Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Turun Mulai 1 Juni 2025, Simak Daftar Lengkapnya!

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 01:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga sedang mengisi bahan bakar kendaraan di salah satu SPBU di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, menjelang penyesuaian harga BBM awal bulan.

Warga sedang mengisi bahan bakar kendaraan di salah satu SPBU di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, menjelang penyesuaian harga BBM awal bulan.

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, yang berlaku mulai Minggu, 1 Juni 2025. Penurunan harga ini mencakup beberapa jenis BBM, seperti Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), Pertamax Green (RON 95), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53).

Kebijakan ini merupakan implementasi dari Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum.

Berikut adalah daftar harga terbaru BBM non-subsidi Pertamina di wilayah DKI Jakarta:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pertamax (RON 92): Rp12.100 per liter (turun dari Rp12.400 per liter)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.050 per liter (turun dari Rp13.300 per liter)
  • Pertamax Green (RON 95): Rp12.800 per liter (turun dari Rp13.150 per liter)
  • Dexlite (CN 51): Rp12.740 per liter (turun dari Rp13.350 per liter)
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp13.200 per liter (turun dari Rp13.750 per liter)
  • Pertamax di Pertashop: Rp12.000 per liter.

Sementara itu, harga Pertalite dan Solar subsidi tetap tidak mengalami perubahan.

Penyesuaian harga BBM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menekan biaya operasional kendaraan dan mendorong aktivitas ekonomi.

Selain itu, penurunan harga BBM juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga energi di tengah fluktuasi pasar global.

Menurut keterangan resmi dari Pertamina, penyesuaian harga ini dilakukan secara berkala berdasarkan evaluasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Selain Pertamina, beberapa SPBU swasta seperti Shell, Vivo, dan BP juga melakukan penyesuaian harga BBM per 1 Juni 2025:

  • Shell Super (setara Pertamax): Rp12.370 per liter (turun dari Rp12.730 per liter)
  • Shell V-Power (setara Pertamax Turbo): Rp12.840 per liter
  • Vivo Revvo 90: Rp12.260 per liter
  • Vivo Revvo 92: Rp12.340 per liter.

Penurunan harga BBM non-subsidi Pertamina per 1 Juni 2025 memberikan angin segar bagi masyarakat dan pelaku usaha. Dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan konsumsi BBM tetap stabil dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Suap HGB Bogor: KPK Bidik Tersangka Korporasi, Dirut PT Summarecon Agung Terseret!
OTT KPK di Kementerian ATR/BPN: Uang Rp106 Miliar Disita, Dirut Summarecon dan Pejabat BPN Bogor Jadi Tersangka
Skandal HGB Summarecon: KPK Jebloskan 8 Tersangka ke Tahanan, Ada Pejabat BPN hingga Elit Golkar!
Lawan Ketimpangan Tanah! DPP GMNI Buka Petisi Publik Desak Pengesahan RUU Reforma Agraria
OTT KPK: Menelisik Jejak Jaringan Pejabat ATR/BPN, Fahd Arafiq dan Neksus Nusron Wahid
Skandal Suap HGB di BPN Kabupaten Bogor: KPK OTT Fahd A Rafiq
Viral Modus Pemerasan Koruptor, Dugaan Korupsi Febrie Ardiansyah dan Yusuf Ateh Wajib Diusut Tuntas
Resmi Naik! Pertamina Kerek Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:06 WIB

Skandal Suap HGB Bogor: KPK Bidik Tersangka Korporasi, Dirut PT Summarecon Agung Terseret!

Rabu, 16 September 2026 - 04:34 WIB

OTT KPK di Kementerian ATR/BPN: Uang Rp106 Miliar Disita, Dirut Summarecon dan Pejabat BPN Bogor Jadi Tersangka

Selasa, 15 September 2026 - 23:03 WIB

Skandal HGB Summarecon: KPK Jebloskan 8 Tersangka ke Tahanan, Ada Pejabat BPN hingga Elit Golkar!

Selasa, 15 September 2026 - 15:51 WIB

Lawan Ketimpangan Tanah! DPP GMNI Buka Petisi Publik Desak Pengesahan RUU Reforma Agraria

Selasa, 15 September 2026 - 09:26 WIB

OTT KPK: Menelisik Jejak Jaringan Pejabat ATR/BPN, Fahd Arafiq dan Neksus Nusron Wahid

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x