Bahayakan Pejalan Kaki, Halte Sultan Kota Bekasi Makan Jalur Pedestrian

- Jurnalis

Kamis, 25 Januari 2024 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halte Bis.

Halte Bis.

KOTA BEKASI – Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengungkapkan alasan dibalik pembangunan Halte modern di wilayahnya. Namun sayangnya, halte bernuansa modern yang menggunakan APBD Perubahan Kota Bekasi 2023 ini turut memakan dari jalur ruang pedestrian.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Zeno Bachtiar menyatakan, beberapa titik Halte tersebut yang turut memakan jalur pedestarian antara lain ialah melihat dari animo pergerakan lalulintas.

Terutama jika melihat potensi ramainya penumpang yang hendak mobilisasi di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di beberapa titik karena bangkitan lalu lintas disitu menunjukkan bangkitan tarikan terbesar, mau tidak mau (bagi halte yang memakan jalur pedestarian dibangun di sekitar lokasi),” ucap Zeno saat dijumpai di Gedung Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Rabu (24/01/2024) Kemarin.

Meski pembangunan halte tersebut turut berdampak karena memakan sebagian jalur pedestarian. Akan tetapi, kata dia, tidak seutuhnya dari bangunan halte itu menghilangkan jalur pedestarian.

“Tapi kita tetap mengeliminir (tidak menghilangkan) sejauh mungkin terganggunya pedestrian. Kalau teman-teman lihat di beberapa lokasi halte, pedestriannya tetap terjaga dan dapat berfungsi,” ujarnya

Zeno juga menyebut bahwa biaya anggaran pembangunan Halte bersifat transparansi. Hal itu bisa dilihat dari anggaran revitalisasi Halte yang sudah dipublikasikan melalui website LPSE.

“Anggaran semuanya terpublish, tidak ada yang tertutupi dengan hal tersebut. Rp133 juta sampai Rp175 juta untuk revitalisasi Halte itu semua terbuka,” jelasnya

Karena, kata dia pembangunan halte sendiri juga beragam dari sisi anggarannya. Tidak serta-merta senilai di angka Rp800 Juta, tetapi beragam dari sesuai volume dan kebutuhan dari dimensi yang diperlukan.

“Ini yang paling penting, transparansi anggaran, akuntabilitas dan pertanggungjawaban anggaran sangat penting bagi kami. Saya pun selaku Kadishub pasti mempertanggungjawabkan anggaran itu,” paparnya.

Berdasarkan penelusuran jurnalis rakyatbekasi, salah satu halte modern yang turut memakan jalur pedestarian yakni Halte yang berada di Jalan Chairil Anwar depan SMPN 2 Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur.

Dimana, keadaan di sekitar lokasi halte cukup strategis, karena berdekatan langsung dengan sekolah.

Namun sayangnya, tidak tersisa ruang sedikitpun bagi para pejalan kaki.

Bilamana hendak melintas atau memasuki halte, maka pejalan kaki mesti masuk terlebih dahulu ke jalur kendaraan yang mana hal itu dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi mereka kaum disabilitas. (DAP)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x