Zulhas Tegur Warga Bekasi: 80 Tahun Merdeka Masalah Sampah Belum Selesai, Mulailah Memilah!

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menkopangan) Zulkifli Hasan memberikan arahan menggunakan pengeras suara saat memimpin Apel Gebrek K3 jelang Groundbreaking PSN PSEL Bantargebang di Stadion Mini Ciketing Udik, Kota Bekasi, Rabu (26/08/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menkopangan) Zulkifli Hasan memberikan arahan menggunakan pengeras suara saat memimpin Apel Gebrek K3 jelang Groundbreaking PSN PSEL Bantargebang di Stadion Mini Ciketing Udik, Kota Bekasi, Rabu (26/08/2026).

  • ​Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menkopangan) Zulkifli Hasan memimpin Apel Gebrek K3 di Stadion Mini Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (26/08/2026).
  • ​Menkopangan menyerukan gerakan pemilahan sampah organik dan anorganik dari rumah oleh warga Kota Bekasi.
  • ​Pernyataan ini disampaikan menjelang Ground Breaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Sumurbatu.
  • ​Pemilahan sampah dianggap sebagai kunci utama penanganan sampah berkelanjutan, sebelum sisa sampah diolah oleh teknologi PSEL menjadi energi listrik.

​Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menkopangan) Zulkifli Hasan mendesak masyarakat Kota Bekasi untuk segera memulai gerakan pemilahan sampah.

Seruan ini disampaikan Zulkifli Hasan saat memimpin Apel Gebrek K3 di Stadion Mini Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, pada Rabu (26/08/2026).

Langkah ini krusial mengingat Kota Bekasi akan segera melaksanakan Ground Breaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di lokasi Sumurbatu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Gaya bahasa tajam dan kritis Zulkifli Hasan menyoroti keterlambatan penanganan sampah selama berpuluh-puluh tahun.

Dia mengingatkan bahwa tanpa kesadaran pemilahan dari hulu, masalah sampah tidak akan pernah terselesaikan secara tuntas.

​Apa Kata Zulkifli Hasan Tentang PSEL Kota Bekasi Jelang Ground Breaking?

​Menkopangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kehadiran pabrik Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Sumurbatu, Bantargebang, adalah solusi teknologi modern, namun kuncinya tetap ada pada kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya.

​Dia berharap implementasi PSEL ini tidak membuat warga Kota Bekasi mengabaikan pemilahan sampah domestik.

Pabrik PSEL dirancang untuk memproses sisa sampah yang tidak dapat lagi dipilah secara manual.

​Mengapa Gerakan Pilah Sampah Menjadi Kunci Menurut Menkopangan?

​Pemilahan sampah dari rumah adalah kunci mutlak untuk menyelesaikan permasalahan sampah secara permanen dan berkelanjutan di Kota Bekasi.

Zulkifli Hasan menekankan bahwa meskipun terlihat sederhana, tindakan memilah antara sampah organik dan anorganik menentukan efektivitas pengolahan.

​”Ya, memang milah sampah itu kayaknya apa sih itu, milah sampah sederhana. Tapi itu kunci kalau sampah mau selesai selama-lamanya. Jadi memilah sampah itu kata kunci. Kalau kita berhasil memilah sampah, ada organik, ada anorganik,” tegas Zulkifli Hasan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi Stadion Mini Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (26/08/2026).

​Dia lebih lanjut menguraikan bahwa dengan pemilahan, sampah memiliki nilai guna yang berbeda:

  • Sampah Organik: Dapat diolah menjadi pupuk atau uap.
  • Sampah Anorganik: Seperti plastik, dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomis.

​”Jadi kata kuncinya adalah pemilahan sampah. Sampah jangan dicampur lagi. Kalau sampah dicampur, sampai kapan pun kita enggak akan selesai. Sudah 80 tahun kita merdeka, itu nambah terus,” tuturnya.

​Bagaimana PSEL Kota Bekasi Mengubah Sisa Sampah Menjadi Listrik dan Menyerap Tenaga Kerja?

​Proyek Strategis Nasional PSEL Kota Bekasi di Sumurbatu tidak akan mematikan ekonomi sirkular yang sudah berjalan.

Sisa sampah yang tidak terpilah atau tidak bernilai daur ulang akan masuk ke pabrik PSEL untuk diproses menggunakan teknologi canggih.

​Sistem ini dirancang untuk menyerap tenaga kerja dan menghasilkan energi baru berupa listrik.

​”Jadi sampah dipilah, yang plastik bisa diambil, pemulung tetap bisa ngambil, kerja tetap bisa diambil. Yang enggak bisa nanti masuk ke pabrik yang pakai teknologi, sampah dirubah jadi udara. Jadi itu nanti juga bisa menyerap tenaga kerja dan dia juga menghasilkan listrik,” pungkasnya.

​Gerakan pilah sampah ini merupakan wujud kepedulian lingkungan yang harus didorong bersamaan dengan implementasi teknologi modern seperti PSEL Kota Bekasi.

Keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan penanganan sampah di Kota dan Kabupaten Bekasi.

​Dapatkan update berita terbaru mengenai pembangunan PSEL Kota Bekasi dan layanan publik lainnya dengan mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini].


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Solusi Relokasi PKL Jalan M Yamin: PTMP Siapkan Awning Rooftop, Exhaust Fan hingga Sewa Gratis di Pasar Baru
Dishub Usulkan Rute Baru TransBeken, DPRD Ingatkan Potensi Gesekan dengan Organda
KAWALI Desak KLH Telusuri Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Terkendala Kewenangan Penindakan
Darurat Ekologi! KAWALI Bongkar Fakta Mengerikan Pencemaran Kali Bekasi, Air Hitam Berbusa Ancaman Serius
Jalur Maut Teror Pengendara Motor: Penutup Saluran Air Sepanjang 2 Km ‘Hilang’, DBMSDA Janji Tindak Cepat
​57 Ribu Anak Kota Bekasi Telah Ikuti BIAS 2026, Kapan Giliran Buah Hati Anda?
Trans Beken Belum Juga Mengaspal, Dishub Bekasi Masih Kaji Aspek Pelayanan dan Manajerial
Terungkap! Sosok Video Viral di Lift Diduga Kades Lambangsari Pipit Haryanti dan Caleg PDIP
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:20 WIB

Solusi Relokasi PKL Jalan M Yamin: PTMP Siapkan Awning Rooftop, Exhaust Fan hingga Sewa Gratis di Pasar Baru

Jumat, 4 September 2026 - 09:11 WIB

Dishub Usulkan Rute Baru TransBeken, DPRD Ingatkan Potensi Gesekan dengan Organda

Kamis, 3 September 2026 - 14:44 WIB

KAWALI Desak KLH Telusuri Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Terkendala Kewenangan Penindakan

Kamis, 3 September 2026 - 13:56 WIB

Darurat Ekologi! KAWALI Bongkar Fakta Mengerikan Pencemaran Kali Bekasi, Air Hitam Berbusa Ancaman Serius

Kamis, 3 September 2026 - 11:19 WIB

Jalur Maut Teror Pengendara Motor: Penutup Saluran Air Sepanjang 2 Km ‘Hilang’, DBMSDA Janji Tindak Cepat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x