Pasokan Air Bersih Terhenti, Warga Bantargebang Tuntut Jajaran Disperkimtan Segera Perbaiki Pompa Sumur Artesis

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga tersenyum kecut melihat keran tak juga mengucurkan air bersih.

Seorang warga tersenyum kecut melihat keran tak juga mengucurkan air bersih.

Warga Bantargebang menggelar aksi protes di sejumlah titik lokasi sumur artesis menuntut suplai air bersih yang terhenti akibat rusaknya pompa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh redaksi rakyatbekasi.com di lapangan, mesin pompa sumur artesis tersebut tak kunjung mendapatkan perhatian dari jajaran petinggi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, baik itu perbaikan ataupun penggantian dengan mesin pompa yang baru.

Tak ayal, warga yang kesal sontak mencegat sejumlah Pegawai Harian Lepas (PHL) yang bertugas di sejumlah lokasi sumur artesis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakfungsian sumur artesis di beberapa titik di Bantargebang, menurut sumber kami, berujung pada aksi demo yang dilakukan oleh warga secara berulang kali.

“Kasie, Kabid hingga kadis (Disperkimtan) tidak peduli dengan keadaan ini, padahal kerusakannya sudah dilaporkan,” ucap salah seorang PHL yang enggan disebutkan namanya kepada rakyatbekasi.com, Selasa (28/01/2025).

“Kami para PHL kerja tidak tenang karena selalu diserang warga, sedangkan pimpinan tak pernah memikirkan kondisi anak buahnya di lapangan,” tuturnya.

Para warga berharap agar pihak Disperkimtan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki atau mengganti mesin pompa sumur artesis yang rusak, agar suplai air bersih dapat kembali normal.

Dengan adanya aksi protes ini, diharapkan pihak terkait dapat lebih responsif terhadap permasalahan yang dihadapi oleh warga dan memberikan solusi yang tepat.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geger WNA Punya KTP Lokal di Jatisampurna, Disdukcapil Kota Bekasi Ungkap Fakta Sebenarnya
Usai Bongkar 88 Bangli Tanahfit, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Normalisasi Kali Irigasi Medansatria
Syarat Mutlak Perlinsos: Disdukcapil Kota Bekasi Desak Warga Segera Aktivasi IKD untuk Bansos Digital
Cegah Salah Sasaran, Pemkot Bekasi Rilis Sistem Bansos Digital dan Ajak Warga Jadi Agen “Peduli Tetangga”
Drainase Cut Mutia Bekasi Amblas, BPJN Targetkan Perbaikan Seminggu
Skandal Upah Pungut Ratusan Juta Camat dan Lurah: GMBI Tuntut Transparansi Pemkot Bekasi
Tragedi Bakar Obat Nyamuk di Kaliabang Tengah: Dua Nyawa Melayang, Kerugian Capai Rp500 Juta
Awas Jadi Bancakan! Forkads Tuntut Pengawasan Ketat Dana Kompensasi TPST Bantargebang Rp370 Miliar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Geger WNA Punya KTP Lokal di Jatisampurna, Disdukcapil Kota Bekasi Ungkap Fakta Sebenarnya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Usai Bongkar 88 Bangli Tanahfit, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Normalisasi Kali Irigasi Medansatria

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Cegah Salah Sasaran, Pemkot Bekasi Rilis Sistem Bansos Digital dan Ajak Warga Jadi Agen “Peduli Tetangga”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Drainase Cut Mutia Bekasi Amblas, BPJN Targetkan Perbaikan Seminggu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Skandal Upah Pungut Ratusan Juta Camat dan Lurah: GMBI Tuntut Transparansi Pemkot Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x