Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi perlintasan sebidang kereta api di kawasan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi berencana menghapus total empat perlintasan sebidang pasca-insiden tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur demi menjamin keselamatan pengguna jalan. (Foto: RakyatBekasi.com)

Kondisi perlintasan sebidang kereta api di kawasan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi berencana menghapus total empat perlintasan sebidang pasca-insiden tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur demi menjamin keselamatan pengguna jalan. (Foto: RakyatBekasi.com)

Poin Utama:

  • ​Pemkot Bekasi akan menutup empat titik perlintasan sebidang (Muhammad Yamin, Ampera, Bulan-bulan, dan Agus Salim) menyusul kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur.
  • ​Presiden Prabowo Subianto resmi menyetujui percepatan pembangunan Fly Over (FO) Bulak Kapal melalui skema Bantuan Presiden.
  • ​Pemerintah Pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp4 Triliun untuk membenahi 1.800 perlintasan sebidang peninggalan era kolonial Belanda di seluruh Pulau Jawa.

​Tragedi tabrakan maut antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/04/2026) malam, menjadi tamparan keras bagi kelayakan infrastruktur transportasi daerah.

Merespons insiden berdarah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan evaluasi total dan berencana menghapus seluruh perlintasan sebidang di wilayahnya. Langkah tegas ini diambil guna mencegah berulangnya kecelakaan fatal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Pemkot Bekasi Menghapus Perlintasan Sebidang?

​Keberadaan perlintasan sebidang dinilai sudah tidak relevan dengan volume lalu lintas saat ini dan melanggar Undang-Undang Perkeretapian.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa pelarangan perlintasan sebidang harus segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku, di mana jalur kereta api seharusnya memiliki fungsi tertutup dan tidak dijaga secara swadaya oleh masyarakat.

​”Karena memang untuk perlintasan sebidang di Ampera dengan Bulak Kapal ini sudah cukup membahayakan. Dan ini sering terjadi hal-hal kecelakaan ringan sampai kemudian yang berat seperti saat ini,” kata Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di RSUD Chasbullah Abdul Majid, Selasa (28/04/2026).

​Di Mana Saja Titik Perlintasan Sebidang yang Akan Ditutup di Bekasi?

​Berdasarkan data dari Pemkot Bekasi, penutupan jalur perlintasan akan difokuskan pada kawasan padat kendaraan.

Terdapat empat titik utama perlintasan sebidang di Kota Bekasi yang diproyeksikan untuk segera ditutup, yakni:

  • ​Perlintasan Jalan Muhammad Yamin
  • ​Perlintasan Ampera
  • ​Perlintasan Bulan-bulan
  • ​Perlintasan Jalan Agus Salim

​Kapan Proyek Fly Over Bulak Kapal Direalisasikan?

​Merespons evaluasi usulan dari Pemkot Bekasi dan Pemprov Jawa Barat, Pemerintah Pusat turun tangan langsung untuk mengurai benang kusut lalu lintas di perlintasan sebidang.

Presiden Prabowo Subianto memastikan percepatan realisasi Fly Over (FO) Bulak Kapal pasca-insiden tabrakan kereta tersebut.

​”Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover. Karena Bekasi ini juga padat. Dan keperluan kereta api itu sangat amat penting, sangat amat mendesak. Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden,” kata Presiden Prabowo Subianto kepada awak media di RSUD Chasbullah Abdul Majid, Selasa (28/04/2026).

​Berapa Anggaran Penanganan Perlintasan Kereta di Pulau Jawa?

​Presiden Prabowo menyoroti bahwa masalah perlintasan kereta tidak hanya terjadi di Kota Bekasi.

Terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan sebidang di seluruh penjuru Pulau Jawa yang merupakan infrastruktur usang peninggalan era kolonial Belanda.

Untuk membenahi permasalahan yang sudah dibiarkan puluhan tahun ini, Pemerintah Pusat siap menggelontorkan dana jumbo.

​Pemerintah memproyeksikan proses penanganan jalur perkeretapian di Pulau Jawa, baik melalui pembangunan pos jaga resmi maupun flyover, akan menelan anggaran mencapai Rp4 Triliun demi menjamin keselamatan masyarakat.

​Keputusan penutupan perlintasan sebidang dan percepatan proyek Fly Over Bulak Kapal diharapkan menjadi titik terang perbaikan infrastruktur di Kota Bekasi.

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur harus menjadi yang terakhir, bukan sekadar catatan kelam tanpa realisasi solusi nyata dari pemangku kebijakan.

Bagaimana tanggapan Anda terkait penutupan empat perlintasan sebidang ini? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan jangan lupa bagikan artikel ini. Pantau terus update kebijakan Pemkot Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Groundbreaking PSEL Sumurbatu Dimulai, Menkopangan Janji Gunung Sampah Lenyap 2 Tahun!
Zulhas Tegur Warga Bekasi: 80 Tahun Merdeka Masalah Sampah Belum Selesai, Mulailah Memilah!
Ketegasan Wali Kota Bekasi Berantas Pungli PKL Tuai Pujian, YAMSI Soroti Kinerja Lamban OPD
Ratusan Warga Serbu Mancing Gratis Karang Taruna Bojong Menteng, Buru Ikan Lele Raksasa 5 Kg di Rawa Pesona Laut
Penataan PKL Plaza Patriot Tuai Tantangan, Pedagang Kaki Lima Lebih Suka Kejar Keramaian
Kali Bekasi Menghitam Pekat Imbas Limbah Bogor, Sanksi Tegas KLH Menanti Pelaku Pencemaran
Groundbreaking PSEL Sumurbatu Kota Bekasi Digelar Esok, 2.000 Peserta Siap Ramaikan Gerakan K3
Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Hadir Atasi Darurat Sampah Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Groundbreaking PSEL Sumurbatu Dimulai, Menkopangan Janji Gunung Sampah Lenyap 2 Tahun!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Zulhas Tegur Warga Bekasi: 80 Tahun Merdeka Masalah Sampah Belum Selesai, Mulailah Memilah!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Ketegasan Wali Kota Bekasi Berantas Pungli PKL Tuai Pujian, YAMSI Soroti Kinerja Lamban OPD

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Ratusan Warga Serbu Mancing Gratis Karang Taruna Bojong Menteng, Buru Ikan Lele Raksasa 5 Kg di Rawa Pesona Laut

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Penataan PKL Plaza Patriot Tuai Tantangan, Pedagang Kaki Lima Lebih Suka Kejar Keramaian

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x