- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jabodetabek Connected dengan Pemprov DKI Jakarta.
- Penandatanganan kesepakatan aglomerasi berlangsung di Paviliun Raden Saleh, Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (30/07/2026).
- Fokus utama kolaborasi adalah sinkronisasi pembangunan fisik yang sejalan dengan kelestarian eksistensi Budaya Betawi.
- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Nadih Arifin, hadir mewakili Pemkot Bekasi dalam perumusan kebijakan tersebut.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi secara resmi menyepakati kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beserta empat kota penyangga lainnya dalam program Jabodetabek Connected.
Mengusung semangat “Nyambungin Kota, Nyambungin Budaya”, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini disahkan di Paviliun Raden Saleh, Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/07/2026).
Langkah konkret ini menjadi pijakan vital bagi kawasan penyangga untuk memastikan laju pembangunan infrastruktur tidak menggerus identitas kebudayaan lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kolaborasi Strategis Pemkot Bekasi dalam Aglomerasi Jabodetabek
Mengapa Aglomerasi Jabodetabek Penting bagi Pemkot Bekasi?
Integrasi kawasan aglomerasi sangat krusial karena pembangunan masif sebuah kota kerap berpotensi mengikis akar kebudayaan masyarakatnya.
Daerah penyangga seperti Kota Bekasi dan Depok memiliki irisan budaya Betawi yang sangat kental dan tak terpisahkan dari ekosistem kultural DKI Jakarta.
”Jakarta memerlukan aglomerasi, dan aglomerasi juga memerlukan Jakarta,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno kepada awak media di Paviliun Raden Saleh, Jakarta Pusat, Kamis (30/07/2026).
Rano Karno menegaskan bahwa pelestarian ekosistem budaya menuntut sinergi aktif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk komitmen penuh dari Pemkot Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dalam merawat warisan budaya secara berkelanjutan.
”Kita ingin sekali mengembangkan konsep besar ini. Tentu kerja sama ini saya harapkan tidak sekadar tanda tangan di atas kertas, ada sesuatu yang harus segera kita desain,” tegasnya.
Apa Target Program Jabodetabek Connected pada 2027?
Menjelang peringatan HUT ke-500 Kota Jakarta pada 2027 mendatang, Pemprov DKI Jakarta tengah menyusun serangkaian kalender acara berskala masif.
Demi menyukseskan perayaan monumental tersebut, dukungan serta keterlibatan langsung dari wilayah-wilayah aglomerasi menjadi elemen kunci yang tidak bisa diabaikan.
”Jakarta memerlukan aglomerasi, dan aglomerasi juga memerlukan Jakarta,” tegas Rano.
Lebih lanjut, Rano menjelaskan bahwa jajaran pemerintah daerah lintas wilayah kini memikul tugas khusus untuk segera menggodok rancangan program kolaboratif yang terukur dan saling menguntungkan.
”Mudah-mudahan ikhtiar bersama ini bisa mengangkat ekosistem budaya Betawi khususnya agar tetap adaptif, inklusif dan berkelanjutan,” harapnya.
Bagaimana Peran Disparbud Kota Bekasi dalam Kesepakatan Ini?
Penguatan identitas kultural merupakan poin sentral dari pakta integritas aglomerasi ini.
Delegasi Pemkot Bekasi diwakili langsung oleh Kepala Disparbud Kota Bekasi, Nadih Arifin, untuk memastikan bahwa kebudayaan Kota Patriot tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari narasi besar kemajuan kawasan Jabodetabek.
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Miftahulloh Tamary, menekankan bahwa Jakarta dan wilayah aglomerasi merupakan satu kesatuan kawasan yang saling terhubung secara kultural.
Menjelang usia lima abad Jakarta, kemajuan metropolitan harus berjalan beriringan dengan penguatan muruah budaya lokal.
”Hari ini kami melanjutkan program Jabodetabek Connected yang telah dimulai sejak 2025, sebagai langkah nyata kolaborasi antardaerah,” tandasnya.
Sinergi lintas wilayah aglomerasi ini diharapkan mampu menghadirkan wajah pembangunan yang seimbang—maju secara infrastruktur, namun tetap kokoh menjaga identitas kebudayaannya.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai keterlibatan Pemkot Bekasi dalam integrasi Jabodetabek Connected ini? Tinggalkan opini Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar lebih banyak warga Bekasi yang terinformasi!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







