Prostitusi Terselubung ‘Be Glow’ Tak Tersentuh, KOAR Desak Ketegasan Pemkot Bekasi

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar pamflet promosi digital dan testimoni pelanggan (Field Report) di grup Telegram yang membeberkan secara vulgar praktik prostitusi terselubung di Panti Pijat 'Be Glow', Komplek Ruko Mutiara, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Data investigasi ini dikumpulkan pada Sabtu (15/08/2026), menjadi bukti lemahnya pengawasan Pemkot Bekasi terhadap izin usaha tempat hiburan.

Tangkapan layar pamflet promosi digital dan testimoni pelanggan (Field Report) di grup Telegram yang membeberkan secara vulgar praktik prostitusi terselubung di Panti Pijat 'Be Glow', Komplek Ruko Mutiara, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Data investigasi ini dikumpulkan pada Sabtu (15/08/2026), menjadi bukti lemahnya pengawasan Pemkot Bekasi terhadap izin usaha tempat hiburan.

Bagaimana Dampak Sosial Ekonomi dari Pembiaran Eksploitasi Seksual di Ruko Komersial Kota Bekasi?

Kehadiran bisnis prostitusi di kawasan ruko komersial yang berdekatan dengan permukiman dan fasilitas umum membawa dampak destruktif bagi struktur sosial dan ekonomi masyarakat.

Secara sosiologis, pembiaran terhadap bisnis esek-esek ini merusak tatanan moral, mengikis nilai-nilai agama, dan memicu degradasi etika di tengah masyarakat.

Dampak sosial yang paling terasa adalah peningkatan kerawanan sosial dan potensi gangguan keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lokalisasi terselubung sering kali menjadi episentrum bagi peredaran minuman keras ilegal, transaksi narkotika, hingga memicu konflik horizontal di kalangan masyarakat urban.

Warga di sekitar Ruko Mutiara, Kecamatan Bekasi Selatan, tentu dirugikan dengan stigmatisasi negatif terhadap lingkungan mereka yang dicap sebagai kawasan transit prostitusi.

Dari aspek ekonomi, keberadaan lokalisasi terselubung menciptakan ilusi perputaran uang semu. Alih-alih menyumbang pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak hiburan yang sah, tempat usaha semacam ini justru menutupi omzet gelap dari eksploitasi tubuh perempuan.

Para terapis sering kali berada dalam posisi rentan, terjebak dalam pusaran jerat utang, dan menerima porsi komisi yang jauh lebih kecil dibandingkan keuntungan fantastis yang dikeruk oleh sang muncikari atau pengelola panti pijat.

Oleh karena itu, langkah represif pembongkaran sarang prostitusi harus diiringi dengan solusi preventif berupa rehabilitasi sosial dan perlindungan bagi para perempuan yang menjadi korban eksploitasi struktural tersebut.

Apa Langkah Tegas yang Harus Diambil Pemkot Bekasi Terhadap Pelanggaran Izin Tempat Hiburan?

Menghadapi tantangan ini, Pemkot Bekasi melalui Satpol PP, Disparbud, dan DPMPTSP tidak boleh lagi bersikap reaktif. Harus ada reformulasi pengawasan perizinan secara terintegrasi.

Inspeksi lapangan (post-audit) terhadap tempat hiburan, panti pijat, dan spa wajib diintensifkan secara berkala, bukan hanya sekadar verifikasi dokumen di atas kertas.

Penegakan hukum mutlak dilakukan tanpa pandang bulu. Pemkot Bekasi harus segera menyegel lokasi ‘Be Glow’, membekukan perizinannya, dan mencabut NIB secara permanen atas pelanggaran berat terhadap standar usaha pariwisata dan ketertiban umum.

Sinergi dengan instansi Kepolisian Resor Metropolitan (Polres Metro) Bekasi Kota juga diperlukan untuk menyidik dugaan TPPO dan menjerat aktor intelektual di balik bisnis lendir tersebut.

Ketegasan ini akan menjadi bukti bahwa Kota Bekasi tidak memberikan ruang sedikit pun bagi kejahatan asusila yang merusak martabat kemanusiaan dan hukum.

Keberanian Panti Pijat ‘Be Glow’ dalam memasarkan layanan prostitusi di pusat Kota Bekasi adalah tamparan keras bagi kredibilitas pengawasan Pemkot Bekasi.

Jika aparat berwenang terus menutup mata dan gagal mengeksekusi Perda, maka citra Kota Bekasi sebagai kawasan urban yang tertib, aman, dan beretika akan hancur oleh gurita bisnis maksiat. Masyarakat kini menanti bukti nyata, bukan sekadar janji birokrasi di atas kertas.

Jangan biarkan lingkungan Anda disusupi oleh lokalisasi terselubung! Mari awasi dan laporkan setiap bentuk pelanggaran ketertiban umum di sekitar Anda.

Bagikan artikel ini untuk menyuarakan keadilan, berikan komentar Anda mengenai kinerja Satpol PP dan Disparbud Kota Bekasi, dan pastikan Anda selalu update dengan berita investigasi terbaru dengan mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [Follow Di Sini].


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tempat Prostitusi Be Glow Masih Buka: Integritas Wali Kota Bekasi Dipertaruhkan, Satpol PP Dinilai Mandul
Wiwiek Hargono Rilis Komik “Ratu Kali Bhagasasi”, Cara Unik Lestarikan Sejarah Lokal!
Boikot Produk Zionis Israel, Babe Fayadh Apresiasi Langkah Tegas Toko AKENA Bekasi Timur Terapkan Fatwa MUI
Skandal Pilkades Sukatenang: Misteri Setoran 50 Juta dan Desakan Transparansi Panitia P2KD
Bongkar Sindikat Penipuan Lowongan Kerja di Kota Bekasi, GMNI dan Disnaker Sidak PT Bodong di Cut Meutia
Krisis Pelayanan Medis: Pemkot Bekasi Kekurangan 2.000 Tenaga Kesehatan, Rekrutmen Terganjal Aturan Pusat
Babat Habis Tunggakan Berkas, Kinerja BPN Kota Bekasi Tuai Apresiasi Kanwil Jabar
Babak Akhir Pembebasan Lahan FO Bulak Kapal: Pemkot Bekasi Tunggu Validasi BPN untuk Cairkan Ganti Rugi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:29 WIB

Tempat Prostitusi Be Glow Masih Buka: Integritas Wali Kota Bekasi Dipertaruhkan, Satpol PP Dinilai Mandul

Rabu, 30 September 2026 - 23:17 WIB

Wiwiek Hargono Rilis Komik “Ratu Kali Bhagasasi”, Cara Unik Lestarikan Sejarah Lokal!

Rabu, 30 September 2026 - 22:55 WIB

Boikot Produk Zionis Israel, Babe Fayadh Apresiasi Langkah Tegas Toko AKENA Bekasi Timur Terapkan Fatwa MUI

Rabu, 30 September 2026 - 21:50 WIB

Skandal Pilkades Sukatenang: Misteri Setoran 50 Juta dan Desakan Transparansi Panitia P2KD

Rabu, 30 September 2026 - 18:08 WIB

Krisis Pelayanan Medis: Pemkot Bekasi Kekurangan 2.000 Tenaga Kesehatan, Rekrutmen Terganjal Aturan Pusat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x