Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis.

Infografis.

  • Koordinator Forkads menyerukan pentingnya aksi Tobat Ekologis untuk mengatasi darurat sampah di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi.
  • Krisis lingkungan dan eksploitasi alam dinilai sebagai bentuk kerusakan nyata (mafsadah) yang dilarang keras oleh agama.
  • Seruan ini menggabungkan pesan universal Paus Fransiskus dan nilai teologis Islam terkait keseimbangan alam.
  • Pemkot Bekasi dan warga didorong untuk menghentikan gaya hidup konsumtif yang membebani kapasitas ekologis bumi.

Koordinator Forum Koalisi Aktivis untuk Darurat Sampah (Forkads), Syahrul E Dasopang, menegaskan perlunya gerakan moral untuk merespons krisis lingkungan di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi.

Melalui refleksi mendalam, ia menyerukan kesadaran lintas agama dalam menjaga kelestarian alam demi mencegah bencana ekologis yang lebih besar.

Urgensi Tobat Ekologis Hadapi Darurat Sampah Bekasi

Gerakan penyelamatan lingkungan tidak hanya sebatas langkah teknis dari Pemkot Bekasi, melainkan membutuhkan pertaubatan moral dari seluruh elemen masyarakat. Kerusakan lingkungan saat ini dinilai sudah berada di ambang batas toleransi akibat eksploitasi berlebihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Krisis ekologis yang menyebabkan ancaman kehidupan manusia, merupakan mafsadah (kerusakan) dan bahkan menuju kebinasaan (tahlukah) yang tak terbantahkan,” kata Syahrul E Dasopang kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (24/07/2026).

Menurut Syahrul, membiarkan diri berpangku tangan menuju kebinasaan adalah sebuah larangan yang sangat nyata dari Sang Pencipta.

Oleh karena itu, kata dia, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta seluruh pemangku kebijakan dituntut merumuskan regulasi yang menjauhkan masyarakat dari ancaman kerusakan ekosistem.

Ajaran Islam tentang Tobat Ekologis

Tobat atau taubat suatu sikap dan perbuatan yang mengakui kesalahan terhadap Allah dan berusaha mengubah perilaku sesuai dengan aturan Allah. Perbuatan ini sangat dicintai-Nya.

Surat Az-Zumar Ayat 53

۞ قُلْ يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Artinya: Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Surat Al-Maidah ayat 39

فَمَن تَابَ مِنۢ بَعْدِ ظُلْمِهِۦ وَأَصْلَحَ فَإِنَّ ٱللَّهَ يَتُوبُ عَلَيْهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Artinya: “Maka barangsiapa bertaubat sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” 

Surat Al- Baqarah ayat 222:

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya: Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

Perbuatan tobat ini merupakan perintah utama dari Allah.

Surat At-Tahrim Ayat 8

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,

Dan perkara taubat inilah yang menyelamatkan Adam dari kemurkaan Allah atas kelengahannya mengikuti bisikan setan. Jadi sejak fase awal-awal nenek moyang umat manusia, sudah berkaitan dengan perkara tobat. Maka tidak beralasan jika seruan tobat ini harus tetap digaungkan, demi kemaslahatan manusia itu sendiri.

Surat Al-Baqarah Ayat 37

فَتَلَقَّىٰٓ ءَادَمُ مِن رَّبِّهِۦ كَلِمَٰتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

Artinya: Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Apa Titik Temu Ajaran Islam dan Seruan Paus Fransiskus?

Ajaran Islam dan pandangan mendiang Paus Fransiskus memiliki titik temu filosofis (kalimatun sawa’) dalam melihat kelestarian alam sebagai anugerah Tuhan yang wajib dijaga bersama.

Syahrul menyoroti bagaimana ensiklik Laudato Si’ (2015) menyatukan isu krisis lingkungan dan jeritan ketidakadilan sosial dalam satu tarikan napas pembelaan.

Syahrul menggarisbawahi pesan puitis nan menggetarkan dari Bapa Suci umat Katolik tersebut sebagai pengingat bagi warga dunia. Sentuhan teologis ini terasa sangat universal dan senapas dengan ajaran Islam.

“Alam semesta terbentang dalam Tuhan, yang mengisinya sepenuhnya. Oleh karena itu, ada makna mistis yang dapat ditemukan dalam sehelai daun, di jalan setapak gunung, di setetes embun, di wajah orang miskin. Berdiri terpesona di hadapan gunung, kita tidak dapat memisahkan pengalaman ini dari Tuhan,” kutip Syahrul dari seruan Paus Fransiskus.

Bagaimana Dampak Konsumerisme terhadap Lingkungan Hidup?

Gaya hidup konsumtif yang berlebihan menjadi motor penggerak utama hancurnya neraca keseimbangan alam hari ini.

Sikap konsumerisme ini mendorong perilaku eksploitasi sumber daya alam secara masif demi memenuhi kebutuhan pasar yang tidak pernah terpuaskan.

Al-Quran melalui Surat Al-A’raf ayat 31 dan Surat Ar-Rahman secara tegas melarang tindakan eksploitasi yang melampaui batas kewajaran.

Alam pada dasarnya diciptakan dalam kadar yang sangat seimbang, saling mencukupi, dan saling menopang kebutuhan seluruh makhluk.

Syahrul menutup refleksinya dengan menegaskan bahwa aksi tobat ekologis bukan sekadar rutinitas spiritual, melainkan jalan nyata keselamatan bagi umat manusia dari ancaman kebinasaan.

Tindakan merawat bumi harus selalu selaras dengan izin Sang Pemilik alam semesta, agar harmoni kehidupan tetap terjaga.

Mari tingkatkan kepedulian Anda terhadap kelestarian lingkungan di sekitar kita. Bagikan artikel ini untuk menyebarkan semangat pertaubatan lingkungan, dan terus baca RakyatBekasi.Com untuk mengikuti pembaruan berita seputar kebijakan pengelolaan sampah di Kota dan Kabupaten Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fabel Syahrul E Dasopang: Sindir Keras Negara dan Oligarki
Hari Kesaktian 7 Oktober 2023: Tonggak Kebangunan Global Islam Saat Ini
Awas! Ketidakpastian Hukum Jadi Tameng Abadi Para Oligarki
Arab Saudi Serang Houthi, Monarki Teluk Terancam Runtuh?
Geopolitik Iran vs RI: Kuasai Hormuz, Lepas Selat Malaka?
Kritik Tajam Syahrul E Dasopang: Nasib Indonesia Tergantung Kualitas Umat Islam
​Refleksi 81 Tahun Republik Indonesia: Menakar Arti Merdeka di Era Modern
Tajam! Sistem Pemerintahan Indonesia Tak Layak Dipertahankan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:02 WIB

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:40 WIB

Fabel Syahrul E Dasopang: Sindir Keras Negara dan Oligarki

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:42 WIB

Hari Kesaktian 7 Oktober 2023: Tonggak Kebangunan Global Islam Saat Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Awas! Ketidakpastian Hukum Jadi Tameng Abadi Para Oligarki

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:22 WIB

Arab Saudi Serang Houthi, Monarki Teluk Terancam Runtuh?

Berita Terbaru

Infografis.

Opini

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Jul 2026 - 04:02 WIB

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x