Makan Gaji Buta! Puluhan ASN Pemkot Bekasi Terciduk Nongkrong

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP Kota Bekasi tengah mendata sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi yang kedapatan asyik nongkrong dan makan di sebuah warung pada saat jam kerja operasional berlangsung. Razia ini merupakan bagian dari penegakan Gerakan Disiplin Nasional (GDN). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

Petugas Satpol PP Kota Bekasi tengah mendata sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi yang kedapatan asyik nongkrong dan makan di sebuah warung pada saat jam kerja operasional berlangsung. Razia ini merupakan bagian dari penegakan Gerakan Disiplin Nasional (GDN). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • ​Satpol PP Kota Bekasi menggencarkan Gerakan Disiplin Nasional (GDN) guna menertibkan aparatur negara yang keluyuran.
  • ​Sebanyak 22 ASN Pemkot Bekasi terjaring razia lantaran asyik nongkrong saat jam kerja operasional pada Selasa (14/04/2026).
  • ​Penertiban difokuskan di area strategis, menjaring 13 pegawai di Jalan Ir. H. Juanda dan 9 orang di Kantin Pemkot Bekasi.
  • ​Tahap awal sanksi berupa teguran Kepala OPD, dan ancaman penindakan tegas dari Inspektorat serta BKPSDM jika kembali membandel.

​Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi kembali menggencarkan Gerakan Disiplin Nasional (GDN) dengan menyisir aparatur sipil negara yang membandel.

Hasilnya cukup memalukan, sebanyak 22 pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terciduk asyik nongkrong di luar kantor saat jam kerja pada Selasa (14/04/2026) lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tegas ini diambil untuk menertibkan aparatur yang seolah ‘makan gaji buta’ dan abai terhadap kewajibannya sebagai pelayan masyarakat.

​Mengapa Satpol PP Kota Bekasi Merazia ASN di Jam Kerja?

​Razia pengawasan jam kerja ini merupakan implementasi langsung dari Gerakan Disiplin Nasional (GDN) di lingkungan Pemkot Bekasi. Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sudjana, telah menginstruksikan anggotanya untuk menindak tegas pegawai yang kedapatan bersantai di kantin, kafe, atau pusat perbelanjaan saat jam kerja operasional masih berlangsung.

​”Maka akan segera saya tindak. Saya akan mengerahkan anggota saya untuk melakukan penindakan ini, bekerjasama dengan Inspektorat dan BKPSDM seperti yang sebelumnya kita lakukan pada Selasa (14/04) kemarin,” kata Nesan Sudjana kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, dikutip Minggu (19/04/2026).

​Di Mana Saja Lokasi Puluhan Pegawai Pemkot Bekasi Terjaring Razia?

​Berdasarkan hasil operasi penyisiran lapangan, petugas penegak Perda tersebut berhasil menjaring total 22 orang pegawai yang masih berkeliaran di luar jam istirahat.

Razia Satpol PP Kota Bekasi terhadap ASN Pemkot Bekasi yang nongkrong saat jam kerja
Petugas Satpol PP Kota Bekasi tengah mendata sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi yang kedapatan asyik nongkrong dan makan di sebuah warung pada saat jam kerja operasional berlangsung. Razia ini merupakan bagian dari penegakan Gerakan Disiplin Nasional (GDN). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

Mengabaikan tanggung jawabnya melayani warga, puluhan oknum abdi negara ini justru asyik berkumpul di warung makan.

​Berikut rincian lokasi penangkapan puluhan ASN tersebut:

  • 13 Pegawai terjaring razia saat sedang nongkrong di area warung makan di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bekasi.
  • 9 Pegawai sisanya kepergok tengah bersantai di area Kantin Gedung Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

​”Nanti penyisiran ini berlaku juga di setiap kantor Kecamatan dan area sekitarnya ataupun Mall bagi tempat kumpulnya pegawai pada saat jam kerja,” tutur Nesan.

​Apa Sanksi Bagi ASN Pemkot Bekasi yang Sering Nongkrong?

​Sebagai langkah awal, Satpol PP Kota Bekasi masih mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif.

Para aparatur yang terjaring razia akan didata dan diserahkan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing guna diberikan sanksi atau punishment yang sesuai dengan tingkat pelanggarannya.

​Meski demikian, ancaman serius telah menanti jika para ASN ini tetap membandel. Penindakan lebih tegas siap dijatuhkan guna memberikan efek jera secara hukum kepegawaian.

​”Kemudian apabila si pelanggar ke depannya melakukan kejadian yang sama lagi, tentunya kita akan ambil alih untuk selanjutnya ditindaklanjuti ke Inspektorat dan BKPSDM. Jadi ada tahapannya,” tutup Nesan.

​Perilaku indisipliner aparatur daerah tentu sangat mencederai integritas Pemkot Bekasi di mata publik.

Kegiatan GDN ini diharapkan menjadi pembelajaran keras agar seluruh pegawai lebih taat pada aturan dan memprioritaskan pelayanan prima kepada masyarakat luas tanpa alasan apapun.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai kelakuan para oknum abdi negara ini? Sampaikan kritik dan pendapat Anda di kolom komentar di bawah.

Jangan lupa bagikan artikel ini dan baca terus update berita terkini seputar pemerintahan dan layanan publik Kota Bekasi secara eksklusif hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!
Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi
Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi
Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026
KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027
Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Sahabat MUI ‘Gedor’ DPRD Kota Bekasi: Segera Sahkan Perda Anti Penyimpangan Seksual!
TEPIS ISU MIRING! Suami Kades Lambangsari Sebut Video Viral di Lift Trik Politik Kotor Jelang Pilkades
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:49 WIB

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!

Jumat, 4 September 2026 - 20:41 WIB

Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 18:04 WIB

Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 16:37 WIB

Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026

Jumat, 4 September 2026 - 14:28 WIB

Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x