​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Poin Utama:

  • ​Beredar bocoran foto kualitas buruk “nasi cadong” narapidana dari dalam blok hunian Lapas Kelas IIA Bekasi, Bulak Kapal, Bekasi Timur.
  • ​Foto tersebut menjadi bukti kuat dugaan masuknya ponsel pintar (HP) ke dalam jeruji besi, melanggar aturan ketat Kemenkumham.
  • ​Porsi makanan dipertanyakan meski anggaran negara mengalokasikan Rp20.000–Rp22.000 per napi per hari dengan standar 2.100–2.500 kkal.
  • ​Aktivis Kota Bekasi bersiap melaporkan temuan dan bukti skandal ini secara resmi ke Ombudsman RI dan Kemenkumham Jawa Barat.

​Beredarnya sebuah foto kualitas makanan tahanan atau “nasi cadong” yang mengenaskan membuka tabir dugaan penyelundupan telepon genggam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi, Bulak Kapal, Bekasi Timur.

Temuan ini memicu kritik keras dari aktivis lokal yang menilai lolosnya alat komunikasi ke dalam blok hunian narapidana adalah bentuk kelalaian pengawasan parah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Skandal ini kini bersiap untuk dilaporkan secara resmi ke Kemenkumham Jawa Barat dan Ombudsman RI guna membongkar dugaan keterlibatan oknum petugas.

​Mengapa Beredarnya Foto Nasi Cadong di Lapas Bekasi Menjadi Masalah Besar?

​Keberadaan foto yang menampilkan satu kepal nasi putih, dua potong ikan pindang kecil, dan sayur labu siam itu bukan sekadar urusan gizi buruk, melainkan bukti otentik adanya ponsel di dalam lapas. Penggunaan alat komunikasi di blok hunian membuka celah kejahatan lanjutan yang sangat berbahaya.

​”Foto ‘nasi cadong’ ini baru permukaan. Yang lebih gawat itu dugaan HP-nya. Kalau HP bisa masuk buat motret makanan, artinya bisa juga buat kendalikan narkoba, pemerasan keluarga, sampai pengancaman saksi dari dalam. Ini bom waktu,” tegas Setya kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (15/06/2026).

​Berapa Anggaran Makan Narapidana di Lapas Kelas IIA Bekasi?

​Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Standar Biaya Masukan, anggaran makan bagi narapidana atau tahanan dipatok cukup layak. Negara telah menjamin hak pangan warga binaan dengan standar gizi yang terukur.

  • Anggaran Harian: Berkisar antara Rp20.000 hingga Rp22.000 per orang per hari.
  • Target Kalori: Pemenuhan nutrisi wajib mencapai 2.100 hingga 2.500 kkal per hari.
  • Siklus Menu: Ditjen PAS mewajibkan rotasi menu berganti setiap 10 hari.

​Apa Sanksi Jika Ditemukan HP di Dalam Lapas?

​Berdasarkan Pasal 45 UU Pemasyarakatan serta Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013, setiap warga binaan dilarang keras membawa, menyimpan, atau menggunakan alat komunikasi. Lapas diwajibkan steril dari barang elektronik ilegal.

​Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat sebelumnya mengklaim bahwa pihaknya rutin menggelar razia dengan target utama menyita HP, narkotika, dan senjata tajam.

Pihaknya berjanji tidak akan pandang bulu dan siap memberikan sanksi tegas hingga sanksi pidana jika terbukti ada oknum petugas yang memfasilitasi barang haram tersebut masuk.

​Apa Langkah Lanjutan dari Temuan Kasus Lapas Bekasi Ini?

​Menyikapi lemahnya sistem deteksi dini, kelompok aktivis Kota Bekasi mendesak perbaikan sistemis, bukan sekadar razia reaktif.

Mereka menuntut Kemenkumham Jabar transparan mengumumkan hasil sitaan HP dalam tiga bulan terakhir.

Selain itu, pemasangan pengacak sinyal permanen, pemindai tubuh di pintu masuk, dan audit integritas petugas menjadi syarat mutlak pembenahan.

​Di sisi lain, Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya meminta masyarakat yang mengantongi bukti kuat untuk segera membuat laporan resmi.

Data pendukung seperti waktu kejadian dan lokasi blok secara spesifik sangat krusial agar tim investigasi dapat segera diturunkan ke Lapas Kelas IIA Bekasi.

​Skandal “nasi cadong” dan dugaan bebasnya ponsel pintar di dalam sel ini menjadi tamparan keras bagi citra hukum dan lembaga vertikal di wilayah Pemkot Bekasi. Kebenaran di balik jeruji besi Lapas Kelas IIA Bekasi kini menanti pembuktian nyata dari para pemangku kebijakan.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai pengawasan di Lapas Bekasi saat ini? Tinggalkan pendapat Anda di kolom komentar di bawah, dan jangan lupa bagikan artikel investigasi ini ke media sosial Anda! Baca juga liputan eksklusif RakyatBekasi.Com lainnya seputar dinamika pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Bekasi.

Visited 1 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
Panti Pijat Plus-Plus Tak Tersentuh Aparat, Ulama Kritik Keras Pemkot Bekasi
15 Gugur! Lima Belas Pejabat Lolos Seleksi Lelang Jabatan Eselon II Pemkot Bekasi, Ini Daftarnya
Nonton Laga Porprov Jabar 2026 di Bekasi Gratis? Ini Kata Dispora
Hingga Juni 2026, Aktivasi IKD di Kota Bekasi Tembus 407 Ribu Orang
Efek NIK Dibekukan, 4.896 Warga DKI Serbu Disdukcapil Kota Bekasi
Tegas! Plh Wali Kota Bekasi Larang Sekolah Tahan Ijazah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:06 WIB

Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas

Senin, 15 Juni 2026 - 08:33 WIB

​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!

Senin, 15 Juni 2026 - 07:53 WIB

Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 03:49 WIB

Panti Pijat Plus-Plus Tak Tersentuh Aparat, Ulama Kritik Keras Pemkot Bekasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:39 WIB

Nonton Laga Porprov Jabar 2026 di Bekasi Gratis? Ini Kata Dispora

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x