- Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi memberikan ultimatum keras kepada pihak swasta pengelola Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Stasiun Kranji di Jalan I Gusti Ngurah Rai.
- Fasilitas JPO dinilai sudah tidak memadai dengan sarana prasarana penunjang yang kurang dan akses yang membahayakan karena berdekatan langsung dengan kabel utilitas.
- Kontrak pengelolaan swasta tersebut akan habis pada awal Maret tahun 2027 mendatang, dan perpanjangan kontrak hanya diberikan jika dilakukan perbaikan total dan penataan ulang.
- Pemkot Bekasi memprioritaskan perbaikan JPO yang sudah tua ini demi keselamatan dan kenyamanan ribuan pejalan kaki setiap harinya di area Bekasi Barat.
DBMSDA KOTA BEKASI memberikan konsekuensi kepada pihak swasta pengelola Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Stasiun Kranji, Jalan I Gusti Ngurah Rai, agar segera melakukan peremajaan.
Ultimatum ini diberikan akibat sarana prasarana yang tidak memadai dan akses yang berdekatan langsung dengan kabel utilitas.
Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto menegaskan, kontrak pengelolaan JPO swasta tersebut akan habis pada awal Maret tahun 2027 mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Evaluasi Menyeluruh DBMSDA Kota Bekasi Terhadap JPO Stasiun Kranji
Mengapa DBMSDA Kota Bekasi Beri Syarat Perbaikan Ketat untuk Kontrak JPO Stasiun Kranji?
DBMSDA Kota Bekasi memutuskan untuk memberikan kesempatan perpanjangan kontrak JPO Stasiun Kranji kepada pengelola swasta, namun dengan catatan wajib melakukan perbaikan total dan penataan ulang.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keselamatan pejalan kaki di area padat tersebut, mengingat usia sarana vital ini sudah cukup tua setelah dibangun beberapa dekade lalu.
”Kita kasih perpanjang tapi minta digeser sama dirapihkan, atau ditata ulang secara struktural bangunannya,” kata Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (11/09/2026).
DBMSDA memprioritaskan perbaikan JPO Kranji karena fungsi vitalnya yang menjadi akses utama bagi masyarakat Bekasi Barat menuju Stasiun Kranji dan sebaliknya, melewati jalan raya yang sibuk.
Kerusakan sarana dan prasarana penunjang yang dibiarkan, terutama dengan jarak tiang pancang yang terlalu dekat dengan kabel utilitas, dapat membahayakan ribuan pejalan kaki setiap harinya.
“Pokoknya kita prinsipnya, kita kasih perpanjang, tapi dengan catatan diperbaiki dan disesuaikan ulang secara desain pedestrian kita,” tegas Idi.
Upaya penataan ulang struktural secara menyeluruh ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan publik dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan kaki di area padat lalu lintas.
Apa Saja Masalah Struktural pada JPO Stasiun Kranji yang Mendesak Diperbaiki?
Perbaikan yang diminta DBMSDA mencakup aspek struktural yang krusial, mengingat usia JPO yang sudah tua setelah dibangun beberapa dekade lalu.
Masalah utama yang harus segera diselesaikan meliputi kaki-kaki tiang pancang yang tidak sesuai dengan jalur pedestrian dan membahayakan akses penjalan kaki. Komunikasi intensif sedang dilakukan dengan investor pengelola untuk perbaikan skala prioritas.
”Sudah cukup tua itu secara struktural bangunannya. Kita lagi komunikasi lagi ini dengan investornya, agar segera dilakukan perbaikan secara skala prioritas,” katanya.
Bagaimana Syarat Penataan Ulang yang Diminta Pemkot Bekasi?
Pemkot Bekasi, dalam hal ini DBMSDA, meminta penataan total mulai dari pondasi hingga penyesuaian desain dengan jalur pejalan kaki, serta memindahkan kaki JPO agar tidak bersentuhan dengan kabel utilitas yang ada di Jalan I Gusti Ngurah Rai.
Penataan ulang struktural harus dilakukan secara menyeluruh dan disesuaikan dengan standar pedestrian yang lebih baik.
”Iya kita pinta ditata ulang lah intinya. Agar juga di geser itu kaki kak tiang pancangnya, dan supaya engga kena juga sama kabel utilitas dan turut disesuaikan secara desain ulangnya,” pungkas Idi.
Komunikasi antara Pemkot Bekasi dan pihak pengelola JPO Stasiun Kranji sedang berlangsung untuk memastikan tindak lanjut ultimatum ini demi keselamatan dan kenyamanan publik.
Dapatkan informasi terupdate mengenai perkembangan kota dan kabupaten Bekasi dengan mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini].
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















