Buntut Ricuhnya Musda VII, KNPI Jawa Barat Terbitkan SK Karteker DPD KNPI Kota Bekasi

- Jurnalis

Minggu, 5 Januari 2025 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian terlihat sangat lelah dengan jalannya Musda VII KNPI Kota Bekasi yang skorsing berkali-kali karena ricuh, Senin (23/12/2024).

Petugas kepolisian terlihat sangat lelah dengan jalannya Musda VII KNPI Kota Bekasi yang skorsing berkali-kali karena ricuh, Senin (23/12/2024).

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang Pembekuan DPD KNPI Kota Bekasi dan Pembentukan Kepengurusan Karteker DPD KNPI Provinsi Kota Bekasi.

Keputusan ini diambil dengan sejumlah pertimbangan, termasuk habisnya periodesasi kepengurusan DPD KNPI Kota Bekasi dan pelaksanaan Musda KNPI Kota Bekasi yang kerap ricuh.

DPD KNPI Jawa Barat memandang perlu untuk mengambil langkah-langkah organisasi dengan melakukan tindakan terhadap DPD KNPI Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, dikeluarkanlah keputusan tentang pembentukan Kepengurusan Karteker DPD KNPI Kota Bekasi, yang diketuai oleh Teguh Panjireza Rosrendra dan Yogi Kurniawan.

Wakil Ketua Angkatan Muda Kabah, Farhan Rizamawan, sangat menyayangkan pembekuan kepengurusan KNPI Kota Bekasi.

Ia merasa ini adalah kegagalan kepemimpinan Mardani Ahmad sebagai ketua yang tidak mampu melaksanakan Musda KNPI dengan baik.

“Mardani gagal. Dan ini menjadi preseden buruk buat pemuda Kota Bekasi. Dalam sejarah kepemimpinan KNPI di Kota Bekasi, kepemimpinan Mardani yang terburuk. Sehingga bisa dikarteker seperti ini,” tegas Farhan, yang juga merupakan Ketua Bidang PK KNPI Bekasi Timur.

SK Karteker DPD KNPI Kota Bekasi.

Farhan juga mempertanyakan dana hibah sebesar Rp 500 juta yang diperoleh KNPI Kota Bekasi pada periode kepemimpinan Mardani Ahmad.

“Padahal pelaksanaan Musda sudah menggunakan dana hibah. Mendapat anggaran Rp 500 juta tapi malah dikarteker. Ini kejadian yang memalukan dalam sejarah KNPI di Kota Bekasi,” tuturnya.

Ia berharap Kejaksaan Negeri Kota Bekasi memeriksa penggunaan dana hibah KNPI Kota Bekasi.

“Pada pelaporan LPJ pada Pleno Musda KNPI Kota Bekasi kemarin juga tidak dibacakan secara gamblang dan terang tentang penggunaan dana hibah tersebut. Kejaksaan harus memeriksa penggunaan dana hibah yang diterima KNPI Kota Bekasi pada masa kepemimpinan Mardani,” ungkapnya.

Farhan menambahkan bahwa pembekuan oleh DPD KNPI Jabar juga merupakan bukti gagalnya OC dan SC dalam menggelar acara.

“Dikartekernya oleh DPD KNPI Jabar juga bukti gagalnya OC dan SC menggelar acara,” tutupnya.

Dengan adanya pembekuan ini, diharapkan kepengurusan Karteker DPD KNPI Kota Bekasi dapat segera menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa perubahan positif bagi organisasi pemuda di Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x