Sejarah Jalan Ki Mangun Sarkoro di Bekasi: Menteri Pendidikan yang Bersahaja

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANG MENTERI BERSAHAJA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sepanjang Jalan Ki Mangun Sarkoro, yang melintang strategis melintasi RS Mekarsari dan Kantor Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Jalan protokol ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Pahlawan Nasional Ki Sarmidi Mangunsarkoro, orator Kongres Pemuda sekaligus Menteri Pendidikan RI (1949-1950) yang dikenal merakyat dengan ciri khas bersarungnya. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

SANG MENTERI BERSAHAJA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sepanjang Jalan Ki Mangun Sarkoro, yang melintang strategis melintasi RS Mekarsari dan Kantor Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Jalan protokol ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Pahlawan Nasional Ki Sarmidi Mangunsarkoro, orator Kongres Pemuda sekaligus Menteri Pendidikan RI (1949-1950) yang dikenal merakyat dengan ciri khas bersarungnya. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

  • ​Lokasi Ikonik: Jalan Ki Mangun Sarkoro melintang strategis di dekat RS Mekarsari dan di depan Kantor Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
  • ​Orator Pemuda: Merupakan salah satu orator utama yang menyuarakan gagasan nasionalisme pada Kongres Pemuda I dan II.
  • ​Penerus Taman Siswa: Penerus langsung perjuangan Ki Hajar Dewantara, yang turut dimakamkan bersebelahan di Kompleks Pemakaman Taman Siswa, Yogyakarta.
  • ​Peletak Dasar Hukum: Mengesahkan Undang-Undang Pendidikan pertama saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan RI (1949–1950).

Seniman Kemerdekaan asal Kota Bekasi, Zenza TekSas, kembali merilis naskah sejarah terbarunya pada Minggu (19/07/2026).

Tulisan ini mengupas memori di balik penamaan Jalan Ki Mangun Sarkoro yang terletak di depan Kantor Kecamatan Bekasi Timur.

Pahlawan Nasional tersebut ternyata bukan sekadar orator pergerakan, melainkan sosok menteri bersahaja peletak fondasi pendidikan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Siapa Sebenarnya Ki Mangun Sarkoro di Balik Nama Jalan Bekasi?

​Jika Anda sering melintas di wilayah Kota Bekasi, tepatnya di sekitar RS Mekarsari dan di depan Kantor Kecamatan Bekasi Timur, keberadaan papan Jalan Ki Mangun Sarkoro tentu sudah tidak asing lagi. Jalan protokol ini menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga di jantung timur Bekasi.

​”Nama yang terpampang di papan jalan itu bukan sekadar penanda lokasi, melainkan penghormatan bagi sosok besar yang mewariskan napas pendidikan dan nasionalisme di tanah air,” kata Zenza TekSas kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (19/07/2026).

​Lahir di Surakarta pada 23 Mei 1904, Ki Sarmidi Mangunsarkoro (Ki Mangun Sarkoro) adalah Pahlawan Nasional yang mendarmabaktikan seluruh hidupnya secara total untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sejak era kolonialisme.

​Bagaimana Peran Ki Mangun Sarkoro di Kongres Pemuda dan Taman Siswa?

​Jika kita menarik garis sejarah ke belakang, tokoh bangsa ini berdiri tegak sebagai tokoh kunci di balik layar pergerakan pemuda Indonesia.

Ia sukses menjadi salah satu orator utama dalam perhelatan Kongres Pemuda I dan II, membawa gagasan nasionalisme murni yang menyatukan semangat kemerdekaan.

​Bagi dunia pendidikan, perannya amat fundamental karena ia merupakan penerus langsung perjuangan Ki Hajar Dewantara.

Ia bahkan dipercaya mengemban amanah berat sebagai Ketua Umum Majelis Luhur Taman Siswa.

​Kedekatan kedua tokoh sentral pendidikan ini melampaui ikatan seperjuangan. Setelah Ki Mangun Sarkoro wafat pada 8 Juni 1957, ia dimakamkan tepat di sebelah pusara Ki Hajar Dewantara di Kompleks Pemakaman Taman Siswa, Yogyakarta.

​Apa Saja Kiprah Menginspirasi Ki Mangun Sarkoro Saat Menjadi Menteri?

​Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada beliau pada tahun 2011.

Penghargaan tersebut diberikan atas deretan kiprah dan pengabdian tulusnya bagi negara, di antaranya:

  • ​Menteri Pendidikan yang Bersahaja: Saat memimpin Kementerian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan RI (1949–1950), ia menolak segala bentuk kemewahan. Ia justru sering tampil merakyat, bahkan tak jarang bersarung dan memakai peci saat menjalankan tugas kenegaraan.
  • ​Peletak Dasar Undang-Undang: Beliau adalah sosok sentral yang menyusun dan mengesahkan Undang-Undang Pendidikan pertama pada masa awal kemerdekaan.
  • ​Inisiator Kampus Seni: Menjadi motor penggerak utama berdirinya institusi bergengsi Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) di Yogyakarta.

​Kini, saat Anda melewati hiruk-pikuk Jalan Ki Mangun Sarkoro di Kecamatan Bekasi Timur, ada baiknya Anda menepi sejenak dalam ingatan.

Nama yang menghiasi jalan tersebut adalah milik pejuang yang meletakkan fondasi kuat tentang bagaimana seharusnya anak bangsa dididik serta dibentuk karakternya.

​Apakah Anda sering melintasi jalan raya ini atau baru menyadari kebesaran sejarah di baliknya? Mari sampaikan opini serta pengalaman Anda di kolom komentar!

Bagikan artikel penuh inspirasi ini ke media sosial Anda dan ikuti terus penelusuran sejarah lokal karya Zenza TekSas eksklusif di RakyatBekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x