Dinkes Kota Bekasi Nyatakan 7 Calhaj Tidak Istithaah Kesehatan pada Musim Haji 2026

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini.

Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini.

Poin Utama:

  • Total Jemaah: Sekitar 4.400 Calon Jemaah Haji (Calhaj) terdaftar di Kota Bekasi untuk tahun 2026.
  • Gagal Berangkat: 7 orang dinyatakan tidak istithaah (tidak layak kesehatan).
  • Kloter Pertama: Kota Bekasi ditunjuk sebagai kloter pembuka dari Embarkasi Jakarta Bekasi.
  • Syarat Mutlak: Istithaah kesehatan menjadi penentu utama pelunasan dan keberangkatan.

​Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengonfirmasi bahwa tujuh dari total 4.400 Calon Jemaah Haji (Calhaj) asal Kota Bekasi dinyatakan tidak istithaah atau tidak memenuhi syarat kesehatan untuk keberangkatan musim haji tahun 2026.

Kegagalan tes kesehatan ini membuat ketujuh jemaah tersebut harus menunda keberangkatannya ke Tanah Suci.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa 7 Calhaj Kota Bekasi Gagal Berangkat?

​Penyebab utama kegagalan pemberangkatan tujuh Calhaj tersebut adalah kondisi medis yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan fisik yang berat. Berdasarkan hasil serangkaian cek kesehatan (Medical Check-Up) yang ketat, kondisi mereka dinilai berisiko tinggi jika dipaksakan berangkat tahun ini.

​”Dengan dari data itu, ada yang tidak Isthitaah itu ada 7 Calhaj. Lantaran memang dari sisi kesehatannya tidak layak untuk pergi berhaji,” kata Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, dikutip Minggu (01/02/2026).

​Satia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi keselamatan jemaah itu sendiri, mengingat ibadah haji memerlukan ketahanan fisik yang prima.

​Bagaimana Nasib Jemaah yang Tidak Lolos Kesehatan?

​Pihak Dinkes Kota Bekasi memastikan bahwa kesempatan untuk berhaji tidak tertutup sepenuhnya. Para jemaah yang dinyatakan tidak istithaah tahun ini diberikan pendampingan dan arahan medis agar dapat memulihkan kondisi kesehatannya untuk musim haji berikutnya.

​”Kalau memang tahun depan hasilnya Cek Kesehatan mereka sudah bagus mereka baru bisa pergi berhaji, mudah-mudahan sudah bisa mengikuti,” jelas Satia.

​Kapan Kloter Pertama Kota Bekasi Diberangkatkan?

​Kementerian Haji dan Umrah (sebelumnya di bawah Kemenag) telah menetapkan Kota Bekasi sebagai prioritas pemberangkatan. Hal ini menuntut kesiapan fisik yang lebih awal bagi para jemaah.

​”Karena waktu tidak lama lagi operasional keberangkatan akan segera dimulai. Apalagi Kota Bekasi ini ditunjuk sebagai kloter pertama pemberangkatan dari Embarkasi Jakarta Bekasi untuk Jawa Barat,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bekasi, Rian Fauzi, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Embarkasi Jakarta Bekasi, Bekasi Selatan, Minggu (25/01/2026).

​Apa Imbauan Resmi Terkait Persiapan Fisik?

​Mengingat haji adalah ibadah fisik (Arafah, Sai, Tawaf), Kementerian Haji dan Umrah Kota Bekasi bersama Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (FK.KBHU) menekankan pentingnya olahraga rutin. Kegiatan seperti jalan sehat dan senam jantung yang digelar pekan lalu di area Car Free Day Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, menjadi salah satu bentuk simulasi ketahanan fisik.

​Rian Fauzi menambahkan bahwa tahun 2026 menjadi sejarah baru karena penyelenggaraan haji dikelola oleh kementerian mandiri. Pihaknya bertekad menjaga kualitas layanan agar jemaah tidak hanya sukses secara ritual, tetapi juga mampu menjaga kemabruran haji setibanya di tanah air.

​”Terutama bukan hanya sukses ritual hajinya, tetapi kami mencoba berusaha untuk menjaga kemabrurannya setelah kepulangan dari tanah suci, ini yang paling berat,” pungkas Rian.

​Dengan sisa waktu yang ada menjelang keberangkatan, seluruh Calhaj Kota Bekasi diimbau untuk disiplin menjaga pola makan dan istirahat. Pemkot Bekasi berkomitmen memantau kesehatan jemaah hingga hari keberangkatan tiba.

Punya pertanyaan seputar layanan haji atau kesehatan di Kota Bekasi? Sampaikan keluhan atau pertanyaan Anda melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi di 112!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Uji Lab Keluar: Kali Bekasi Sah Tercemar Berat dari Hulu Bogor
Rapor Merah CKG: 3.334 Warga Kota Bekasi Tercatat Perokok Aktif
AkustikMU: Strategi Dakwah Kultural Muhammadiyah Kota Bekasi
Miris! Baru Saja Ditata Pemkot Bekasi, Taman Tarum Bhagasasi jadi Sasaran Vandalisme
Warisan Ridwan Kamil Mulai Ditata Ulang, Taman Tarum Bhagasasi Kini Dipercantik
Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan di SDN 4 Perwira Bekasi Utara Dikecam
Nasib 300 Pedagang Relokasi: Disperkimtan Kebut Rencana Awning Rooftop Pasar Baru Bekasi
Banpres Rp200 Miliar Dipastikan Cair, Kontruksi Flyover Bulak Kapal Dimulai September 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:01 WIB

Hasil Uji Lab Keluar: Kali Bekasi Sah Tercemar Berat dari Hulu Bogor

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:30 WIB

Rapor Merah CKG: 3.334 Warga Kota Bekasi Tercatat Perokok Aktif

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:57 WIB

AkustikMU: Strategi Dakwah Kultural Muhammadiyah Kota Bekasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51 WIB

Miris! Baru Saja Ditata Pemkot Bekasi, Taman Tarum Bhagasasi jadi Sasaran Vandalisme

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:05 WIB

Warisan Ridwan Kamil Mulai Ditata Ulang, Taman Tarum Bhagasasi Kini Dipercantik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x