Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah ibu-ibu yang menjadi korban dugaan penipuan sembako murah di Bekasi memperlihatkan bukti berkas laporan polisi kepada awak media di depan SPKT Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (24/07/2026). (Foto: Istimewa)

Sejumlah ibu-ibu yang menjadi korban dugaan penipuan sembako murah di Bekasi memperlihatkan bukti berkas laporan polisi kepada awak media di depan SPKT Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (24/07/2026). (Foto: Istimewa)

  • Lokasi Kejadian: Wilayah Pengasinan, dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota.
  • Terduga Pelaku: Seorang perempuan berinisial NJ (29).
  • Modus: Menjual kebutuhan pokok (minyak goreng, beras, gula jauh di bawah harga pasar.
  • Kerugian: Belasan warga menjadi korban dengan taksiran kerugian mencapai miliaran rupiah.

​Belasan warga Pengasinan, Kota Bekasi, menjadi korban dugaan penipuan berkedok penjualan sembako murah.

Kasus yang diduga kuat didalangi oleh seorang perempuan berinisial NJ (29) ini telah resmi dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota pada Jumat (24/07/2026).

Total kerugian yang dialami para korban diprediksi mencapai angka miliaran rupiah akibat tergiur harga miring.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Modus Licik Penipuan Sembako Murah di Bekasi Terbongkar

​Kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan ini mulai menemui titik terang setelah tiga dari belasan korban memberanikan diri membuat laporan polisi.

Mayoritas korban merupakan tetangga pelaku dan orang-orang terdekat yang termakan promosi via status WhatsApp.

​“Dari data sementara, jumlah korban diduga lebih dari 10 orang dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” kata Wesley Sitohang selaku Kuasa Hukum Korban kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (24/07/2026).

​Mengapa Korban Mudah Tergiur Penawaran NJ?

​Korban mudah tergiur karena NJ menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang terlampau jauh dari standar pasaran. Diketahui, transaksi ini sudah masif berlangsung sejak Mei 2026.

​“Terlapor menawarkan minyak goreng Sunco, beras, dan gula dengan harga jauh di bawah pasaran. Karena harganya lebih murah, para korban tertarik membeli,” tambahnya.

​Sebagai contoh, satu karton minyak goreng merek Sunco hanya dibanderol Rp210 ribu, jauh di bawah harga normal pasar yang menembus Rp250 ribu. Kondisi ekonomi membuat para korban melihat peluang bisnis.

​“Selisih harga itu membuat para korban tergiur karena mereka masih bisa menjual kembali dan memperoleh keuntungan,” kata Wesley.

​Bagaimana Modus Operandi Pelaku Mengelabui Korban?

​Pelaku sengaja membangun kepercayaan di awal dengan mengirimkan pesanan secara lancar tanpa hambatan.

Strategi ini sukses mencuci otak korban sehingga mereka berani melipatgandakan nilai transaksi pada pesanan berikutnya.

​“Empat kali pengiriman berjalan lancar. Namun saat memasuki transaksi berikutnya, barang yang sudah dibayar tidak lagi dikirim. Alasannya bermacam-macam, mulai dari PO pabrik belum turun hingga kendaraan pengangkut rusak,” ungkapnya.

​Testimoni keberhasilan transaksi awal inilah yang menyebar dari mulut ke mulut di kawasan Pengasinan. Getok tular ini menciptakan reaksi berantai yang menjaring lebih banyak warga.

​“Karena sebelumnya ada yang sudah menerima barang, korban yang percaya kemudian mengajak orang lain ikut membeli hingga akhirnya turut menjadi korban,” ujarnya.

​Berapa Total Kerugian Akibat Penipuan Sembako Ini?

​Total kerugian ditaksir akan terus membengkak seiring dengan bertambahnya warga yang menyadari diri mereka tertipu.

Dari tiga korban pelapor pertama saja, angka kerugian finansial telah menyentuh angka Rp400 juta. Sementara korban lain yang belum melapor diestimasikan rugi hingga Rp1 miliar.

​”Rata-rata kerugian yang dialami setiap korban berkisar Rp100 juta. Bahkan, ada korban yang mengaku kehilangan dana hingga Rp200 juta,” jelasnya.

​Kini, tim kuasa hukum mendesak penyidik Polres Metro Bekasi Kota untuk bergerak cepat mengusut tuntas perkara ini dan segera memanggil terlapor NJ.

​”Awalnya transaksi berjalan lancar dan menguntungkan. Namun, iming-iming sembako dengan harga jauh di bawah pasaran itu diduga berujung menjadi modus penipuan yang menjerat belasan warga. Para korban yang semula memperoleh barang sesuai pesanan akhirnya harus menanggung kerugian yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” pungkasnya.

​Pihak kepolisian masih terus mendalami laporan dan mengumpulkan bukti-bukti terkait sindikat penipuan berkedok sembako murah ini.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan barang kebutuhan pokok yang dijual dengan harga tidak wajar.

​Bagikan informasi penting ini ke grup WhatsApp RT/RW dan keluarga Anda agar tidak ada lagi korban yang terjerat. Simak terus RakyatBekasi.com untuk mendapatkan update terbaru seputar penanganan kasus hukum ini!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Threads: Keluhan KTP Pemkot Bekasi Direspons Wali Kota Tri Adhianto, Warga Justru Buktikan Kecepatan Aplikasi e-Open
BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?
JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat
Peran Strategis BUMD Jadi Mesin Pendapatan di Era Efisiensi Fiskal Daerah
Sempat Viral Gegara Curam, Pemkot Bekasi Paksa Pengelola JPO Tol Bekasi Barat Pasang Anak Tangga
Bidik Potensi Aset Rp83 Triliun, Pemkot Bekasi dan BPN Integrasikan Data Pertanahan Guna Dongkrak PAD
PJJ Resmi Dicabut! Wali Kota Bekasi Wajibkan Seluruh Sekolah Tatap Muka Mulai Besok
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Angkat Bicara Soal Nasib 3.442 PPPK Penuh Waktu 2027
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:00 WIB

Viral di Threads: Keluhan KTP Pemkot Bekasi Direspons Wali Kota Tri Adhianto, Warga Justru Buktikan Kecepatan Aplikasi e-Open

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?

Kamis, 10 September 2026 - 14:55 WIB

JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat

Kamis, 10 September 2026 - 14:31 WIB

Peran Strategis BUMD Jadi Mesin Pendapatan di Era Efisiensi Fiskal Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 18:59 WIB

Bidik Potensi Aset Rp83 Triliun, Pemkot Bekasi dan BPN Integrasikan Data Pertanahan Guna Dongkrak PAD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x