Menakar Isu Nepotisme Calon Sekda Kota Bekasi, YAMSI Bela Keras Adik Ipar Tri Adhianto

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 02:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

  • ​Ketua Dewan Pengawas YAMSI, Ricky Tambunan, mendukung Muhammad Solikhin sebagai calon Sekda Kota Bekasi untuk menggantikan Junaedi.
  • ​Solikhin dinilai memiliki rekam jejak mumpuni selama hampir tiga dasawarsa mengabdi di Pemkot Bekasi, termasuk di DBMSDA Kota Bekasi.
  • ​YAMSI menepis isu nepotisme, menegaskan bahwa status kekerabatan tidak melanggar aturan kepegawaian maupun konstitusi.
  • ​Kehadiran Solikhin justru diyakini mampu menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan dan menjauhkan Wali Kota Bekasi dari jerat hukum.

BURSA PEMILIHAN CALON SEKRETARIS DAERAH (SEKDA) KOTA BEKASI pengganti Junaedi terus menuai sorotan publik. Munculnya nama Muhammad Solikhin, yang merupakan adik ipar dari Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, memicu perdebatan hangat terkait isu nepotisme.

Meski demikian, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Marhaen Sejahtera Indonesia (YAMSI), Ricky Tambunan, pasang badan dan menegaskan pencalonan tersebut murni berbasis profesionalisme serta rekam jejak yang bersih.

​Dinamika Pemilihan Calon Sekda Kota Bekasi di Tengah Pusaran Isu Nepotisme

​Mengapa Muhammad Solikhin Dinilai Layak Menjadi Sekda Kota Bekasi?

​Muhammad Solikhin dinilai sebagai sosok birokrat yang jujur, mumpuni, dan memiliki dedikasi tinggi untuk memajukan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penilaian ini didasarkan pada perjalanan karirnya yang terbilang matang selama mengabdi di lingkungan Pemkot Bekasi.

​”Ketika Malaikat bertanya kepada saya, siapa calon Sekda Kota Bekasi ke depan menggantikan Junaedi, dengan tangkas saya akan menjawab, namanya Muhammad Solikhin,” kata Ricky Tambunan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (18/09/2026).

​Sepak terjang Solikhin tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia telah membuktikan kapasitasnya saat menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi.

Pengabdiannya selama hampir tiga dasawarsa sebagai aparatur negara menjadi modal kuat untuk memimpin roda birokrasi.

​Apakah Status Adik Ipar Wali Kota Bekasi Melanggar Aturan?

​Secara regulasi dan administratif, tidak ada aturan hukum atau konstitusi yang dilanggar oleh Solikhin. Ia telah melewati serangkaian seleksi dari tim penilai secara objektif.

Mengaitkan pencalonannya semata-mata dengan status sebagai adik ipar Tri Adhianto dinilai sebagai pandangan yang tidak adil.

​”Apa pula salahnya, jika dia adalah sang adik ipar, Muhammad Solikhin bersedia membantu sang kakak ipar, Tri Adhianto untuk menggapai prestasi di Kota Bekasi, dan juga untuk melayani Masyarakat,” tegas Ricky.

​Lebih lanjut, Ricky mempertanyakan tudingan nepotisme yang kerap disematkan. Menurutnya, jika tujuannya adalah membangun Kota Metropolitan yang rapi, indah, dan bebas dari praktik korupsi, hal tersebut justru sejalan dengan amanat UUD 1945 dan nilai-nilai Pancasila.

​Apa Dampak Positif Kolaborasi Kekerabatan di Pemkot Bekasi?

​Alih-alih menjadi celah penyalahgunaan wewenang, hubungan kekerabatan ini justru dinilai bisa menjadi benteng pertahanan integritas.

YAMSI meyakini bahwa kehadiran adik ipar di posisi strategis mampu menjadi pengingat yang efektif bagi kepala daerah.

​Berikut adalah beberapa argumen YAMSI terkait dampak positif tersebut:

  • Pengawasan Moral: Anggota keluarga dinilai akan lebih peduli untuk menjaga nama baik satu sama lain dari godaan korupsi.
  • Sinergi Pembangunan: Komunikasi birokrasi antara Wali Kota Bekasi dan Sekda bisa berjalan lebih terbuka dan transparan.
  • Mencegah Sejarah Kelam: Solikhin dapat melindungi dan menuntun langkah Wali Kota Bekasi agar tidak terjerembab pada kasus hukum.

​”Apakah tidak lebih baik dan berguna serta bermartabat jika Sang ipar dilindungi, dijaga dan dituntun, agar supaya sang Ipar yang Wali Kota Bekasi itu, tidak lagi seperti pejabat-pejabat sebelumnya yang terjerembab dan berurusan dengan hukum karena ditangkap KPK, Jaksa dan Polisi,” pungkas Ricky.

Kontestasi kursi Sekda Kota Bekasi kini berada di tahap krusial. Publik tentu menanti keputusan terbaik yang mampu membawa tata kelola Pemkot Bekasi ke arah yang lebih maju, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan warga.

​Jangan lewatkan perkembangan terbaru seputar pemerintahan dan politik Kota Bekasi. Bagikan artikel ini, berikan komentar Anda, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi, Makota Sesalkan Bau Sampah Kini Ditambah Busuknya Kasus Korupsi
Detiya Agus Sandi Bidik Kursi Ketua Karang Taruna Rawalumbu, Bawa Visi Besar Berdayakan Pemuda Bekasi
Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?
Kejagung RI Sita Dokumen Dividen Korupsi KSO PT Migas, Kepala Bapenda Kota Bekasi Bilang Begini
Tanggul Masih Bolong-Bolong, Pemkot Bekasi Kebut Usulan Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi ke Pusat di 2027
Ancaman Banjir Mengintai, Pemkot Bekasi Kebut Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi dan Minta Intervensi Pusat
Babak Baru Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi dan Foster Oil
4 Calon Sekda Kota Bekasi Lolos Seleksi, Tri Adhianto Patok Syarat Wajib ‘Panglima ASN’
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 02:53 WIB

Menakar Isu Nepotisme Calon Sekda Kota Bekasi, YAMSI Bela Keras Adik Ipar Tri Adhianto

Jumat, 18 September 2026 - 00:53 WIB

Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi, Makota Sesalkan Bau Sampah Kini Ditambah Busuknya Kasus Korupsi

Jumat, 18 September 2026 - 00:43 WIB

Detiya Agus Sandi Bidik Kursi Ketua Karang Taruna Rawalumbu, Bawa Visi Besar Berdayakan Pemuda Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 23:32 WIB

Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?

Kamis, 17 September 2026 - 19:17 WIB

Tanggul Masih Bolong-Bolong, Pemkot Bekasi Kebut Usulan Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi ke Pusat di 2027

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x