Ancam Ambil Paksa Barang di Pasar Jatiasih, Vendor PT MSA Ultimatum Pj Wali Kota Bekasi 3×24 Jam

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Sejumlah vendor terkait pengerjaan pembangunan Pasar Jatiasih mendatangi kantor Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad pada Rabu (19/06/2024).

Kedatangan mereka ingin bertemu Pj Gani untuk mengadukan nasib mereka yang belum dibayarkan oleh PT Mukti Sarana Abadi (MSA) sebagai pengelola Pasar Baru Jatiasih.

[irp posts=”11226″ ]

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sempat adu mulut antara perwakilan vendor dengan staf bagian di Kantor Pj Wali Kota Bekasi.

Para vendor terus memaksa bertemu dengan orang nomor satu di Kota Bekasi tersebut.

Meski sudah diberitahu bahwa Pj Wali Kota Bekasi sedang tidak berada di ruangannya karena ada tugas luar, tetapi mereka tetap memaksa dipertemukan dengan perwakilan Pj Walikota Bekasi.

Akhirnya, mereka pun hanya diterima oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagperin) Kota Bekasi Robert Siagian di ruangannya.

[irp posts=”10158″ ]

View this post on Instagram

A post shared by Bung Ewox (@bung.ewox)

Kepada Robert, perwakilan vendor tersebut mengultimatum agar dipertemukan dengan Pj Wali Kota Bekasi selama 3×24 jam terhitung sejak kedatangan mereka hari ini.

“Kami kasih waktu 3×24 jam agar pak Pj Wali Kota Bekasi menerima kami. Kalau tidak kami akan mengambil paksa barang-barang kami yang ada di Pasar Jatiasih,” ucap perwakilan vendor dari PT Sahabat Mitra Jaya Paskah Ria pada awak media, Rabu (19/06/2024).

Paskah Ria menyampaikan kepada Kadisdagperin Kota Bekasi Robert Siagian bahwa selama ini surat-surat permohonan audiensi dengan Wali Kota Bekasi tidak pernah direspon.

“Sudah 7 kali kami menyampaikan surat ke Pemkot Bekasi untuk minta audiensi dengan Wali Kota Bekasi sejak jaman Pak Tri sampai sekarang pun belum digubris,” ujarnya.

Ria menyebut total yang belum dibayarkan dari vendor-vendor tersebut senilai Rp10 miliar lebih.

[irp posts=”11501″ ]

Sementara itu Kadisdagperin Kota Bekasi Robert Siagian mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan ultimatum tersebut kepada Pj Wali Kota Bekasi untuk bertemu dengan vendor-vendor ini dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan ini yang terkait persoalan Pasar Jatiasih kita bisa selesaikan secara komprehensip,” janji Robert usai menemui para vendor.

Ketika ditanyakan mengenai sikap Pemkot Bekasi yang seolah lemah dan tidak tegas terhadap PT MSA dibandingkan dengan pengelola pasar tradisional lainnya seperti Pasar Pondok Gede, Pasar Kranji, Pasar Bantar Gebang.

Robert mengatakan Pemkot Bekasi akan tetap bersikap tegas pada kesepakatan perjanjian semua pasar.

[irp posts=”11446″ ]

Maka dari itu, kata dia, pihaknya akan terus melakukan evaluasi pada Pasar Jatiasih terutama semua penyelesaian persoalannya.

“Kita bukannya tidak bersikap tegas (terhadap Pasar Jatiasih). Makanya kita terus lakukan evaluasi pada mereka (PT MSA),” ucapnya berkelit tanpa mengatakan batas waktu evaluasinya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadapi Risiko Kebakaran saat Kemarau, Disdamkarmat Bekasi Perkuat Cadangan Air
Pimpin Jabar Pemuda Non-perokok, Wali Kota Bekasi Waswas Soal Vape
Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara
Kecelakaan Maut di Jatiasih: Truk Semen Hantam Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam
Hasut Pedagang di Masjid, Dirut PTMP Polisikan Provokator Pedagang Pasar Baru Bekasi
Pencemaran Kali Bekasi Mereda, DLH Pastikan Air Kembali Bening
Waspada El Nino, Disdamkarmat Bekasi Larang Warga Bakar Sampah di Lahan Kosong
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hadapi Risiko Kebakaran saat Kemarau, Disdamkarmat Bekasi Perkuat Cadangan Air

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Pimpin Jabar Pemuda Non-perokok, Wali Kota Bekasi Waswas Soal Vape

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Kecelakaan Maut di Jatiasih: Truk Semen Hantam Pohon, Sopir Tewas Terjepit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam

Berita Terbaru

Ilustrasi

Politik

Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:17 WIB

PELOPOR DAKWAH NUSANTARA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Sunan Gresik, tak jauh dari kawasan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Minggu (09/08/2026). Penamaan jalan protokol ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik), sesepuh Walisongo perintis pondok pesantren pertama di Nusantara yang sukses menyebarkan Islam melalui pendekatan sosial kemasyarakatan, ekonomi, dan pendidikan pada awal abad ke-15 Masehi. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Bekasi

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x