Bau Pungli di Pelatihan KMD, 292 Guru se-Kota Bekasi Dicekek Rp2 Juta

- Jurnalis

Senin, 15 Juli 2024 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dr. Uu Saeful Mikdar, MM. saat memberikan sambutan sekaligus  membuka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), di Sumedang Jawa Barat, Senin, (20/05/2024).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dr. Uu Saeful Mikdar, MM. saat memberikan sambutan sekaligus membuka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), di Sumedang Jawa Barat, Senin, (20/05/2024).

KOTA BEKASI – Penyelenggaraan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) bagi guru-guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang berlangsung selama 70 jam dalam 6 hari, dari tanggal 20-25 Mei 2024, bertempat di Cicadas Camping Ground, Sumedang, diduga berbau pungutan liar (Pungli).

Pasalnya, awalnya KMD tidak ada dalam rencana kegiatan sekolah melainkan yang ada kegiatan orientasi Kepala Sekolah dengan menggunakan anggaran BOS sebesar Rp1,5 juta.

[irp posts=”12194″]

Mengetahui hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar menerbitkan surat bernomor 400.3/5250.disdik.set tertanggal 26 April 2024 yang ditujukan kepada Kepala Paud se-Kota Bekasi, Kepala SD Negeri/Swasta se-Kota Bekasi dan Kepala SMP Negeri/Swasta se-Kota Bekasi yang kesemuanya diwajibkan untuk menjadi peserta KMD.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, Disdik Kota Bekasi secara non formal melakukan pungli dengan meminta uang pendaftaran KMD dengan kamuflase ‘Investasi Pelatihan’ sebesar Rp2 juta per peserta yang kemudian disetorkan melalui transfer ke Bank Jabar Banten atas nama Yanty Susanty dengan nomor rekening 0023760691100 (Bendahara Pusdiklatcab Kota Bekasi).

Ada dugaan kuat bahwa Kadisdik dan Kepala Pusdiklat Pramuka Kota Bekasi melakukan rekayasa anggaran BOS untuk kegiatan KMD.

“Disdik Kota Bekasi secara lisan meminta agar pihak sekolah merubah anggaran Rp1,5 juta yang diperuntukkan kegiatan orientasi menjadi Rp2 juta untuk KMD,” ucap Ketua Titah Rakyat Muhamad Ali kepada rakyatbekasi, Senin (15/07/2024).

[irp posts=”11604″]

Pungutan sebesar Rp2 juta untuk kegiatan KMD sangat jelas terlihat modus operandi punglinya. Padahal dengan biaya Rp1 juta per peserta sudah lebih dari cukup untuk melaksanakan KMD dan tidak perlu ke luar kota.

“Parahnya lagi, Cicadas Camping Ground, Sumedang itu diduga kuat milik Kepala Dinas Pendidikan Uu Saeful Mikdar yang juga diketahui bakal mencalonkan diri pada Pilkada Kota Bekasi 2024,” tuturnya.

Sebanyak 292 peserta mengikuti KMD gelombang I yang bertempat di Cicadas Camping Ground, Sumedang dari tanggal 20-25 Mei 2024 yang terdiri dari 232 peserta dari pangkalan SD dan 60 peserta dari pangkalan SMP.

Sementara itu KMD gelombang II digelar juga di Cicadas Camping Ground, Sumedang pada 3-6 Juni 2024 dengan estimasi 300 peserta.

“Pungli yang terkumpul pada KMD gelombang I sekira Rp584 juta. Sedangkan untuk KMD gelombang II belum diketahui secara pasti jumlah pesertanya, yang jelas pelaksanaan KMD gelombang II lebih singkat padahal materinya sama,” bebernya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x