah mengajukan permohonan dan menjadi fokus pengamanan kami diantaranya adalah Gereja Paroki Santo Arnoldus Janssen, Gereja Katolik Paroki Santa Clara, dan Gereja Tiberias,” ujar Arlindo kepada Jurnalis rakyatbekasi.com dalam keterangan resminya, Rabu (24/12/2025).

​Selain itu, pengamanan juga diperketat di kawasan dengan mobilitas tinggi lainnya, seperti:

  • ​Gereja di wilayah Harapan Indah.
  • ​Gereja di kawasan Kampung Sawah, Jatisampurna.

​Strategi Penempatan dan Waktu Operasional

​Puluhan anggota Dishub Kota Bekasi akan disebar di titik-titik keramaian (spot ramai) sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Tujuannya adalah menjaga kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan arteri agar tidak terjadi kemacetan panjang yang dapat mengganggu pengguna jalan lain.

​Terkait waktu operasional, Arlindo menjelaskan bahwa personel telah diinstruksikan untuk bersiaga sejak sore hari.

​”Petugas sudah diinstruksikan untuk menjalankan tugas sejak waktu Asar. Hal ini menyesuaikan dengan jadwal mimbar atau jadwal misa masing-masing gereja guna membantu kelancaran kedatangan para jemaat,” sambungnya.

​Alokasi Personel Per Lokasi

​Jumlah personel yang ditempatkan di setiap gereja tidak seragam, melainkan disesuaikan dengan tingkat kerawanan macet dan jumlah jemaat.

​”Nantinya setiap gereja akan melibatkan personel dengan jumlah bervariasi. Ada yang ditempatkan 8 personel, 6 personel, atau 4 personel sesuai kebutuhan dan situasi di lokasi,” jelas Arlindo.

​Imbauan Parkir dan Tanpa Rekayasa Lalu Lintas

​Dalam pelaksanaan Malam Natal tahun ini, Dishub Kota Bekasi memastikan tidak ada Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (seperti penutupan jalan atau pengalihan arus) yang diberlakukan secara khusus. Arus lalu lintas akan tetap berjalan normal namun dengan pengawasan ketat.

​Meski demikian, Arlindo menekankan pentingnya manajemen parkir yang baik. Ia mengimbau pihak gereja untuk bekerja sama dengan warga atau lingkungan sekitar dalam menyediakan kantung parkir tambahan.

​”Kami harapkan kerjasama lingkungan sekitar untuk memanfaatkan tempat-tempat yang bisa dijadikan lokasi kantung parkir. Ini penting untuk membantu mobilitas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di badan jalan saat prosesi ibadah berlangsung,” pungkasnya.

​Informasi Penting: Bagi warga Kota Bekasi yang akan melintas di sekitar titik-titik gereja besar pada sore hingga malam hari ini, diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028
Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal
GPB2P Minta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Kawal Kritis Kebijakan Bupati Asep
Sikat Celah Agen Bodong! Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Wajib Verifikasi NIK dan Biometrik Wajah Saat Daftarkan Warga
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x