Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan keterangan pers terkait penolakan wacana Car Free Day (CFD) di kawasan obyek vital Alun-alun M. Hasibuan usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (15/06/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan keterangan pers terkait penolakan wacana Car Free Day (CFD) di kawasan obyek vital Alun-alun M. Hasibuan usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (15/06/2026).

​Poin Utama:

  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto secara resmi menolak wacana penambahan lokasi Car Free Day (CFD) di Alun-alun M. Hasibuan.
  • ​Kawasan Jalan Pramuka dinilai masuk dalam ring obyek vital yang tidak memungkinkan ditutup total untuk aktivitas massa berskala besar.
  • ​Pemkot Bekasi menganulir usulan Sekretaris Daerah dan belum pernah melakukan evaluasi kelayakan di kawasan tersebut.
  • ​Enam wilayah sedang dikaji sebagai alternatif lokasi CFD, di antaranya Bantargebang, Medansatria, dan Mustikajaya.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi secara resmi mencoret rencana penambahan titik Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Alun-alun M. Hasibuan, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Keputusan ini sekaligus menganulir wacana yang sebelumnya sempat diproyeksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menilai kawasan tersebut merupakan obyek vital yang tata ruangnya tidak memungkinkan untuk ditutup penuh bagi kegiatan keramaian di akhir pekan.

​Mengapa Pemkot Bekasi Menolak CFD di Alun-alun M. Hasibuan?

​Penolakan ini didasarkan pada pertimbangan tata letak dan keamanan lokasi yang bersinggungan langsung dengan pusat pemerintahan dan obyek vital di Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Wacana yang belakangan berkembang luas menjadi isu di tengah masyarakat ini dinilai harus segera disudahi karena tidak masuk dalam peta evaluasi kelayakan ruang publik Pemkot Bekasi.

​”Saya bilang enggak, enggak usah dibahas kembali. Karena memang menjadi sesuatu yang ketidakmungkinan, kalau kita melaksanakan CFD-nya di Alun-alun,” tegas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (15/06/2026).

​Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Bekasi ini juga menegaskan bahwa wacana itu muncul secara sepihak tanpa adanya evaluasi mendalam terlebih dahulu terkait dampak lalu lintas dan kenyamanan warga di ring sentral kota.

​”Jadi gini, untuk usulan CFD di Alun-alun mungkin itu adalah bagian usulan Pak Sekda. Tapi sampai hari ini saya juga masih bingung gitu. Karena kita tidak pernah melakukan evaluasi terkait CFD itu ada di Alun-alun,” tutur Tri.

​Di Mana Saja Alternatif Lokasi CFD Kota Bekasi yang Baru?

​Sebagai langkah solutif, kata dia, Pemkot Bekasi kini tengah membuka opsi dan melirik sejumlah kawasan strategis lainnya yang memiliki infrastruktur jalan raya memadai.

Lokasi alternatif ini difokuskan pada area komersial dan residensial besar yang mampu menampung antusiasme warga tanpa mengganggu fungsi jalan arteri utama.

​Berikut adalah sejumlah wilayah yang sedang dikaji untuk menjadi alternatif lokasi CFD baru di Kota Bekasi:

  • ​Kawasan Galaxy (Kecamatan Bekasi Selatan)
  • ​Kawasan Grand Kamala Lagoon (Kecamatan Bekasi Selatan)
  • ​Kota Harapan Indah (Kecamatan Medansatria)
  • ​Kawasan Vida (Kecamatan Mustikajaya)
  • ​Kawasan Bekasi Timur Regency / BTR (Kecamatan Mustikajaya)
  • ​Kawasan Bantargebang

​”Ya kita lihat lagi kemungkinan-kemungkinan yang lain, kalau usulan CFD itu yang lebih cocok diselenggarakan. Saya kira juga sudah ada beberapa tempat yang sudah dilakukan. Hanya memang belum dikaji lebih lanjut oleh Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

​Batalnya wacana CFD di jantung kota ini memberikan kejelasan bagi masyarakat mengenai tata ruang dan batasan wilayah vital di Kota Patriot.

Pemkot Bekasi kini dituntut untuk bergerak cepat mematangkan kajian di enam titik alternatif tersebut agar perputaran ekonomi UMKM dan ruang interaksi sosial warga saat akhir pekan dapat terus difasilitasi secara maksimal, aman, dan kondusif.

​Apakah kawasan tempat tinggal Anda termasuk dalam daftar calon lokasi CFD di atas? Yuk, sampaikan opini Anda mengenai lokasi yang paling ideal di kolom komentar dan jangan lupa bagikan artikel ini ke grup WhatsApp warga Bekasi lainnya!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x