PAD Kota Bekasi Terbesar Ke 4 se-Jabar, Bukanlah Prestasi yang Ujug-ujug

- Jurnalis

Senin, 22 Juli 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah.

ilustrasi realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah.

KOTA BEKASI – Ketua Titah Rakyat Muhamad Ali mengingatkan bahwa prestasi yang diraih Kota Bekasi sebagai salah satu Kota di Jawa Barat yang menduduki peringkat ke empat dalam optimalisasi dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bukanlah kinerja yang ujug-ujug diraih dalam waktu singkat.

[irp posts=”3791″ ]

Menurutnya capaian tersebut diraih karena konsistensi dan kinerja dari pejabat sampai staf di Bapenda Kota Bekasi yang tak lelah menggali potensi PAD sejak Triwulan I dan baru terlihat jelas hasilnya saat Triwulan III.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, kata Ali, Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad memutasi sejumlah Pejabat Eselon III di Bapenda Kota Bekasi pada Jumat (31/05/2024) silam.

“Jadi yang harus diapresiasi adalah unsur pimpinan di Bapenda Kota Bekasi yang memiliki tangan dingin namun kinerjanya tak diapresiasi Pj Gani hingga dimutasi ke OPD lain,” kata Ali kepada rakyatbekasi.com, Senin (22/07/2024).

[irp posts=”12261″ ]

Atas pencapaian PAD Kota Bekasi yang masuk 4 besar Jawa Barat, kata dia, Pj Gani hanya menyampaikan bahwa capaian itu merupakan bukti komitmen dan kerja keras Pemerintah Kota Bekasi.

“Prestasi ini gak ujug-ujug bisa diraih, perlu proses dari pejabat sampai staf bertangan dingin agar Kota Bekasi PAD-nya bisa terbesar ke 4 se-Jawa Barat,” tegas Ali.

“Artinya yang berprestasi itulah yang ditendang,” sindirnya.

[irp posts=”7366″ ]

Lucunya, dalam gelaran mutasi jilid II pada Jumat (05/07/2024), Pj Gani menempatkan Asep Gunawan sebagai Kepala Bapenda Kota Bekasi yang belakangan diketahui bahwa istrinya juga berdinas di OPD yang sama.

“Istrinya Asep Gunawan adalah Irma Martiana Poedjawati seorang Pejabat eselon IV.A golongan IV/a yang menjabat Kepala Sub Bidang Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah Bapenda Kota Bekasi,” ujar Ali seraya mencibir.

Dimana hal tersebut, kata Ali, mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017, pada poin 5 menyebutkan Mutasi PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan dengan memperhatikan prinsip larangan konflik kepentingan.

[irp posts=”7838″ ]

“Pj Gani harus bertanggung jawab dengan melakukan tindakan tegas memindahkan salah satu pejabat yang satu Kartu Keluarga (KK). Sekretaris Bapenda juga dikabarkan memiliki ikatan darah dengan salah satu pegawai di sana,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian baru saja menganugerahi Kota Bekasi menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat nomor 4 dalam optimalisasi dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu dipaparkan melalui Rakor Akselerasi Indikator Strategis Pembagunan Jawa Barat yang berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung pada Jum’at (19/07/2024) lalu.

[irp posts=”12429″]

Tito menyampaikan sekaligus mengapresiasi bahwa PAD Kota Bekasi memiliki karakteristik fiskal yang kuat.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebut Disdik Ketinggalan Zaman, Wali Kota Bekasi Hidupkan Kembali Dewan Pendidikan yang Sempat Dibekukan
Mainan KTP Ganda di Sengketa Lahan Jatiasih: Oknum Camat Kramat Jati Resmi Dipolisikan, Terancam Pidana KUHP Baru!
Tragedi ‘Curanrek’ Berdarah di Bekasi: Remaja 15 Tahun Tewas Mengenaskan Usai Duel Celurit Cuma Gegara Korek Api
Dugaan Prostitusi Berkedok Panti Pijat di Bekasi Selatan Menjamur, KOAR Desak Disparbud dan Satpol PP Bertindak Tegas
Hari Ini Giliran Petinggi Foster Oil, Direktur PT Migas dan Pejabat Pemprov Jabar Dicecar Kejagung RI
Warga Ngamuk Krisis Air Bersih! Disperkimtan Kota Bekasi Janji Perbaikan Sumur Artesis Bantargebang Rampung Dua Pekan
Transformasi Lapas Kelas IIA Bekasi: Dari Penataan Fasilitas hingga Digitalisasi Layanan, Ciptakan Pelayanan Transparan dan Profesional!
Kontrak Berakhir 26 Oktober! Pemkot Bekasi dan DKI Jakarta Kebut Finalisasi PKS TPST Bantargebang
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Sebut Disdik Ketinggalan Zaman, Wali Kota Bekasi Hidupkan Kembali Dewan Pendidikan yang Sempat Dibekukan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Mainan KTP Ganda di Sengketa Lahan Jatiasih: Oknum Camat Kramat Jati Resmi Dipolisikan, Terancam Pidana KUHP Baru!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Tragedi ‘Curanrek’ Berdarah di Bekasi: Remaja 15 Tahun Tewas Mengenaskan Usai Duel Celurit Cuma Gegara Korek Api

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Dugaan Prostitusi Berkedok Panti Pijat di Bekasi Selatan Menjamur, KOAR Desak Disparbud dan Satpol PP Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Hari Ini Giliran Petinggi Foster Oil, Direktur PT Migas dan Pejabat Pemprov Jabar Dicecar Kejagung RI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x