- Diana Wahyu Widyanti resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi yang baru.
- Rotasi ini tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI KEP-IV-10122/C/07/2026 tertanggal 29 Juli 2026.
- Mantan Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari, mendapat tugas baru sebagai Asdatun Kejati Jawa Barat.
- Perombakan besar-besaran ini melibatkan mutasi 9 Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah Jawa Barat.
Gerbong mutasi di tubuh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) kembali bergerak cepat. Di wilayah Jawa Barat, kepemimpinan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi resmi berganti. Diana Wahyu Widyanti, sosok srikandi hukum sarat pengalaman, kini ditunjuk memegang tongkat komando menggantikan Sulvia Triana Hapsari.
Rekam Jejak Diana Wahyu Widyanti, Kajari Kota Bekasi yang Baru
Mengawali karier sejak tahun 2000 di Kejari Purwodadi, Diana bukanlah nama baru di lingkungan Korps Adhyaksa. Srikandi hukum kelahiran Wonosobo, 9 April ini, memiliki reputasi sebagai pekerja keras yang kenyang pengalaman di berbagai medan pengabdian.
Sebelum kembali menginjakkan kaki dan bertugas di Kota Bekasi, rekam jejak kariernya membentang luas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia pernah ditugaskan di wilayah Buntok, Cikarang, Karawang, Jakarta Pusat, Bangka Belitung, hingga Pesawaran.
Ia juga sempat menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon. Posisi strategis terakhir yang ia emban adalah Kepala Bagian Umum pada Biro Kepegawaian Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin) Kejagung RI.
Mengapa Kejagung Merotasi 9 Kajari di Jawa Barat?
Perombakan besar-besaran ini merupakan langkah taktis penyegaran struktural dan optimalisasi penegakan hukum di daerah.
Keputusan Jaksa Agung Nomor 879 Tahun 2026 dan KEP-IV-10122/C/07/2026 tertanggal 29 Juli 2026 tidak hanya merotasi pucuk pimpinan Kejari Kota Bekasi.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat total sembilan Kepala Kejaksaan Negeri di Jawa Barat yang mengalami pergantian formasi.
Rotasi tersebut menyentuh sejumlah wilayah penting, antara lain:
- Kota Bekasi dan Kabupaten Cirebon
- Purwakarta dan Cimahi
- Kota Bogor dan Kota Banjar
- Cianjur, Ciamis, hingga Kabupaten Tasikmalaya.
Selain tingkat kabupaten/kota, Kepala Kejati Jawa Barat Dr. Sutikno turut mendapat penugasan baru di luar provinsi.
Sementara itu, pejabat lama Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari, kini dipercaya menduduki kursi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) pada Kejati Jawa Barat.
(Baca juga: Serba-serbi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi)
Apa Dampak Pergantian Kajari bagi Penegakan Hukum di Kota Bekasi?
Kini, warga Kota Bekasi menaruh harapan besar di pundak sang Kajari baru. Publik mendambakan hadirnya penegakan hukum yang tajam ke atas dan humanis ke bawah.
Dengan portofolio pengalaman yang matang di berbagai karakteristik wilayah, langkah tegas Diana Wahyu Widyanti sangat dinantikan.
Eksekusi percepatan penanganan kasus, komitmen pemberantasan tindak pidana korupsi, serta optimalisasi keadilan hukum bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Bekasi menjadi indikator utama keberhasilannya kelak.
Publik tentu akan mencermati gebrakan apa yang akan dibawa oleh formasi pimpinan baru di tubuh Kejari Kota Bekasi dalam waktu dekat.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai pergantian pimpinan hukum di Kota Bekasi ini? Jangan lewatkan kabar terbaru seputar hukum, pemerintahan, dan layanan publik hanya di RakyatBekasi.com. Bagikan artikel ini dan sampaikan opini Anda di kolom komentar!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







