Manajemen SHSD Buka Suara: Kami Korban, Api Diduga dari Kebocoran Gas Apartemen Lagoon

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video sumber awal kebakaran saat pengisian gas apartemen Lagoon, Minggu (02/11/2025).

Tangkapan layar video sumber awal kebakaran saat pengisian gas apartemen Lagoon, Minggu (02/11/2025).

Bekasi, Rakyatbekasi.com – Sehari setelah insiden kebakaran hebat, manajemen Rumah Makan Sambel Hejo Sambel Dadak (SHSD) angkat bicara untuk meluruskan simpang siur informasi.

Pihak restoran dengan tegas menyatakan bahwa mereka adalah korban, bukan sumber api yang memicu ledakan di kawasan Grand Kamala Lagoon, Bekasi Selatan, pada Minggu (2/11/2025).

​Manajer SHSD, Indra Praditya, menjelaskan bahwa sumber api diduga kuat berasal dari kebocoran pada saat proses pengisian suplai gas untuk Apartemen Grand Kamala Lagoon, yang lokasinya persis bersebelahan dengan rumah makan miliknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bantahan Keras dari Pihak Restoran

​Indra Praditya menegaskan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan dari aktivitas pihak ketiga dan bukan disebabkan oleh kelalaian atau human error dari operasional dapur SHSD.

​“Kami sebenarnya hanya korban dalam kejadian ini. Rumah makan kami persis di samping tempat pengisian gas untuk apartemen Lagoon. Saat mobil tangki sedang mengisi gas, tiba-tiba terjadi kebocoran yang memicu ledakan cukup besar,” tegas Indra saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (3/11/2025).

Semburan api dari ledakan tersebut kemudian menyambar bangunan semi-permanen milik SHSD, menyebabkan api cepat membesar.

“Kalau tabung gas di tempat kami semua dalam kondisi aman, kami punya buktinya. Jadi, sangat jelas posisi kami di sini adalah korban,” lanjut Indra.

Video sumber awal kebakaran saat pengisian gas apartemen Lagoon, Minggu (02/11/2025).

​Kronologi dan Keterangan Resmi Damkar

Keterangan dari pihak restoran diperkuat oleh temuan awal Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi.

Komandan Kompi B Disdamkarmat, Haryanto, membenarkan bahwa dugaan sumber api mengarah ke aktivitas mobil pengisi gas.

​“Dugaan sementara, api berasal dari mobil gas yang sedang mengisi suplai untuk apartemen Lagoon. Kemungkinan terjadi kebocoran saat proses transfer. Jadi, bukan mengisi untuk rumah makan,” jelas Haryanto.

Ia menambahkan, proses pemadaman sempat terkendala oleh beberapa ledakan susulan yang dipicu oleh arus listrik di lokasi yang belum sempat diputus.

“Jika tidak segera ditangani, api bisa merambat lebih luas lagi,” ujarnya.

​Satu Korban Luka Bakar dan Taksiran Kerugian

Dalam insiden nahas tersebut, satu orang yang diketahui sebagai pengemudi mobil tangki gas mengalami luka bakar serius hingga 30 persen.

Korban telah dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Disdamkarmat mengerahkan total tujuh unit mobil pemadam dan dua unit tim penyelamat ke lokasi. Api yang melahap sekitar 60 persen bangunan rumah makan serta beberapa unit sepeda motor di sekitarnya berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam.

Pihak SHSD kini masih menunggu hasil investigasi resmi dari kepolisian sambil berkoordinasi untuk pemulihan usaha mereka.

Apa pelajaran yang bisa diambil dari insiden ini terkait keamanan instalasi gas di area komersial dan hunian vertikal? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas Politik Balas Budi! Kades Baru di Kabupaten Bekasi Dilarang Bongkar Pasang Perangkat Desa demi Akomodasi Timses
Rp2,82 Triliun APBD Kota Bekasi Belum Terserap: Belanja Pegawai Lancar, Belanja Pembangunan Tersendat!
Sasar 833.000 KK, Pendataan Perlinsos Kota Bekasi Baru Capai 11,86 Persen: Dinsos Desak Warga Aktif Daftar Mandiri!
Diduga Lecehkan Karyawati, Pengusaha Ikan Hias Bekasi Ini Ditangkap Polisi
Tiga Cabor Sumbang Medali Emas Perdana Jelang Opening Ceremony Porprov Jabar 2026 di Stadion Patriot
Baru Menjabat Sekda Kota Bekasi, Harta Muhammad Solikhin Adik Ipar Wali Kota Capai Rp4,7 Miliar: Ini Rincian LHKPN-nya!
Uji Nyali 22 Kandidat Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031
Kawal Visi Wali Kota Bekasi, Mampukah Sekda Muhammad Solikhin Satukan Komando 23.000 ASN?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:55 WIB

Awas Politik Balas Budi! Kades Baru di Kabupaten Bekasi Dilarang Bongkar Pasang Perangkat Desa demi Akomodasi Timses

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

Rp2,82 Triliun APBD Kota Bekasi Belum Terserap: Belanja Pegawai Lancar, Belanja Pembangunan Tersendat!

Kamis, 5 November 2026 - 09:16 WIB

Sasar 833.000 KK, Pendataan Perlinsos Kota Bekasi Baru Capai 11,86 Persen: Dinsos Desak Warga Aktif Daftar Mandiri!

Rabu, 4 November 2026 - 21:07 WIB

Diduga Lecehkan Karyawati, Pengusaha Ikan Hias Bekasi Ini Ditangkap Polisi

Rabu, 4 November 2026 - 16:10 WIB

Tiga Cabor Sumbang Medali Emas Perdana Jelang Opening Ceremony Porprov Jabar 2026 di Stadion Patriot

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x