Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan sambutan di atas podium saat menghadiri kegiatan Job Fair Career Expo 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Indonesia (UMI) Kota Bekasi, Sabtu (31/10/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan sambutan di atas podium saat menghadiri kegiatan Job Fair Career Expo 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Indonesia (UMI) Kota Bekasi, Sabtu (31/10/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

  • ​Angka Pengangguran 2026: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Bekasi pada tahun 2026 tercatat sebesar 7,33 persen atau sekitar 98.963 jiwa, turun dari posisi tahun 2025 yang berada di angka 7,89 persen.
  • ​Pertumbuhan Ekonomi: Pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi mencapai 5,39 persen, ditopang oleh pergeseran struktur ekonomi dari kota industri menuju kota jasa, perdagangan, manufaktur, dan pusat mobilitas.
  • ​Proyek Strategis & Kolaborasi: Pemkot Bekasi menggelar Job Fair Career Expo 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Indonesia (UMI) Kota Bekasi, Sabtu (31/10/2026), serta mengandalkan penyerapan SDM teknik (S1) pada proyek PSEL PT Wangneng di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
  • ​Intervensi Anggaran: Pemkot Bekasi mengalokasikan anggaran Rp 9 miliar guna memfasilitasi warga ber-KTP Kota Bekasi mengikuti program pemagangan kerja di luar negeri.

TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) di Kota Bekasi pada tahun 2026 tercatat masih menyentuh angka 7,33 persen atau setara dengan 98.963 jiwa.

Merespons tantangan penyediaan lapangan kerja tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengakselerasi kepastian perizinan investasi serta kolaborasi perguruan tinggi guna memperluas daya serap tenaga kerja lokal.

Langkah strategis ini ditegaskan Tri saat menghadiri Job Fair Career Expo 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Indonesia (UMI) Kota Bekasi, Sabtu (31/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Strategi Wali Kota Bekasi Menekan Angka Pengangguran Terbuka Tahun 2026

​Persoalan ketenagakerjaan di wilayah penyangga ibu kota masih menjadi pekerjaan rumah yang menuntut terobosan konkret dari Pemkot Bekasi.

Meski secara persentase menunjukkan tren penurunan, jumlah absolut pencari kerja yang hampir menyentuh angka 99 ribu jiwa mengharuskan sinergi lintas perangkat daerah, mulai dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi hingga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi.

​Mengapa Wali Kota Bekasi Mengandalkan Sektor Investasi dan Job Fair Kampus untuk Menekan Pengangguran?

​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengandalkan kemudahan perizinan investasi dan kolaborasi bersama perguruan tinggi serta vendor perusahaan agar pembukaan lapangan kerja baru dapat langsung menjangkau lulusan muda maupun masyarakat pencari kerja di Kota Bekasi.

​Selain menggandeng kalangan akademisi dalam penyelenggaraan bursa kerja (job fair), Pemkot Bekasi memfokuskan reformasi birokrasi perizinan untuk memberikan jaminan kepastian hukum bagi para penanam modal.

​”Ya jadi tentu di samping kita mengajak kampus, kita juga mengajak para vendor yang kemudian hari ini terus membuka lapangan pekerjaan. Strategi berikutnya adalah kita mempermudah proses perizinan. Memberikan kepastian kepada para investor untuk membuka lapangan pekerjaan di Kota Bekasi,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Universitas Muhammadiyah Indonesia (UMI) Kota Bekasi, melalui pelaksanaan Job Fair Career Expo 2026, Sabtu (31/10/2026).

​Bagaimana Dampak Investasi Proyek PSEL Sumurbatu Bantargebang terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal?

​Dampak masuknya investasi berskala besar seperti proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, secara langsung menciptakan peluang serapan tenaga kerja berjenjang, mulai dari pekerja operasional hingga lulusan sarjana (S1) bidang teknik.

​Tri menilai bahwa tingginya minat investor menanamkan modal di Kota Bekasi berbanding lurus dengan kewajiban industri dalam menyerap sumber daya manusia (SDM) lokal begitu operasional perusahaan berjalan.

​”Jadi mereka berkegiatan, pada saat itu juga tentu ada lapangan pekerjaan yang bisa diserap. Ya contoh misalnya seperti PT Wangneng (perusahaan pengelola PSEL Sumurbatu) kan itu cukup banyak juga yang akan kemudian nanti terserap secara industri lowongan pekerjaan disana,” jelasnya.

​Kebutuhan SDM pada proyek strategis tersebut juga menuntut kualifikasi keilmuan spesifik dari lulusan perguruan tinggi maupun masyarakat yang menguasai keahlian teknikal.

​”Karena memang ada stratanya. Bukan saja sebagai pekerja kasar saja yang dibutuhkan. Tetapi juga yang memiliki basic kemampuan keilmuan. Karena dari bidang yang diperlukan seperti tenaga S1 yang latar belakangnya teknik. Nanti untuk mengoperasionalkan PSEL,” katanya.

​Bagaimana Tren Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Bekasi pada Tahun 2026?

​Tren perekonomian Kota Bekasi pada tahun 2026 tumbuh positif di angka 5,39 persen yang beriringan dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 0,56 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.

​Berikut rincian indikator makro ekonomi dan ketenagakerjaan Pemkot Bekasi:

  • ​Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2025: 7,89 persen.
  • ​Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2026: 7,33 persen (setara 98.963 jiwa).
  • ​Target Awal Penurunan TPT: 7,03 persen hingga 6,9 persen.
  • ​Pertumbuhan Ekonomi Kota Bekasi 2026: 5,39 persen.
  • ​Anggaran Program Magang Luar Negeri: Rp 9 miliar (khusus warga ber-KTP Kota Bekasi).

​Tri optimistis iklim investasi yang kondusif akan terus menopang ketahanan ekonomi sekaligus mempercepat pemerataan kesejahteraan warga.

​”Tingkat pertumbuhan ekonomi kita saat ini mencapai 5,39 persen. Hal ini menjadi sesuatu yang menarik karena didukung oleh sektor manufaktur, mobilitas, dan pusat kegiatan, yang tidak hanya menumbuhkan ekonomi, tetapi juga mendorong pemerataan di masyarakat,” sambungnya.

​Kendati realisasi penurunan TPT ke angka 7,33 persen belum menyentuh target ambisius di bawah 7 persen, capaian tersebut dinilai menjadi modal penting berkat sinergi lima unsur pembangunan.

​”Meskipun target awal kita adalah menurunkan hingga 7,03 atau 6,9 persen pencapaian ini tetap patut diperhitungkan. Kolaborasi Pentahelix dan Program Anggaran Pemerintah mendorong kolaborasi dimana seluruh pihak turut bekerja sama,” tuturnya.

​Apa Program Pemkot Bekasi untuk Pencari Kerja di Tengah Pergeseran Menuju Kota Jasa dan Perdagangan?

​Pemkot Bekasi mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp 9 miliar guna memfasilitasi warga ber-KTP Kota Bekasi mengikuti program pemagangan di luar negeri sekaligus merespons transformasi struktur ekonomi daerah dari kota industri menjadi kota jasa dan perdagangan.

​Pergeseran lanskap ekonomi ini menuntut pencari kerja di Kota Bekasi memiliki daya saing global dan sertifikasi keahlian yang relevan dengan industri modern.

​”Sejak tahun lalu, Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 9 Miliar khusus untuk memfasilitasi dan memberikan kesempatan bagi para pencari kerja ber-KTP Kota Bekasi agar dapat berkiprah melalui program pemagangan diluar negeri,” katanya.

​Keberhasilan menekan angka pengangguran di bawah 7 persen kini bergantung pada konsistensi Pemkot Bekasi dalam mengawal realisasi komitmen investor di lapangan, sehingga kemudahan perizinan benar-benar berdampak nyata pada berkurangnya 98.963 warga yang masih mencari pekerjaan.

​Bagaimana pandangan Anda terkait langkah Pemkot Bekasi mengatasi pengangguran melalui proyek investasi dan magang luar negeri?

Bagikan artikel ini, tuliskan pendapat Anda di kolom komentar, serta baca berita terkait lainnya di RakyatBekasi.Com. Jangan lupa ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini agar selalu mendapatkan pembaruan informasi terkini seputar Kota dan Kabupaten Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x