Kerap Rusak Aspal dan Rambu, Dishub Pasang Portal Pembatas Ketinggian di Jalan KH Noer Alie

- Jurnalis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi memasang portal pembatas ketinggian kendaraan di ruas Jalan KH Noer Alie, Kalimalang.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi memasang portal pembatas ketinggian kendaraan di ruas Jalan KH Noer Alie, Kalimalang.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi memasang portal pembatas ketinggian kendaraan di ruas Jalan KH Noer Alie, Kalimalang. Pemasangan portal tersebut sebagai bentuk antisipasi agar kendaraan bertonase besar tidak melintas di lokasi.

Kabid Teknik Lalu Lintas Pada Dishub Kota Bekasi Teguh Indrianto mengatakan, pemasangan rambu itu bertujuan untuk melindungi aset pemerintah berupa jalan dan fasilitasnya.

“Karena disinyalir beberapa sudah kejadian ada kendaraan dengan dimensi yang luar biasa lewat disitu, Karena pada saat mereka melintas, ketinggiannya kan di atas kewajaran, pokoknya kendaraan dengan dimensi yang tidak wajar,” ucap Teguh saat dihubungi rakyatbekasi melalui keterangannya, Kamis (17/10/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, portal pembatas tersebut dibatasi ketinggian 4,3 Meter. Dan nantinya akan dilakukan pengawasan secara melekat oleh para anggota, agar tidak ada lagi kendaraan bertonase besar melintas di jalan tersebut.

Terlebih, tanpa pengawalan yang dilakukan, kata dia, truk bertonase besar tersebut mengakibatkan beberapa fasilitas jalan rusak, mulai dari rambu hingga traffic light (TL).

“Nah kami disini kan butuh yang pertama dalam rangka pengawalan, kedua dalam rangka pengamanan aset-aset baik jalan, fasilitas jalan, yang dilalui oleh kendaraan tersebut. Karena memang beberapa rambu yang dilalui oleh kendaraan tersebut ada yang pengok ternyata,” sambungnya.

Teguh menyatakan, bilamana kendaraan bertonase besar hendak melintas di sekitaran area Jalan KH Noer Ali. Maka, mereka dapat mengirimkan pemberitahuan terlebih dahulu.

Sembari, kata dia, sebelum kendaraan tersebut melintas pada malam hari, pasti dilakukan survei di sepanjang lintasan guna memastikan rute yang akan dilalui.

“Mungkin ke depannya saya juga membutuhkan penyempurnaan seperti kamera CCTV untuk memantau pergerakannya. Karena (portal) itu skemanya diatas ada kunci atau gembok, khawatir dirusak atau apa, itu yang kita antisipasi,” paparnya.

Visited 36 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:56 WIB

Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x