Hadir di Sumbar, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Salurkan Bantuan dan Koordinasi dengan KDM

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, berdialog dan menyerahkan bantuan logistik kepada pengungsi banjir bandang di SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (06/12/2025).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, berdialog dan menyerahkan bantuan logistik kepada pengungsi banjir bandang di SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (06/12/2025).

Poin Utama:

  • Lokasi: Penyaluran bantuan dipusatkan di Posko Utama Rumah Dinas Wali Kota Padang dan Posko Pengungsian SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh.
  • Jenis Bantuan: Logistik pokok, obat-obatan, mainan untuk trauma healing, dan tim tenaga kesehatan.
  • Koordinasi: Wali Kota Bekasi bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk sinkronisasi distribusi bantuan lintas daerah.
  • Distribusi Lanjutan: Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, dijadwalkan menyalurkan bantuan ke Sibolga dan Aceh pada Minggu (7/12).

PADANG – Sebagai bentuk solidaritas antardaerah, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, terjun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar).

Kunjungan kemanusiaan ini dilakukan pada Sabtu (06/12/2025), dengan fokus utama memastikan distribusi logistik berjalan lancar dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan Tri diawali di Posko Utama yang bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Padang, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Posko Pengungsian di SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Bekasi ini disambut hangat oleh warga yang tengah berjuang memulihkan kondisi pascabencana.

Peninjauan Langsung dan Distribusi Logistik

Dalam kunjungannya, Tri Adhianto menyempatkan diri berdialog dengan para pengungsi untuk mendengar langsung keluhan dan kebutuhan mendesak mereka.

Tidak sekadar memberikan dukungan moril, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membawa bantuan logistik konkret berupa bahan pokok, obat-obatan, serta kebutuhan dasar sanitasi.

​”Kami datang untuk membawa amanah dari masyarakat Kota Bekasi. Kehadiran kami di sini bukan hanya sekadar berkunjung, tetapi juga berkoordinasi intensif agar bantuan ini tersalurkan tepat sasaran ke masing-masing daerah yang membutuhkan,” ujar Tri Adhianto di sela-sela peninjauannya.

Sinergi dengan Gubernur Jawa Barat

Momen menarik terjadi di sela agenda kunjungan tersebut, di mana Tri Adhianto bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), yang juga tengah berada di lokasi untuk misi kemanusiaan serupa.

Pertemuan kedua tokoh ini menjadi sinyal kuat adanya kolaborasi lintas daerah dalam penanganan bencana nasional.

Keduanya membahas pemetaan kebutuhan prioritas serta strategi koordinasi distribusi bantuan agar tidak menumpuk di satu titik, melainkan merata ke seluruh wilayah terdampak.

Sinergi antara Pemkot Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan di Sumatera Barat.

Trauma Healing untuk Perempuan dan Anak

Selain bantuan fisik, Tri Adhianto memberikan perhatian khusus pada aspek psikologis korban, terutama kelompok rentan.

Ia tampak membagikan makanan ringan (snack) dan mainan kepada anak-anak di pengungsian sebagai bagian dari upaya trauma healing.

​”Perempuan dan anak-anak adalah kelompok paling rentan saat bencana terjadi. Hal-hal kecil seperti mainan bisa sangat berarti untuk membantu mereka merasa aman kembali dan mengurangi tekanan psikologis yang mereka alami,” tambah Tri dengan nada empatik.

Estafet Bantuan hingga ke Aceh

​Tri menegaskan bahwa misi kemanusiaan Pemkot Bekasi tidak berhenti di Sumatera Barat saja. Penyaluran bantuan telah diatur dengan skema estafet untuk menjangkau wilayah lain yang juga terdampak bencana di Sumatera.

​”Ini adalah kerja bersama yang terstruktur. Saya bertugas di Sumbar hari ini, dan Pak Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, besok dijadwalkan langsung bergerak mendistribusikan bantuan ke wilayah Sibolga dan Aceh,” jelasnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh amanah bantuan dari warga Bekasi dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh saudara-saudara di berbagai titik bencana.

Selain materi, Pemkot Bekasi juga menerjunkan tim tenaga kesehatan guna memberikan dukungan medis di posko-posko pengungsian.

Mari kita doakan agar saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sibolga, dan Aceh segera pulih. Pantau terus perkembangan terkini mengenai aksi kemanusiaan Pemkot Bekasi hanya di portal berita kami.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Rumah Makan Gratis di Jatiasih Bekasi, Sediakan 100 Porsi Setiap Hari
Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026
Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam
Ratusan Pegawai Pemkot Bekasi Mangkir Apel, Wali Kota Tri Adhianto Murka
​Dua Ribu Hektar Sawah Kering Total, Ratusan Petani Pebayuran Kepung Pemkab Bekasi
Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu
KAI Respons Kecelakaan Maut Bulak Kapal Bekasi: 4 Perjalanan KA Terlambat 242 Menit
Tragis! Palang Terbuka, Mobil Hancur Terseret Kereta Gajayana di Bulak Kapal Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:27 WIB

Kisah Rumah Makan Gratis di Jatiasih Bekasi, Sediakan 100 Porsi Setiap Hari

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:25 WIB

Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31 WIB

Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:03 WIB

​Dua Ribu Hektar Sawah Kering Total, Ratusan Petani Pebayuran Kepung Pemkab Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:30 WIB

Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu

Berita Terbaru

PENA KEMERDEKAAN: Suasana jalan raya dan lalu lintas di sekitar ruas Jalan Abdul Muis, kawasan tersembunyi di balik Jalan Merdeka Barat, dekat Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/07/2026). Penamaan jalan protokol ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Abdoel Moeis, jurnalis kritis pendiri koran Hindia Serikat, pengarang mahakarya novel Salah Asuhan, sekaligus tokoh yang tercatat sebagai orang pertama penerima gelar Pahlawan Nasional di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Abdul Muis: Pahlawan Nasional Pertama RI

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x