Polisi Dalami Kematian Terapis Wanita di Kamar Kos Kayuringin Jaya

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Personel kepolisian saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad wanita di Jalan Letnan Arsyad Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (08/01/2026).

​Personel kepolisian saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad wanita di Jalan Letnan Arsyad Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (08/01/2026).

Poin Utama:

  • Korban: Wanita berinisial SM (23), berprofesi sebagai terapis spa.
  • Lokasi: Kamar kos di Jalan Letnan Arsyad Raya, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan.
  • Barang Bukti: Satu botol cairan pembersih lantai dan bercak muntahan di dekat jasad.
  • Status Kasus: Menunggu hasil autopsi rumah sakit; tidak ditemukan tanda kekerasan fisik awal.

​Seorang wanita muda berinisial SM (23) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di Jalan Letnan Arsyad Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Kamis (08/01/2026) dini hari.

Penemuan jasad terapis spa ini menyisakan tanda tanya besar setelah polisi mengamankan sejumlah barang bukti mencurigakan di lokasi kejadian, termasuk cairan pembersih lantai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Kronologi Penemuan Jasad Korban?

​Peristiwa tragis ini bermula dari kekhawatiran pihak keluarga yang kehilangan kontak dengan korban sejak Rabu (07/07/2026) siang.

Ponsel SM yang tidak aktif memicu kecurigaan ibunya, yang kemudian meminta kerabat korban, Agus Sunandar, untuk mengecek langsung kondisi SM di kamar kosnya pada pukul 20.26 WIB.

​Upaya Agus sempat terkendala karena pintu kamar terkunci rapat dari dalam. Bersama pengurus kos, Dede Rahmat, pintu akhirnya dibuka paksa menggunakan kunci duplikat pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.15 WIB. Saat itulah, SM ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamarnya.

​Apa Bukti yang Ditemukan Polisi di TKP?

​Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi Kota menemukan indikasi yang tidak lazim.

Meski pemeriksaan fisik luar tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, petugas menemukan benda yang diduga berkaitan dengan penyebab kematian.

​”Kami menemukan satu botol cairan pembersih lantai serta mengamankan rekaman CCTV di kos tersebut. Namun, kami belum berani menyimpulkan kaitannya dengan kematian korban,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Braiel Arnold Rondonuwu kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (08/01/2026).

​Selain botol cairan pembersih, polisi juga mendapati adanya bercak muntahan di sekitar jasad korban. Sampel muntahan tersebut kini telah diamankan untuk uji laboratorium guna memastikan kandungan zat di dalamnya.

​Apakah Penyebab Kematian Sudah Dipastikan?

​Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menyimpulkan apakah korban sengaja mengakhiri hidup atau terdapat penyebab lain.

Kunci pintu yang terkunci dari dalam menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik. Namun, kepastian medis tetap menjadi rujukan utama.

​Kompol Braiel menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan forensik secara menyeluruh.

Keluarga korban juga telah memberikan persetujuan untuk proses autopsi guna menyingkap tabir kematian perempuan asal Bekasi tersebut.

​”Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan apakah yang bersangkutan sengaja meminum cairan itu (pembersih lantai) atau ada penyebab lain. Kami terus mendalami,” tegas Kompol Braiel.

​Saat ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi mata, termasuk pihak keluarga dan penjaga kos, untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Penyelidikan terus berjalan seiring menunggu hasil laboratorium forensik keluar.

Penting: Jika Anda atau kerabat memiliki informasi terkait kasus ini, atau membutuhkan layanan konseling, segera hubungi layanan darurat atau kepolisian terdekat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kamera Pengawas Publik di Rawalumbu Terhalang Kabel, Pemantauan Lalu Lintas Terganggu
Seleksi Persipasi U-17: 220 Pemain Muda Berebut 25 Posisi Utama
Kejar Cashback 100% di Pakuwon Mall Bekasi, Begini Caranya!
Alfamidi Bagi 6 Ribu Telur Cegah Stunting Berlanjut di Kabupaten Bekasi
Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah: 5 Oknum Petugas Dishub Kota Bekasi Resmi Dipecat!
Nakhodai Diskominfostandi, Eka Chorid Kebut Digitalisasi Kota Bekasi
Kasus Korupsi Perumda Tirta Bhagasasi Cacat Hukum? Ini Kata Direktur LBH Fraksi ’98
Dishub Kota Bekasi Bentuk Majelis Kode Etik, Lima Oknum Petugas Pelaku Pungli Jalani Pemeriksaan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kamera Pengawas Publik di Rawalumbu Terhalang Kabel, Pemantauan Lalu Lintas Terganggu

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:53 WIB

Seleksi Persipasi U-17: 220 Pemain Muda Berebut 25 Posisi Utama

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:52 WIB

Alfamidi Bagi 6 Ribu Telur Cegah Stunting Berlanjut di Kabupaten Bekasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:46 WIB

Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah: 5 Oknum Petugas Dishub Kota Bekasi Resmi Dipecat!

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:11 WIB

Nakhodai Diskominfostandi, Eka Chorid Kebut Digitalisasi Kota Bekasi

Berita Terbaru

Suasana rapat audiensi antara Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, pihak Unity School, dan wali murid saat membedah kronologi dugaan kasus perundungan (bullying) di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bekasi. (Foto: RakyatBekasi.com)

Parlementaria

DPRD Kota Bekasi Ancam Cabut Izin Unity School Imbas Kasus Bullying

Jumat, 31 Jul 2026 - 21:31 WIB

JEJAK DAKWAH ULAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Alaydrus yang melintang dari kawasan Harmoni hingga Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, pada Jumat (31/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan secara khusus untuk menghormati marga ulama Ba'alawi keturunan Nabi Muhammad SAW asal Hadhramaut, Yaman, yang berperan penting menyebarkan ajaran Islam Nusantara dengan penuh kedamaian sejak era Batavia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Alaydrus: Jejak Keturunan Nabi di Jakarta

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x