Hujan Deras Rendam 4 Kecamatan di Kota Bekasi, 102 KK Dievakuasi

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Petugas BPBD Kota Bekasi saat melakukan proses evakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (18/01/2026).

​Petugas BPBD Kota Bekasi saat melakukan proses evakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (18/01/2026).

Banjir & Pohon Tumbang Bekasi (18/01/2026)

  • Lokasi Banjir: Tersebar di 4 Kecamatan (Medan Satria, Bekasi Utara, Rawalumbu, Bekasi Timur).
  • Ketinggian Air: Bervariasi mulai dari 20 cm hingga 100 cm.
  • Jumlah Evakuasi: Total 102 Kepala Keluarga (KK); 101 KK di Kelurahan Pejuang dan 1 KK di Kelurahan Kali Baru.
  • Insiden Lain: Pohon tumbang di Jakasampurna (Bekasi Barat) dan Kali Abang Tengah (Bekasi Utara).

​Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bekasi sejak Sabtu (17/01) malam menyebabkan banjir di sejumlah titik dan insiden pohon tumbang pada Minggu (18/01/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat setidaknya 12 laporan kejadian bencana dengan fokus penanganan pada evakuasi warga yang terjebak genangan tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Wilayah mana saja yang terdampak banjir di Kota Bekasi hari ini?

​Berdasarkan data BPBD Kota Bekasi, genangan air melanda empat kecamatan utama akibat intensitas hujan yang tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Bekasi, Iman S Gunawan, mengonfirmasi bahwa air mulai naik selepas hujan deras yang terjadi hingga pagi hari tadi.

​”Lantaran curah hujan tinggi sejak kemarin malam, membuat beberapa wilayah tergenang air, khususnya di Kecamatan Medan Satria, Bekasi Utara, Rawalumbu, dan Bekasi Timur,” kata Iman S Gunawan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Minggu (18/01/2026).

​Ketinggian air di lokasi-lokasi tersebut cukup bervariasi, tercatat mulai dari 20 cm hingga mencapai 100 cm di titik terdalam, yang dipicu oleh hujan lokal dengan durasi panjang.

​Berapa banyak warga yang dievakuasi oleh petugas?

​Melihat kondisi air yang cukup tinggi, personel BPBD Kota Bekasi segera melakukan tindakan penyelamatan.

Sebanyak 102 Kepala Keluarga (KK) harus dievakuasi dari rumah mereka karena situasi yang tidak memungkinkan untuk bertahan.

​Rincian evakuasi tersebut meliputi:

  • 101 KK di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Bekasi Utara.
  • 1 KK di Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria.

​Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet dan perlengkapan keselamatan lainnya, memastikan warga dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan kering.

​Di mana lokasi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem?

​Selain banjir, hujan deras yang disertai angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di dua lokasi berbeda.

Insiden ini sempat menutup akses jalan sebelum akhirnya berhasil ditangani oleh petugas gabungan.

​Lokasi kejadian pohon tumbang tercatat di:

  1. Komplek Depnakertrans, Jalan Jenggala 1, RT 011 RW 005, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat.
  2. ​Wilayah RT 001 RW 002, Kelurahan Kali Abang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara.

​Bagaimana cara warga mendapatkan bantuan darurat dari Pemkot Bekasi?

​Iman S Gunawan menegaskan bahwa Pemkot Bekasi melalui BPBD terus memantau perkembangan cuaca dari BMKG serta tinggi muka air di daerah aliran sungai (DAS).

Ia mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada, serta memanfaatkan kanal informasi resmi.

​”Kami selalu siap respon cepat. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat cukup menghubungi Layanan Darurat 112. Kami langsung bergerak,” tegasnya.

​BPBD memastikan seluruh personel piket siaga 24 jam yang terbagi dalam tiga shift, lengkap dengan armada perahu dan peralatan darurat untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.

​Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bersiaga di lapangan untuk memantau penyurutan air.

Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat drainase dan memperparah genangan.

Butuh bantuan darurat atau melihat potensi bencana di lingkungan Anda? Segera hubungi Call Center 112 (Bebas Pulsa) atau pantau Instagram resmi BPBD Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:55 WIB

Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51 WIB

Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim.

Parlementaria

Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:10 WIB

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, saat memberikan laporan di Gedung DPRD Kota Bekasi. Bapemperda menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Penyimpangan Seksual dapat disahkan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

Parlementaria

Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:40 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x