Pj Gani Himbau Disdik Kota Bekasi Pastikan Pihak Sekolah Tunda Studi Tur

- Jurnalis

Senin, 13 Mei 2024 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mengumumkan penundaan pelaksanaan setiap kegiatan Study Tour kepada para siswa sekolah di wilayahnya. Penundaan tersebut berkaca pasca peristiwa kecelakaan maut di Subang yang terjadi pada rombongan Study Tour pelajar siswa asal SMK Lingga Depok. Penundaan itu senada dengan Surat Edaran Pj Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin nomor: 64/Pk.01/Kesra Tentang Study Tour Pada Satuan Pendidikan yang ditujukan untuk Bupati/Wali Kota dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat untuk mengatur kegiatan Study Tour kepada siswa sekolah. [irp posts=”10702″ ] Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad mengatakan bahwa pihaknya mengikuti arahan dari Pj Gubernur Jawa Barat, menyoal kabar duka sebagaimana tragedi di Depok atas musibah terjadi perjalanan pulang wisata atau studi lapangan pada saat perpisahan beberapa hari lalu.
“Menyimak hal tersebut kemarin kami dengan pak Pj Gubernur dan beberapa Bupati juga kita bertemu mengimbau kepada seluruh Pemkot untuk menunda kegiatan kegiatan seperti itu kedepan,” ucap Pj Gani kepada RakyatBekasi saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi pasca pelaksanaan Apel Pagi, Senin (13/05/2024).
Oleh karena itulah, Pj Gani meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi selaku leading sector bisa mengawasi dan mengevaluasi setiap kegiatan sekolah agar menunda kegiatan yang sifatnya kunjungan atau study tour ke luar daerah. [irp posts=”10657″ ]
“Jangan sampai kita tidak tahu musibah itu akan terjadi kepada siapa dan tempatnya dimana. Tapi dengan sifat antisipatif, kita bisa lakukan pencegahan pencegahan yang paling baik. Tidak melaksanakan kegiatan kegiatan seperti itu dulu pada saat ini, mohon ini menjadi catatan,” ungkapnya.
Meski persoalan musibah memang tidak diharapkan oleh seluruh pihak, kata dia, namun setiap kegiatan yang bersifat perjalanan ke luar daerah seperti study tour, bisa dicegah tergantung bagaimana Pemerintah Daerahnya melakukan antisipasi maupun mitigasi.
“Kita mengikuti arahan dari pak Pj Gubernur Jawa Barat. Karena ini ada peristiwa musibah, tidak bisa kita tahu dimana, ini kan menimbulkan kecemasan, kekhawatiran buat para orang tua wali murid. Kalau kegiatan kegiatan tersebut itu semua sekolah semua kabupaten/kota masih marak melakukan khususnya di Jawa Barat,” sambungnya.
[irp posts=”10627″ ]
“Kita imbau untuk menunda, Termasuk kami di Kota Bekasi, karena jangan sampai kalau ada kegiatan itu, kita juga deg degan. Meksipun semua musibah itu kembali kepada yang kuasa, tetapi dengan cara kita menunda untuk sementara, minimal keluarga tidak dikhawatirkan, kalau ada peristiwa peristiwa itu,” tambahnya.
Terlebih jika pihaknya juga tidak tahu situasi dan kondisi di lapangan apabila kegiatan tersebut dijalankan tanpa pengawasan yang ketat. “Karena kita tidak tahu, tidak hanya ini mulai dari lalu lintas, kondisi busnya. Kan kita semua sistem sudah jalan, tapi ada musibah seperti itu,” tutupnya.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026
Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam
Ratusan Pegawai Pemkot Bekasi Mangkir Apel, Wali Kota Tri Adhianto Murka
​Dua Ribu Hektar Sawah Kering Total, Ratusan Petani Pebayuran Kepung Pemkab Bekasi
Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu
KAI Respons Kecelakaan Maut Bulak Kapal Bekasi: 4 Perjalanan KA Terlambat 242 Menit
Tragis! Palang Terbuka, Mobil Hancur Terseret Kereta Gajayana di Bulak Kapal Bekasi
Keren! Wali Kota Bekasi dan Waskita Sepakat Pacu UMKM dan Ruang Hijau
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:25 WIB

Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31 WIB

Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ratusan Pegawai Pemkot Bekasi Mangkir Apel, Wali Kota Tri Adhianto Murka

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:03 WIB

​Dua Ribu Hektar Sawah Kering Total, Ratusan Petani Pebayuran Kepung Pemkab Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:30 WIB

Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu

Berita Terbaru

PENA KEMERDEKAAN: Suasana jalan raya dan lalu lintas di sekitar ruas Jalan Abdul Muis, kawasan tersembunyi di balik Jalan Merdeka Barat, dekat Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/07/2026). Penamaan jalan protokol ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Abdoel Moeis, jurnalis kritis pendiri koran Hindia Serikat, pengarang mahakarya novel Salah Asuhan, sekaligus tokoh yang tercatat sebagai orang pertama penerima gelar Pahlawan Nasional di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Abdul Muis: Pahlawan Nasional Pertama RI

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x