Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • ​Realisasi investasi yang masuk ke wilayah administratif Kota Bekasi menembus angka Rp9,4 triliun sepanjang Semester I Tahun 2026.
  • ​Capaian ini menyentuh 79 persen dari total target investasi tahunan Provinsi Jawa Barat untuk Kota Bekasi sebesar Rp12,2 triliun.
  • ​DPMPTSP Kota Bekasi optimistis target akhir tahun terlampaui berkat akselerasi dan kemudahan perizinan usaha.

​Arus penanaman modal di wilayah administrasi Pemkot Bekasi menunjukkan tren positif yang sangat signifikan pada pertengahan tahun ini.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi mencatat realisasi investasi telah mencapai Rp9,4 triliun sepanjang Semester I Tahun 2026.

Capaian ini menjadi indikator kuat tingginya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Bekasi meski di tengah bayang-bayang perlambatan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kinerja Positif Investasi Pemkot Bekasi di 2026

​Tren realisasi investasi di Kota Bekasi terus bergerak di jalur yang tepat. Kepala DPMPTSP Kota Bekasi, Priadi Santoso, merinci bahwa aliran dana penanam modal terus membaik dalam dua triwulan berturut-turut.

​”Target investasi Kota Bekasi pada Tahun 2026 sebesar Rp12,2 triliun. Alhamdulillah, pada triwulan pertama nilai investasi yang sudah masuk sebesar Rp5,4 triliun. Kemudian berdasarkan hasil rilis triwulan kedu, nilainya hampir Rp 4 triliun. Jadi secara total sampai semester satu ini kurang lebih mencapai Rp9,4 triliun,” kata Priadi Santoso kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (24/07/2026).

​Mengapa Target Investasi Pemkot Bekasi Berpotensi Terlampaui?

​Potensi terlampauinya target ini sangat terbuka lebar karena tingginya realisasi di awal tahun serta ketersediaan waktu enam bulan ke depan.

Saat ini, angka Rp9,4 triliun tersebut telah memenuhi 79 persen dari total target yang ditetapkan.

​”Sampai triwulan kedua saja pencapaiannya sudah 79 persen. Artinya kita masih memiliki waktu enam bulan ke depan dan insyaallah target Rp12,2 triliun itu bisa kita capai,” ujarnya.

​Indikator keberhasilan ini tidak lepas dari sentimen positif pasar terhadap tata kelola investasi daerah. Peningkatan ini membuktikan bahwa stabilitas ekonomi lokal masih sangat menarik bagi para pemodal.

​”Kalau dilihat dari trennya, saya rasa lebih baik. Investasi di Kota Bekasi semakin membaik,” ungkap Priadi.

​Bagaimana Strategi Pemkot Bekasi Menjaga Stabilitas Ekonomi?

​Menghadapi potensi perlambatan ekonomi nasional, Pemkot Bekasi merancang strategi perlindungan iklim investasi yang komprehensif.

Langkah ini bertujuan menjaga kelancaran roda perekonomian dan memastikan aktivitas bisnis di berbagai tingkatan mulai dari skala mikro hingga makro tetap tumbuh.

​”Kita harus tetap kuat dan terus menjaga proses perekonomian di Kota Bekasi agar berjalan lebih baik,” katanya.

​Sebagai eksekutor kebijakan, DPMPTSP mengambil langkah taktis dengan memangkas birokrasi perizinan.

Sejalan dengan visi Wali Kota Bekasi untuk menciptakan ekosistem bisnis yang pro-investasi, layanan perizinan terpadu terus dioptimalkan agar proses administrasi lebih cepat dan efisien.

​”Melalui DPMPTSP, kami memberikan kemudahan dalam proses perizinan dan tentunya dalam proses investasi di Kota Bekasi,” tandasnya.

​Iklim investasi yang sehat diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja baru bagi masyarakat Kota Bekasi dan mendorong pertumbuhan sektor riil secara berkelanjutan.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai kemudahan izin usaha di Kota Bekasi saat ini? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan baca terus artikel terkait ekonomi daerah hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun
Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026
Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:53 WIB

Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x