Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

​Poin Utama:

  • ​Pemerintah Pusat mewacanakan perubahan skema bansos menjadi transfer tunai rata-rata Rp5,4 juta per penerima berbasis Digital Single ID (AI).
  • ​Pemkot Bekasi menyambut positif langkah ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan meminimalisasi potongan di lapangan.
  • ​Dinsos Kota Bekasi masih menunggu turunan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) resmi dari Pusat.
  • ​Tercatat 586.750 jiwa masuk dalam daftar penerima bansos di Kota Bekasi (data DTSN per Oktober 2025).

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyambut positif wacana Pemerintah Pusat terkait perubahan skema penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) menjadi transfer tunai.

Rencananya, setiap penerima manfaat akan mendapatkan kucuran dana segar rata-rata sebesar Rp5,4 juta yang disalurkan melalui sistem Digital Single ID berbasis Kecerdasan Buatan (AI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perubahan skema mutakhir ini dinilai akan lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran dalam menjangkau masyarakat rentan di seluruh wilayah Kota Bekasi.

​Kapan Bansos Tunai Rp5,4 Juta Cair di Kota Bekasi?

​Dinsos Kota Bekasi saat ini masih menunggu arahan resmi serta Petunjuk Teknis (Juknis) dari Pemerintah Pusat terkait jadwal pencairan.

Skema transfer langsung ke rekening penerima ini merupakan inovasi digitalisasi layanan publik yang sedang dimatangkan secara nasional.

​”Agar Bantuan Sosial (Bansos) yang disasarkan tepat sasaran dan tepat secara manfaat. Jadi dengan adanya gagasan usulan itu, kita melihat bahwa sudah sesuai dengan program yang sedang berjalan,” kata Kepala Dinsos Kota Bekasi Robet Tua Parluhutan Siagian kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (12/06/2026).

​Menurut Robet, integrasi penyaluran bansos secara nasional melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) menjadi instrumen kunci.

Basis data tunggal ini diyakini mampu menyortir penerima bantuan pemerintah agar jatuh ke tangan yang benar-benar berhak tanpa ada celah birokrasi berbelit.

​Bagaimana Kesiapan Pemkot Bekasi Menghadapi Skema Digital Single ID?

​Secara prinsip, Pemkot Bekasi siap melakukan penyesuaian mekanisme teknis di tingkat daerah sesaat setelah regulasi payung dari pusat diterbitkan.

Penyesuaian ini mencakup sinkronisasi data daerah dengan sistem Digital Single ID agar tidak terjadi tumpang tindih penerima di setiap RT/RW.

​”Tapi kalau kami dari Dinas Sosial sih melihatnya bahwa program Pemerintah ketika itu tujuannya untuk lebih tepat sasaran, lebih tepat manfaat, sehingga masyarakat itu bisa terbantu, itu pasti sangat baik,” tegas Robet.

​Lebih lanjut, ia menekankan perlunya kehati-hatian dalam proses implementasi di lapangan. Sejalan dengan arahan Wali Kota Bekasi untuk terus memutakhirkan data warga miskin, Dinsos Kota Bekasi masih mengkaji rancangan regulasi daerah agar implementasinya sejalan dengan kewenangan pusat dan daerah.

​Berapa Jumlah Penerima Bansos di Kota Bekasi Tahun Ini?

​Berdasarkan rekapitulasi data internal Dinsos Kota Bekasi yang bersumber dari laporan DTSN Kementerian Sosial per Juni 2025, angka masyarakat yang membutuhkan intervensi bantuan sosial masih cukup tinggi.

Tercatat sebanyak 586.750 jiwa masuk dalam kategori penerima bansos (merujuk pada data Desil 1 hingga Desil 5 per Oktober 2025).

​Untuk menjamin transparansi, berikut adalah rincian sebaran penerima bantuan yang saat ini terdata di Kota Bekasi:

  • ​Program Keluarga Harapan (PKH): 75.878 jiwa.
  • ​Program Sembako (BPNT): 130.786 jiwa.
  • ​Penerima Bantuan Iuran (PBI) Kesehatan: 349.138 jiwa.

​Transformasi skema bansos menjadi transfer tunai langsung diharapkan tidak hanya meminimalisasi potensi kebocoran anggaran, tetapi juga mempercepat daya beli dan pemulihan ekonomi masyarakat kelas bawah. Pemkot Bekasi berkomitmen mengawal penuh kebijakan ini agar manfaatnya langsung dirasakan warga.

​Bagaimana pendapat Anda tentang skema baru bansos transfer tunai Rp5,4 juta ini? Jangan lupa bagikan artikel ini ke grup WhatsApp warga di lingkungan Anda dan tinggalkan opini Anda di kolom komentar untuk berdiskusi bersama pembaca setia RakyatBekasi.Com lainnya!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x