Fraksi PAN Pembangunan Kritik Rencana Transportasi Bekasi: ‘Bukan Tambal Sulam, Butuh Lompatan Digital’

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Fraksi PAN Pembangunan DPRD Kota Bekasi menilai Rencana Pembangunan Daerah (RPD) belum berani dan mendesak adanya transformasi total menuju sistem transportasi cerdas (smart mobility) yang terintegrasi.

Kritik tajam dilayangkan oleh Fraksi PAN Pembangunan DPRD Kota Bekasi terhadap arah kebijakan transportasi yang dinilai masih bersifat konvensional.

Fraksi ini mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk melakukan lompatan sistemik dengan mengadopsi modernisasi transportasi digital, alih-alih hanya melakukan perbaikan parsial atau “tambal sulam”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekomendasi ini disampaikan sebagai catatan kritis terhadap Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Bekasi Tahun 2024-2026 yang dianggap belum mencerminkan keberanian dalam mentransformasi sistem transportasi publik secara fundamental.

Kritik Terhadap Rencana yang Dianggap Stagnan

Juru Bicara Fraksi PAN Pembangunan, Nawal Husni, menyatakan bahwa Kota Bekasi membutuhkan sebuah terobosan, bukan sekadar melanjutkan kebijakan yang sudah ada. Menurutnya, dokumen perencanaan yang ada belum menyentuh akar masalah transportasi di kota patriot.

“Dokumen perencanaan masih berkutat pada perbaikan jalan dan peningkatan armada transportasi tanpa menyentuh inti permasalahan,” ucap Nawal melalui keterangan resminya, Kamis (07/08/2025).

Ia menyoroti tiga masalah utama yang terabaikan: tingginya ketergantungan pada kendaraan pribadi, tingkat kenyamanan transportasi umum yang rendah, dan tidak adanya integrasi digital antar moda transportasi.

Absennya Roadmap Menuju Smart Mobility

Fraksi PAN Pembangunan secara spesifik menyoroti tidak adanya roadmap (peta jalan) yang jelas untuk pengembangan sistem transportasi cerdas (smart mobility system) di Kota Bekasi. Hal ini menyebabkan berbagai masalah di lapangan.

“Sistem angkot masih liar dan tidak terjadwal, menyebabkan duplikasi trayek, kemacetan, dan inefisiensi,” ujar Nawal.

Lebih lanjut, ia mengkritik tidak adanya rencana pengembangan aplikasi transportasi digital yang terintegrasi dengan moda angkutan pengumpan (feeder) lainnya seperti KRL Commuter Line dan LRT Jabodebek, yang kini menjadi tumpuan utama warga Bekasi.

Visi Transportasi Digital Terintegrasi

Sebagai solusi, Fraksi PAN Pembangunan mendorong arah baru yang berfokus pada Transformasi Digital Angkutan Umum Perkotaan. Visi ini mencakup beberapa poin konkret, antara lain:

  • Aplikasi Tunggal Terintegrasi: Mengembangkan satu aplikasi layanan warga yang mencakup seluruh moda transportasi (LRT, angkot, dll.) untuk informasi rute, jadwal, waktu tunggu (real-time tracking), tarif, hingga pelaporan keluhan.
  • E-Ticketing Modern: Menerapkan sistem pembayaran non-tunai yang efisien melalui QRIS atau dompet digital lainnya di seluruh angkutan umum.
  • Command Center Transportasi: Mengelola seluruh armada angkutan publik dengan teknologi terpusat, seperti pemasangan GPS dan kamera pengawas (CCTV) yang dipantau secara real-time oleh command center transportasi kota.

Transformasi Angkot dan Subsidi Transisi

Fokus utama lainnya adalah revitalisasi angkot. Fraksi ini mengusulkan agar angkot yang selama ini beroperasi “liar” diubah menjadi sistem angkutan pengumpan terpadu yang berbasis rute, jadwal, dan aplikasi yang jelas.

“Lakukan transformasi dan revitalisasi angkot. Alih fungsikan dari sistem liar ke sistem angkutan pengumpan terpadu,” sambung Nawal.

Untuk mendorong adopsi sistem baru ini, ia juga merekomendasikan adanya subsidi tarif untuk angkutan digital berbasis insentif, terutama pada masa transisi awal.

Peringatan Keras: Jangan Cepat Puas

Sebagai penutup, Fraksi PAN Pembangunan menegaskan agar Pemkot Bekasi tidak merasa puas hanya dengan menambah jumlah armada. Menurut mereka, solusi jangka panjang untuk masalah lalu lintas adalah perubahan sistem secara menyeluruh.

“Yang harus ditindaklanjuti adalah bagaimana melompat ke sistem transportasi cerdas, jika kita ingin keluar dari kemacetan struktural yang terjadi selama ini,” pungkasnya.

Setujukah Anda dengan visi ‘lompatan digital’ yang diusulkan Fraksi PAN Pembangunan untuk transportasi Kota Bekasi? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan
Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter
FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar
Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!
Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah
Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung
Dana RW 2026: DPRD Larang Copy-Paste 2025, Wajib Fokus Bank Sampah!
Pasca Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Ketua DPRD Desak Percepatan Proyek DDT!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:35 WIB

Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter

Senin, 4 Mei 2026 - 13:43 WIB

FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:49 WIB

Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x