Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian berjaga dan mendokumentasikan bangkai truk molen B 9584 MV yang terguling dengan posisi roda di atas di tengah kerumunan warga serta pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Cut Mutia, depan Kampus UBSI, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (01/11/2026) sore. (Foto: Dok. Istimewa/RakyatBekasi.Com)

Petugas kepolisian berjaga dan mendokumentasikan bangkai truk molen B 9584 MV yang terguling dengan posisi roda di atas di tengah kerumunan warga serta pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Cut Mutia, depan Kampus UBSI, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (01/11/2026) sore. (Foto: Dok. Istimewa/RakyatBekasi.Com)

  • ​Temuan Administrasi Fatal: Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) truk molen B 9584 MV yang menabrak warga di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, terbukti telah kedaluwarsa (mati) selama 4 tahun.
  • ​Fokus Penyelidikan Polisi: Polres Metro Bekasi Kota mendalami dokumen administrasi kendaraan, riwayat perawatan berkala (maintenance periodik), serta keabsahan uji KIR truk.
  • ​Status Hukum Sopir: Pengemudi berinisial T (58) kini berstatus sebagai saksi sekaligus terduga pelaku dan berpotensi ditingkatkan menjadi tersangka jika bukti mencukupi.
  • ​Rekapitulasi Korban: Insiden rem blong di halte depan Kampus UBSI pada Minggu (01/11/2026) pukul 16.30 WIB tersebut menewaskan 6 warga (1 anak-anak, 5 dewasa) dan melukai 6 orang lainnya.

FAKTA MENGEJUTKAN TERUNGKAP dalam penyelidikan kasus truk molen kecelakaan di Bekasi yang menewaskan enam warga di Jalan Cut Mutia, tepat di depan Kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (01/11/2026) sore.

Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota menemukan bahwa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) truk bernomor polisi B 9584 MV tersebut telah mati selama empat tahun.

Temuan awal ini mendorong penyidik mengusut tuntas kelayakan operasional dan dokumen uji KIR armada maut tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Temuan TNKB Mati 4 Tahun pada Truk Molen Kecelakaan di Bekasi

​Kelalaian administrasi dan lemahnya pengawasan kelaikan angkutan berat yang melintas di jalan raya wilayah Pemkot Bekasi kembali menjadi sorotan tajam publik pascatragedi berdarah di depan Kampus UBSI.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengungkapkan bahwa pelat nomor truk pengangkut olahan semen yang terguling di lokasi kejadian tersebut sudah tidak aktif sejak empat tahun silam.

​”Sepintas tadi saya lihat, teman-teman media juga melihat dari tanda nomor kendaraan bermotornya saja sudah mati 4 tahun. Dari sini kita akan nanti mendalami servis maintenance periodik truk apakah dilakukan atau tidak, KIR dilakukan atau tidak. Dokumen-dokumennya akan kami pelajari dan akan kami jadikan bahan untuk melengkapi proses penyelidikan,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi kejadian, Minggu (01/11/2026).

​Mengapa Polisi Mendalami Uji KIR dan Riwayat Perawatan Truk Molen B 9584 MV?

​Kepolisian mendalami uji KIR dan riwayat perawatan berkala truk molen B 9584 MV karena kendaraan tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman (rem blong) saat melintasi jalan menurun dari arah timur menuju barat.

Audit teknis serta pemeriksaan dokumen administrasi ini bertujuan memastikan kondisi fisik kendaraan sebelum menghantam halte pemberhentian bus pada pukul 16.30 WIB hingga terguling dengan posisi roda di atas di pinggir ruas Jalan Cut Mutia.

​”Selain mendalami kondisi teknis dan administrasi truk, kepolisian juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir berinisial T yang telah diamankan setelah insiden tersebut,” jelasnya.

​Bagaimana Status Hukum Sopir Truk Molen dan Dampak Korban Jiwa di Jalan Cut Mutia?

​Status hukum sopir truk molen berinisial T (58) saat ini masih sebagai saksi sekaligus terduga pelaku, namun penyidik Polres Metro Bekasi Kota membuka peluang menaikkannya menjadi tersangka apabila alat bukti telah mencukupi.

Penegakan hukum yang tegas dan transparan sangat dinantikan mengingat insiden akibat dugaan kegagalan sistem pengereman ini telah merenggut enam nyawa warga di ruang publik.

​”Ya, saksi, terduga pelaku. Boleh bisa saksi, bisa terduga pelaku yang tentunya nanti apabila bukti-bukti mencukupi, prosesnya bisa kita naikkan ke penyidikan maka tidak menutup kemungkinan akan kami tingkatkan statusnya menjadi tersangka,” jelasnya.

​Berikut rincian fakta penyelidikan kepolisian dan dampak kecelakaan maut di depan Kampus UBSI Kota Bekasi:

  • ​Identitas & Kondisi Administrasi Truk: Truk molen pengangkut olahan semen bernomor polisi B 9584 MV dengan status TNKB mati selama 4 tahun.
  • ​Fokus Penyidikan Teknis: Pemeriksaan keabsahan uji berkala (uji KIR), riwayat maintenance sistem pengereman, serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
  • ​Status Hukum Pengemudi: Sopir berinisial T (58) telah diamankan di Mapolres Metro Bekasi Kota dengan status saksi/terduga pelaku.
  • ​Data Korban Terdampak: Total 12 pengguna jalan yang sedang menunggu transportasi umum di halte tertabrak; 6 orang meninggal dunia (1 anak-anak dan 5 dewasa) serta 6 korban luka-luka telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi.

​Hingga kini, jajaran kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan saksi mata di lokasi, memeriksa kelengkapan dokumen administrasi perusahaan angkutan, serta mendalami kondisi teknis bangkai truk molen guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

​Baca juga perkembangan terbaru kasus kecelakaan Jalan Cut Mutia dan informasi seputar layanan publik Kota Bekasi lainnya di RakyatBekasi.Com. Bagikan artikel ini dan tuliskan tanggapan Anda di kolom komentar. Jangan lupa ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini agar selalu update dengan berita terkini dan terpercaya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x