Disparbud dan Satpol PP Tutup Mata? Obral Syahwat di Kota Santri, ‘Be Glow’ Tak Tersentuh

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar pamflet promosi dan daftar harga layanan Spa 'Be Glow' di kawasan Ruko Mutiara Bekasi Selatan yang secara terang-terangan memuat kode indikasi praktik prostitusi terselubung, Rabu (01/04/2026).

Tangkapan layar pamflet promosi dan daftar harga layanan Spa 'Be Glow' di kawasan Ruko Mutiara Bekasi Selatan yang secara terang-terangan memuat kode indikasi praktik prostitusi terselubung, Rabu (01/04/2026).

Poin Utama:

  • ​Panti pijat ‘Be Glow’ di Ruko Mutiara Bekasi Selatan secara terang-terangan diduga menjalankan praktik prostitusi terselubung.
  • ​Tersedia enam paket layanan asusila (PM, BJ, ML) dengan tarif bervariasi mulai dari Rp270 ribu hingga Rp580 ribu.
  • ​Disparbud dan Satpol PP Pemkot Bekasi dinilai lamban dan pasif dalam menindaklanjuti pelanggaran Perda di jantung kota.
  • ​Wali Kota Bekasi didesak segera mengevaluasi kinerja aparat terkait dan melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

​Wajah Kota Bekasi yang kental dengan julukan Kota Santri kini kembali tercoreng oleh dugaan praktik eksploitasi seksual berkedok layanan kebugaran. Sebuah tempat pijat bernama ‘Be Glow’ di kawasan Ruko Mutiara Bekasi Selatan, dengan berani menjajakan layanan plus-plus di jantung kota. Mirisnya, aktivitas ilegal yang membanderol tarif ratusan ribu rupiah ini seolah melenggang bebas tanpa tersentuh pengawasan dari jajaran Pemkot Bekasi.

​Mengapa Satpol PP dan Disparbud Kota Bekasi Dinilai Mandul?

​Penegakan Peraturan Daerah (Perda) terkait tempat hiburan malam dan panti pijat kini dipertanyakan kualitasnya. Lambannya respons Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi dan Satpol PP selaku aparat penegak Perda memicu kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk Koalisi Aliansi Rakyat (KOAR) Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Seharusnya mereka, Disparbud maupun Satpol PP, responsif terhadap laporan atau informasi yang dikemukakan,” kata Ketua KOAR Bekasi Dian Arba kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Bekasi, Selasa (07/04/2026).

​Dian menilai kedua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut terkesan tutup mata dan cenderung menghindari masalah. Ia bahkan mendesak agar Wali Kota Bekasi segera mengevaluasi para pejabat di instansi tersebut.

​”Kan sudah jelas leading sector-nya, jika tak mampu bekerja sesuai beban dan tanggung jawab pangkat dan jabatan, lebih baik mundur. Kalau berani jangan takut-takut, kalau takut jangan berani-berani,” tegasnya.

​Apa Saja Kode Asusila dan Tarif Layanan di Be Glow Bekasi Selatan?

​Berdasarkan investigasi dan pamflet daftar harga yang beredar bebas, ‘Be Glow’ menawarkan enam paket kebugaran yang sarat dengan kode asusila secara vulgar.

Paket-paket tersebut secara gamblang menjajakan kepuasan syahwat yang jauh dari standar operasional pijat refleksi normal.

​Berikut adalah rincian tarif dan kode layanan gelap yang ditawarkan di area komersial Kota Bekasi tersebut:

  • Paket Express (30 Menit): Rp270.000 (Layanan PM, BJ, ML)
  • Paket ALL IN (60 Menit): Rp360.000 (Pijat, PM, BJ, ML)
  • Paket Double C (90 Menit): Rp460.000 (BJ, Pijat, ML)
  • Paket Double M (90 Menit): Rp550.000 (ML, Pijat, ML)
  • Paket MBC (90 Menit): Rp580.000 (Pijat, ML bebas)
  • Paket MBA (60 Menit): Rp280.000 (Pijat, PM, BJ)

​Bagaimana Fakta Praktik Prostitusi di Pusat Kota Santri Ini?

​Indikasi kuat adanya praktik prostitusi seperti Petik Mangga (PM), Blow Job (BJ), hingga Making Love (ML) di Ruko Mutiara Bekasi Selatan bukanlah isapan jempol belaka.

Lemahnya pengawasan membuat para penikmat jasa ini dengan mudah bertransaksi di kasir tanpa rasa takut akan razia aparat.

​”Cuma kuat dua kali,” kata seorang pengunjung pria kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai membayar di kasir Be Glow Ruko Mutiara Bekasi Selatan, Rabu (01/04/2026).

​Pengakuan dari pria dengan raut wajah kelelahan tersebut menjadi bukti nyata beroperasinya aktivitas gelap di balik bilik kamar spa tersebut.

Hadirnya komersialisasi syahwat ini merupakan ironi yang sangat memprihatinkan dan berpotensi merusak tatanan moral masyarakat di pusat kota.

​Kini, publik menanti ketegasan Wali Kota Bekasi untuk segera menginstruksikan jajarannya menertibkan panti pijat esek-esek yang meresahkan warga. Jangan biarkan marwah Kota Bekasi jatuh hanya karena pembiaran dari oknum aparat yang tidak kompeten.

​Bagaimana pendapat Anda mengenai lambannya tindakan Pemkot Bekasi dalam kasus ini? Tinggalkan komentar Anda dan baca terus laporan investigasi eksklusif lainnya hanya di RakyatBekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x