Poin Utama:
- Pemerintah Pusat mewacanakan perubahan skema bansos menjadi transfer tunai rata-rata Rp5,4 juta per penerima berbasis Digital Single ID (AI).
- Pemkot Bekasi menyambut positif langkah ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan meminimalisasi potongan di lapangan.
- Dinsos Kota Bekasi masih menunggu turunan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) resmi dari Pusat.
- Tercatat 586.750 jiwa masuk dalam daftar penerima bansos di Kota Bekasi (data DTSN per Oktober 2025).
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyambut positif wacana Pemerintah Pusat terkait perubahan skema penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) menjadi transfer tunai.
Rencananya, setiap penerima manfaat akan mendapatkan kucuran dana segar rata-rata sebesar Rp5,4 juta yang disalurkan melalui sistem Digital Single ID berbasis Kecerdasan Buatan (AI).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perubahan skema mutakhir ini dinilai akan lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran dalam menjangkau masyarakat rentan di seluruh wilayah Kota Bekasi.
Kapan Bansos Tunai Rp5,4 Juta Cair di Kota Bekasi?
Dinsos Kota Bekasi saat ini masih menunggu arahan resmi serta Petunjuk Teknis (Juknis) dari Pemerintah Pusat terkait jadwal pencairan.
Skema transfer langsung ke rekening penerima ini merupakan inovasi digitalisasi layanan publik yang sedang dimatangkan secara nasional.
”Agar Bantuan Sosial (Bansos) yang disasarkan tepat sasaran dan tepat secara manfaat. Jadi dengan adanya gagasan usulan itu, kita melihat bahwa sudah sesuai dengan program yang sedang berjalan,” kata Kepala Dinsos Kota Bekasi Robet Tua Parluhutan Siagian kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (12/06/2026).
Menurut Robet, integrasi penyaluran bansos secara nasional melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) menjadi instrumen kunci.
Basis data tunggal ini diyakini mampu menyortir penerima bantuan pemerintah agar jatuh ke tangan yang benar-benar berhak tanpa ada celah birokrasi berbelit.
Bagaimana Kesiapan Pemkot Bekasi Menghadapi Skema Digital Single ID?
Secara prinsip, Pemkot Bekasi siap melakukan penyesuaian mekanisme teknis di tingkat daerah sesaat setelah regulasi payung dari pusat diterbitkan.
Penyesuaian ini mencakup sinkronisasi data daerah dengan sistem Digital Single ID agar tidak terjadi tumpang tindih penerima di setiap RT/RW.
”Tapi kalau kami dari Dinas Sosial sih melihatnya bahwa program Pemerintah ketika itu tujuannya untuk lebih tepat sasaran, lebih tepat manfaat, sehingga masyarakat itu bisa terbantu, itu pasti sangat baik,” tegas Robet.
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya kehati-hatian dalam proses implementasi di lapangan. Sejalan dengan arahan Wali Kota Bekasi untuk terus memutakhirkan data warga miskin, Dinsos Kota Bekasi masih mengkaji rancangan regulasi daerah agar implementasinya sejalan dengan kewenangan pusat dan daerah.
Berapa Jumlah Penerima Bansos di Kota Bekasi Tahun Ini?
Berdasarkan rekapitulasi data internal Dinsos Kota Bekasi yang bersumber dari laporan DTSN Kementerian Sosial per Juni 2025, angka masyarakat yang membutuhkan intervensi bantuan sosial masih cukup tinggi.
Tercatat sebanyak 586.750 jiwa masuk dalam kategori penerima bansos (merujuk pada data Desil 1 hingga Desil 5 per Oktober 2025).
Untuk menjamin transparansi, berikut adalah rincian sebaran penerima bantuan yang saat ini terdata di Kota Bekasi:
- Program Keluarga Harapan (PKH): 75.878 jiwa.
- Program Sembako (BPNT): 130.786 jiwa.
- Penerima Bantuan Iuran (PBI) Kesehatan: 349.138 jiwa.
Transformasi skema bansos menjadi transfer tunai langsung diharapkan tidak hanya meminimalisasi potensi kebocoran anggaran, tetapi juga mempercepat daya beli dan pemulihan ekonomi masyarakat kelas bawah. Pemkot Bekasi berkomitmen mengawal penuh kebijakan ini agar manfaatnya langsung dirasakan warga.
Bagaimana pendapat Anda tentang skema baru bansos transfer tunai Rp5,4 juta ini? Jangan lupa bagikan artikel ini ke grup WhatsApp warga di lingkungan Anda dan tinggalkan opini Anda di kolom komentar untuk berdiskusi bersama pembaca setia RakyatBekasi.Com lainnya!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







