Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Isyana Sarasvati dan Olivia Zalianty Gebrak Generasi Muda Lewat Lagu Nasionalisme

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • ​Perilisan karya musik berjudul ‘Pancasila’ dilakukan tepat pada peringatan sejarah 1 Oktober 2026.
  • ​Lagu berdurasi 162 detik ini diproduseri oleh Olivia Zalianty, diciptakan KGPH Ndaru Kusumo, dan dinyanyikan vokalis Isyana Sarasvati.
  • ​Komposisi musik memadukan lirik kelima sila dengan aransemen orkestra dan unsur gamelan tradisional.
  • ​Karya seni kebangsaan ini mendapat apresiasi dan dukungan resmi dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

SINEAS OLIVIA ZALIANTY, seniman KGPH Ndaru Kusumo, dan penyanyi Isyana Sarasvati resmi merilis lagu berjudul ‘Pancasila’ bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (01/10/2026).

Peluncuran karya seni musikal ini bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai ideologi dasar negara kepada generasi muda.

Melalui durasi 162 detik, lagu tersebut mengemas lirik otentik dari kelima sila dengan sentuhan magis musik gamelan yang khidmat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Memaknai Hari Kesaktian Pancasila Melalui Karya Seni Musik

​Mengapa Lagu ‘Pancasila’ Dirilis Bertepatan dengan Peringatan 1 Oktober?

​Peluncuran karya musik ini bukan sekadar selebrasi biasa, melainkan bentuk ikhtiar nyata merawat memori kolektif bangsa.

Momentum 1 Oktober sengaja dipilih para seniman untuk merefleksikan kembali penerapan ideologi kebangsaan dalam kehidupan sosial masyarakat modern.

​”Kami ingin karya ini menjadi bagian dari ikhtiar kolektif untuk merawat nilai-nilai kebangsaan melalui cara yang relevan dengan generasi sekarang, salah satunya melalui kesenian. Musik adalah bahasa universal, dan melalui lagu ini, kami mengajak siapa pun yang mendengarnya untuk kembali merenungkan dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Olivia Zalianty, Kamis (01/10/2026).

​Bagaimana Aransemen dan Makna Lirik dalam Lagu ‘Pancasila’?

​Secara struktural, lirik lagu sepenuhnya mengadaptasi teks murni dari kelima sila tanpa gubahan narasi tambahan.

Aransemennya meracik kemegahan instrumen modern dengan balutan tradisional gamelan, sehingga menghasilkan ritme yang menggugah sekaligus merangkul pendengar.

​”Lagu ‘Pancasila’ terilhami langsung dari kelima sila yang menjadi fondasi negara. Kelima nilai tersebut—Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia—menjadi kerangka komposisi yang diterjemahkan ke dalam bahasa musik. Pancasila adalah fondasi yang menyatukan keberagaman Indonesia. Melalui lagu ini, saya ingin menghadirkan nuansa yang tidak hanya megah, tetapi juga merangkul. Setiap sila memiliki warna musikalnya sendiri, namun semuanya mengalir dalam satu kesatuan. Saya berharap pendengar dapat merasakan bahwa nilai-nilai Pancasila bukan sesuatu yang jauh, melainkan dekat dan hidup,” kata KGPH Ndaru Kusumo.

​Apa Dampak Hadirnya Isyana Sarasvati Bagi Generasi Muda?

​Kolaborasi lintas disiplin seni ini menjadi semakin berbobot dengan keterlibatan Isyana Sarasvati sebagai vokalis utama.

Tarikan vokal khasnya dinilai mampu menjembatani pesan-pesan berat kebangsaan agar lebih ringan dan mudah meresap di telinga kalangan milenial maupun Gen Z.

​”Menyanyikan lagu ‘Pancasila’ adalah sebuah kehormatan. Saya tumbuh dengan pemahaman bahwa Pancasila adalah rumah bersama kita. Semoga lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa persatuan adalah kekuatan kita,” kata Isyana Sarasvati.

​Fakta Menarik di Balik Produksi Lagu Pancasila

​Karya musikal ini tidak berdiri sendiri, melainkan ditopang oleh rekam jejak panjang para kreatornya di dunia seni pertunjukan serta dukungan penuh dari otoritas kebudayaan negara. Berikut sejumlah fakta di balik perilisannya:

  • ​Produksi lagu ini mendapat sambutan dan dukungan positif secara resmi dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
  • ​KGPH Ndaru Kusumo sebelumnya sukses menggelar orkestrasi kebangsaan bertajuk ‘Meradjoet Sendja’ di Gedung Kesenian Jakarta pada Agustus lalu, yang juga memuat lagu ‘Pancasila’.
  • ​Olivia Zalianty aktif berperan ganda sebagai produser sekaligus sutradara dalam teater ‘Meradjoet Sendja—Persembahan Cinta untuk Republik’ yang menggabungkan musik, teater, dan gagasan pendiri bangsa.
  • ​Masyarakat dapat langsung mengakses dan mendengarkan mahakarya ini melalui platform resmi YouTube OZ Production.

Karya seni seperti lagu ‘Pancasila’ menjadi bukti nyata bahwa semangat nasionalisme dapat terus diwariskan melalui medium yang kreatif, adaptif, dan mudah diakses.

Peringatan sejarah bangsa kini tidak sekadar seremonial, melainkan pijakan progresif untuk memperkuat persatuan anak bangsa.

Lagu ‘Pancasila’ saat ini dapat diakses melalui platform resmi YouTube OZ Production.

​Mari bagikan artikel ini untuk terus menyebarkan semangat kebangsaan di lingkaran Anda. Jangan lupa ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita pemerintahan, politik, dan layanan publik terkini yang akurat!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejutan Reshuffle Kabinet Merah Putih: Listyo Sigit Jabat KSP, Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri Baru
Resmi Diumumkan! Ini Susunan Pengurus PBNU 2026-2031 Pimpinan Gus Kikin, Cetak Sejarah Gandeng Tokoh Disabilitas
Skandal Lapas Cibinong: Eks Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Diperiksa Terkait Temuan Hunian Mewah
Usut Korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi, Kejagung Periksa Bos Foster Oil dan Tiga ASN Pemkot
Kemenimipas Buru Dalang Hilangnya Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong!
Babak Baru Skandal KSO PT Migas, Kejagung Periksa Tiga Direksi BUMD dan Pejabat Pemkot Bekasi
Mengejutkan! Suara Mengguntur dari Gontor, Sindir Pejabat ‘Cari Muka’ Langsung di Depan Presiden Prabowo
Desak Kemenag Tarik Majalah MPA dan Minta Maaf Terbuka, DPP GMNI Tegaskan Bukan Underbow PKI
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Isyana Sarasvati dan Olivia Zalianty Gebrak Generasi Muda Lewat Lagu Nasionalisme

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kejutan Reshuffle Kabinet Merah Putih: Listyo Sigit Jabat KSP, Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri Baru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Susunan Pengurus PBNU 2026-2031 Pimpinan Gus Kikin, Cetak Sejarah Gandeng Tokoh Disabilitas

Rabu, 30 September 2026 - 19:13 WIB

Skandal Lapas Cibinong: Eks Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Diperiksa Terkait Temuan Hunian Mewah

Rabu, 30 September 2026 - 19:02 WIB

Usut Korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi, Kejagung Periksa Bos Foster Oil dan Tiga ASN Pemkot

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x